<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427</id><updated>2012-01-02T12:10:15.404+07:00</updated><category term='Perangkat Lunak'/><category term='Lain-lain'/><category term='Hikmah'/><category term='Motivasi'/><category term='Internet'/><category term='Profil Entrepreneur'/><category term='Tanaman Hias'/><category term='Figur'/><category term='Entrepreneurship'/><title type='text'>Obrolan Ringan bersama Akang</title><subtitle type='html'>Kumpulan Artikel serta Obrolan Ringan dari penulis serta dari berbagai sumber...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-838433749798238687</id><published>2009-04-16T14:32:00.006+07:00</published><updated>2009-04-16T15:18:16.867+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>TDW University - Rencana Menjadi Kaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SebhBApS0QI/AAAAAAAAAMg/8P210zzgQ90/s1600-h/TungDesem,+ilmu+motivasi+sukses,+peluang+bisnis,+peluang+usaha.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 125px; height: 156px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SebhBApS0QI/AAAAAAAAAMg/8P210zzgQ90/s320/TungDesem,+ilmu+motivasi+sukses,+peluang+bisnis,+peluang+usaha.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325191016881508610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seberapa cepatkah anda menjadi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kaya&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;membangun rumah&lt;/span&gt; maka sebagian orang akan memanggil arsitek dan arsitek itu bersama anda membuat rencana. Tetapi ketika orang yang sama memulai&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; membangun kekayaan&lt;/span&gt; mereka atau&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;merencanakan&lt;/span&gt; masa depan, mereka tidak pernah mendesain rencana finansial untuk hidup mereka. Mereka tidak mempunyai garis besar&lt;br /&gt;rencana kerja untuk menjadi kaya. Bahkan banyak orang tidak mempunyai rencana,&lt;br /&gt;mereka hanya menjalani hidup saja dan hanya bermimpi sewaktu-waktu mereka akan menjadi kaya. Banyak juga orang yang menggunakan satu-satunya jurus andalan, yaitu merencanakan&lt;br /&gt;untuk bekerja keras dan mereka tidak pernah kaya. Karena apa yang mereka kerjakan&lt;br /&gt;sekeras apapun memang tidak memungkinkan mereka untuk menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh, menjadi buruh pabrik atau kuli bangunan, walaupun sekeras apapun mereka bekerja&lt;br /&gt;akan sulit sekali untuk menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga orang yang mempunyai rencana yang lambat untuk menjadi kaya, rencana tersebut&lt;br /&gt;yaitu bekerja keras dan menabung. Dengan mengikuti rencana tersebut maka jutaan orang&lt;br /&gt;akan menghabiskan hidupnya dengan memandang keluar jendela dari kereta mereka yang lambat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau dari mobil mereka yang terjebak dari kemacetan lalu lintas menyaksikan limosin, helikopter, pesawat jet perusahaan, rumah- rumah mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang paling menyedihkan ada juga orang yang mempunyai rencana untuk menjadi miskin.&lt;br /&gt;Begitu banyak orang mengucapkan kata-kata seperti ayah miskin Robert Kiyosaki&lt;br /&gt;“Ketika saya pensiun, maka penghasilan saya akan berkurang”. Dengan kata lain mereka&lt;br /&gt;merencanakan untuk bekerja keras seumur hidup hanya untuk menjadi miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya membutuhkan kecepatan.” Kata Tom Cruise dalam Film Top Gun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide bekerja seumur hidup, menabung, dan menaruh uang dalam rekening pensiun merupakan&lt;br /&gt;rencana yang sangat lambat. Rencana ini bagus dan masuk akal oleh 90% orang tetapi bukan&lt;br /&gt;rencana bagi orang yang ingin pensiun muda dan pensiun kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berikut adalah beberapa ide tentang cara untuk membangun rencana yang lebih cepat:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pilih strategi keluar anda terlebih dahulu . Kita harus mulai dari yang akhir, seperti&lt;br /&gt;yang dikatakan oleh Steven R. Covey dalam bukunya Seven Habits. Jadi kita harus menentukan&lt;br /&gt;dulu umur berapa kita ingin pensiun, berapa banyak uang yang kita miliki saat itu, atau&lt;br /&gt;berapa banyak pasif income kita pada waktu kita pensiun. Kemudian dalam logika saya sendiri maka kita harus;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Cari bidang apa yang kita suka atau mungkin kita akan suka yang bisa menghasilkan seperti&lt;br /&gt;yang kita tentukan sebelumnya. Apabila apa yang kita kerjakan sekarang tidak memungkinkan&lt;br /&gt;kita mencapai impian tersebut, Let It Go!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kita cari orang yang sudah berhasil mencapai impian kita untuk diajak kerja sama&lt;br /&gt;atau belajar kepada orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gunakan faktor kali atau leverage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya kita bisa menggunakan RICE (Resources, Ide, Contact, Expertise) dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah anda membuat rencana anda untuk menjadi kaya, dan seberapa cepatkah rencana anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat. Salam Dahsyat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk melengkapi rencana Anda menjadi Kaya silahkan download materi tambahan : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;eBook GRATIS&lt;/span&gt; 24 Prinsip Miliarder yang mencerahkan oleh Tung Desem Waringin dan tiket&lt;br /&gt;seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,- , silahkan klik disini : &lt;a href="http://tdw.rumahcahaya.com/"&gt;Tung Desem Waringin University&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artiukel Terkait:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-mengapa-yang-kaya.html"&gt;TDW University - Mengapa Yang Kaya Semakin Kaya?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-rahasia-menjadi-kaya-dan.html"&gt;TDW University - Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-838433749798238687?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/838433749798238687/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-rencana-menjadi-kaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/838433749798238687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/838433749798238687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-rencana-menjadi-kaya.html' title='TDW University - Rencana Menjadi Kaya'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SebhBApS0QI/AAAAAAAAAMg/8P210zzgQ90/s72-c/TungDesem,+ilmu+motivasi+sukses,+peluang+bisnis,+peluang+usaha.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-126118978762069514</id><published>2009-04-16T13:56:00.006+07:00</published><updated>2009-04-16T15:19:17.359+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>TDW University - Mengapa Yang Kaya Semakin Kaya?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SebdoAkRQrI/AAAAAAAAAMY/86U4eJqEDz8/s1600-h/TungDesem,+ilmu+motivasi+sukses,+peluang+bisnis,+peluang+usaha.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 125px; height: 156px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SebdoAkRQrI/AAAAAAAAAMY/86U4eJqEDz8/s320/TungDesem,+ilmu+motivasi+sukses,+peluang+bisnis,+peluang+usaha.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325187288828822194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kenapa orang kaya semakin &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kaya&lt;/span&gt;, kelas menengah bergumul terus,&lt;br /&gt;dan yang miskin bablas miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya&lt;br /&gt;bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penghasilan&lt;/span&gt; yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang&lt;br /&gt;menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;usaha-usaha yang menghasilkan&lt;/span&gt;, dll). Sedemikian&lt;br /&gt;sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka&lt;br /&gt;bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas,&lt;br /&gt;sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang&lt;br /&gt;menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang&lt;br /&gt;lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih,&lt;br /&gt;komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang&lt;br /&gt;lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk&lt;br /&gt;kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar,&lt;br /&gt;mobil yang besar tapi tidak mempunyai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;uang&lt;/span&gt; yang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bekerja&lt;/span&gt; untuk dia. Dan&lt;br /&gt;seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa orang miskin bablas miskin ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar,&lt;br /&gt;beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di&lt;br /&gt;restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaannya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang&lt;br /&gt;menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab,&lt;br /&gt;Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melengkapi pembelajaran Anda silahkan Anda download &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;eBook GRATIS&lt;/span&gt; 24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan oleh Tung Desem Waringin senilai Rp. 250.000,-&lt;br /&gt;dan seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,-&lt;br /&gt;GRATIS klik disini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tdw.rumahcahaya.com/"&gt;Tung Desem Waringin University&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel Terkait:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-rencana-menjadi-kaya.html"&gt;TDW University - Rencana Menjadi Kaya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-rahasia-menjadi-kaya-dan.html"&gt;TDW University - Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-126118978762069514?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/126118978762069514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-mengapa-yang-kaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/126118978762069514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/126118978762069514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-mengapa-yang-kaya.html' title='TDW University - Mengapa Yang Kaya Semakin Kaya?'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SebdoAkRQrI/AAAAAAAAAMY/86U4eJqEDz8/s72-c/TungDesem,+ilmu+motivasi+sukses,+peluang+bisnis,+peluang+usaha.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-6076791038554442120</id><published>2009-04-16T13:13:00.012+07:00</published><updated>2009-04-16T15:10:44.072+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>TDW University - Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SebOn4w8uQI/AAAAAAAAAMQ/c5rVigERUB4/s1600-h/TungDesem,+ilmu+motivasi+sukses,+peluang+bisnis,+peluang+usaha.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 125px; height: 156px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SebOn4w8uQI/AAAAAAAAAMQ/c5rVigERUB4/s320/TungDesem,+ilmu+motivasi+sukses,+peluang+bisnis,+peluang+usaha.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325170794060101890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kekayaan&lt;/span&gt; adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup&lt;br /&gt;dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bekerja&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;rata-rata eksekutif ibukota &amp;amp; Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan&lt;br /&gt;gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka&lt;br /&gt;harus mulai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;menjual&lt;/span&gt; asset atau berhutang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kaya&lt;/span&gt; adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;uang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki&lt;br /&gt;uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai&lt;br /&gt;penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki&lt;br /&gt;yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa&lt;br /&gt;besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih&lt;br /&gt;besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang&lt;br /&gt;masuk tanpa harus bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju,&lt;br /&gt;tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson&lt;br /&gt;bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya&lt;br /&gt;adalah orang-orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya&lt;br /&gt;1,2 juta USD/tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan penting kali ini adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.) Bila besok anda berhenti &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kerja&lt;/span&gt;, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan&lt;br /&gt;gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.) Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive&lt;br /&gt;income lebih besar dari biaya hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan&lt;br /&gt;passive income lebih besar dari biaya hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara membuat passive income:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Royalti dari hak cipta&lt;br /&gt;- Rumah yang disewakan/ dikostkan&lt;br /&gt;- Saham-saham yang menghasilkan deviden&lt;br /&gt;- Reksadana&lt;br /&gt;- Usaha-usaha yang menghasilkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk mendapatkan materi tambahan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;eBook GRATIS &lt;/span&gt;"24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan"&lt;br /&gt;senilai Rp. 250.000,- dan seminar 3 Hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,-&lt;br /&gt;oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan di : &lt;a href="http://tdw.rumahcahaya.com/"&gt;Tung Desem Waringin University&lt;/a&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://tdw.rumahcahaya.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel Terkait:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-mengapa-yang-kaya.html"&gt;TDW University - Mengapa Yang Kaya Semakin Kaya?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-rencana-menjadi-kaya.html"&gt;TDW University - Rencana Menjadi Kaya&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-6076791038554442120?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/6076791038554442120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-rahasia-menjadi-kaya-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/6076791038554442120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/6076791038554442120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/04/tdw-university-rahasia-menjadi-kaya-dan.html' title='TDW University - Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SebOn4w8uQI/AAAAAAAAAMQ/c5rVigERUB4/s72-c/TungDesem,+ilmu+motivasi+sukses,+peluang+bisnis,+peluang+usaha.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-4476649337144895613</id><published>2009-02-21T14:26:00.006+07:00</published><updated>2009-02-21T15:46:52.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanaman Hias'/><title type='text'>Tips Memilih Pot untuk Tanaman Hias</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SZ--6_HWBvI/AAAAAAAAAL4/swDIcgOmo1g/s1600-h/pot+bunga,+tanaman+hias.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 177px; height: 175px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SZ--6_HWBvI/AAAAAAAAAL4/swDIcgOmo1g/s320/pot+bunga,+tanaman+hias.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305168806649661170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak semua &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tanaman hias &lt;/span&gt;yang ditanam langsung pada tanah di lahan biasa, tetapi banyak juga tanaman-tanaman hias yang biasa ditanam di dalam pot, baik itu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tanaman bunga&lt;/span&gt;,  seperti &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tanaman buah-buahan&lt;/span&gt; yang bisa ditanam di dalam pot atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tabulampot&lt;/span&gt;, dan lain-lain. Tetapi, tidak semua pot juga baik untuk tanaman hias, untuk itu kita bisa memilih pot yang mana yang paling sesuai untuk tanaman hias tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pot untuk tanaman hias yang ada di pasaran terbuat dari berbagai macam bahan, mulai dari tanah liat, plastik, besi, beton, dan sebagainya. Dari semua pot tadi, yang paling ideal untuk digunakan adalah pot yang terbuat dari bahan tanah liat, karena pot yang berbahan tanah liat memiliki pori-pori yang cukup baik dan bisa membantu membuang kelebihan air dalam pot, sehingga pot tidak menggenang, dimana genangan air ini bisa mengakibatkan timbulnya penyakit pada tanaman, misalnya akar tanaman yang membusuk, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila yang dipilih adalah pot yang terbuat dari bahan plastik, maka pilihlah pot yang mempunyai lubang di bagian bawahnya, dimana fungsi lubang tersebut adalah untuk mengalirkan air sewaktu penyiraman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampilan pot juga perlu diperhatikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pot akan kelihatan lebih cantik apabila pot tersebut diberi kaki penunjang/penopang. Bahan kaki penopang bisa berupa kayu ataupun besi. Yang paling penting, harus dipilih kaki pot yang sesuai dengan bentuk warna tanaman yang ada di dalam pot tersebut, sehingga keindahan tanaman di adalam pot akan semakin tampak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penempatan pot juga harus diperhatikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penempatan pot, selain memperhatikan karakteristik tanaman, lihat juga ukurannya. Usahakan peletakannya seimbang. Jangan sampai peletakannya dilakukan secara asal, sehingga akan mengurangi keindahan tanaman. Perhatikan pot atau tanaman mana yang lebih tinggi, dan pota atau tanaman mana yang lebih rendah. Apakah peletakkannya disusun dari pot atau tanaman yang paling tinggi keyang paling rendah, atau peletakkan dilakukan secara simetris, yakni pot atau tanaman yang paling tinggi diletakkan di tengah-tengah, dan di sekelilingnya secara bertahap diletakkan pot atau tanaman yang lebih rendah di bawahnya berurut ke yang lebih rendah lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-4476649337144895613?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/4476649337144895613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/02/tips-memilih-pot-untuk-tanaman-hias.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/4476649337144895613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/4476649337144895613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/02/tips-memilih-pot-untuk-tanaman-hias.html' title='Tips Memilih Pot untuk Tanaman Hias'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SZ--6_HWBvI/AAAAAAAAAL4/swDIcgOmo1g/s72-c/pot+bunga,+tanaman+hias.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-5528857954330321937</id><published>2009-02-08T16:32:00.015+07:00</published><updated>2010-06-07T14:54:09.503+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perangkat Lunak'/><title type='text'>Download Gratis-Free Download Sony Ericsson K610, K618, K790, K800 Drivers &amp; PC Suite</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SY6z4HguaYI/AAAAAAAAALw/KqCfbEpwoAI/s1600-h/hp+gsm,+cdma.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 140px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SY6z4HguaYI/AAAAAAAAALw/KqCfbEpwoAI/s320/hp+gsm,+cdma.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300371588132006274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya dalam kemasan (dus) handphone ber-merk Sony Ericsson biasanya telah dilengkapi dengan sebuah CD yang berisi driver handphone beserta PC Suitenya, seperti Sony Ericsson K610i milik saya yang telah dilengkapi CD tersebut dalam kemasan (dus) nya. Tetapi, banyak tamu-tamu di blog  saya yang lain (&lt;a href="http://rumahcahaya.com/"&gt;RumahCahaya.com&lt;/a&gt;) yang tidak mempunyai CD bawaan tersebut, karena mungkin mereka membeli handphone dalam kondsisi 2nd dan tidak lengkap dengan CD-nya atau mungkin karena sebab yang lain, maka saya pun mencoba untuk mencarikan solusinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya koneksi internet di tempat saya bagus, bisa saja saya simpan Driver dan PC Suite yang saya miliki, seperti untuk Sony Ericsson K610i, K550i, W200i yang telah lengkap dengan driver handphone beserta PC suitenya ke server untuk didownload oleh Anda atau mereka yang membutuhkannya, tetapi karena koneksi internet saya hanya mengandalkan GPRS (karena belum masuk 3G/3,5G ke tempat tinggal saya) yang memungkinkan upload file ke server bisa sangat lama, maka terpaksa saya pun hanya  memberikan alamat link ke alamat yang disediakan oleh pihak lain untuk mendownloadnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu di sini saya membuat link ke Alamat download tersebut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendownload &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sonny Ericsson K610, K610, K618, K790, K800 drivers&lt;/span&gt; (modem drivers dan sebagainya) silahkan  kunjungi link berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.nxtg.net/files/sony-ericsson-k-series-drivers.zip"&gt;http://www.nxtg.net/files/sony-ericsson-k-series-drivers.zip&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi saya lihat link di atas hanya untuk driver handphone saja, sedangkan untuk PC Suitenya tidak disertakan. Maka untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PC Suitenya&lt;/span&gt; silahkan kunjungi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sonyericsson.com/cws/support/softwaredownloads/detailed/pcsuite/k610i?lc=en&amp;amp;cc=my"&gt;http://www.sonyericsson.com/cws/support/softwaredownloads/detailed/pcsuite/k610i?lc=en&amp;amp;cc=my&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalau Anda tidak menemukan PC Suite yang tepat, maka silahkan cari di kotak pencarian di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Catatan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Terkadang ada beberapa tipe handphone dari Sony Ericsson yang bisa berjalan dengan software driver atau PC Suite yang sama, tetapi ada juga yang tidak bisa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga berhasil dan bermanfaat...!!!&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-5528857954330321937?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/5528857954330321937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/02/download-gratis-free-download-sony.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/5528857954330321937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/5528857954330321937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/02/download-gratis-free-download-sony.html' title='Download Gratis-Free Download Sony Ericsson K610, K618, K790, K800 Drivers &amp; PC Suite'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SY6z4HguaYI/AAAAAAAAALw/KqCfbEpwoAI/s72-c/hp+gsm,+cdma.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-1016123091814006502</id><published>2009-02-06T19:18:00.017+07:00</published><updated>2009-02-07T10:44:58.264+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Mungkinkah.. Akses Internet Gratis, Jangkauan Luas dan Berkecepatan Tinggi?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SYxA8ntAhII/AAAAAAAAALo/f5M3bILqOoI/s1600-h/internet+murah,+internet+gratis,+wifi,+wimax.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 274px; height: 172px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SYxA8ntAhII/AAAAAAAAALo/f5M3bILqOoI/s320/internet+murah,+internet+gratis,+wifi,+wimax.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299682271702320258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wah...kapan ya, di negara kita tercinta ini ada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;akses internet gratis&lt;/span&gt;, jangkauannya luas, dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;berkecepatan tinggi&lt;/span&gt; lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bukan tidak mungkin kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita perhatikan, sekarang ini.. selain adanya layanan akses internet gratis melalui hotspot yang sudah banyak dan bisa kita nikmati di mall-mall atau cafe-cafe di perkotaan, ternyata PT telekomunikasi Indonesia (TELKOM) juga, kabarnya telah menyediakan sarana akses internet gratis melalui hotspot tersebut di tempat-tempat umum seperti di alun-alun yang ada di beberapa perkotaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun akses internet gratis tersebut baru bisa kita nikmati dari jarak yang tidak terlalu jauh/luas karena perangkat aksesnya baru menggunakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;WiFi&lt;/span&gt;, tetapi bukan tidak mungkin akses internet gratis dengan jangkauan yang sangat luas pun akan bisa kita nikmati dalam beberapa waktu yang tidak akan lama lagi. Alasannya, karena sebenarnya telah perkembangan teknologi yang menyerupai WiFi, yang bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;WiMax&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="result_box" dir="ltr"&gt;WiMAX merupakan sistem komunikasi nirkabel digital, juga dikenal sebagai IEEE 802,16, yang dimaksudkan untuk wireless "metropolitan Area Network". WiMAX dapat memberikan akses broadband nirkabel (BWA) sampai 30 mil (50 km) untuk stasiun tetap, dan 3 - 10 mil (5 - 15 km) untuk mobile stasiun. Sebaliknya, WiFi/802.11 merupakan jaringan area lokal nirkabel standar terbatas, yang umumnya hanya memberikan akses sekitar 100 - 300 kaki (30 - 100m), walaupun dengan beberapa trik dan modifikasi tertentu,  WiFi bisa diakses sampai jarak  3-5 kilometer-an. Hal ini membuat WiMax memiliki kehandalan dan kualitas pelayanan yang lebih baik dibandingkan WiFi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WiMAX dapat digunakan untuk jaringan nirkabel seperti pada WiFi. WiMAX adalah generasi terbaru yang memungkinkan untuk menggunakan bandwidth yang lebih efisien, menghindari gangguan, dan ditujukan agar data harga lebih tinggi lagi jarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WiMax pun mempunyai beberapa keuntungan yang lain, baik bagi operator dan penyedia layanan jaringan maupun bagi para pengguna. Keuntungan ini siantaranya seperti layanan broadband di perumahan, layanan jaringan di daerah terpencil, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negara tercinta kita... Indonesia, WiMax belum banyak dikenal masyarakat, mengingat masih belum meluasnya implementasi teknologi tersebut. Namun di luar negeri, Wimax mulai dilirik sebagai pengganti kabel telepon untuk menyediakan layanan akses internet berkecepatan tinggi, khususnya di daerah-daerah yang luas dan jauh tersebar seperti di pedesaan atau perkotaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah... sekali lagi, bukan tidak mungkin kan... layanan akses internet gratis dengan jangkauan luas dan berkecepatan tinggi tersebut ada di Indonesia, sehingga kita bisa menikmatinya dari jarak yang cukup jauh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa... memang bisa jadi WiMax masih begitu asing di telinga kita, dan mungkin untuk saat sekarang harganya masih sangat mahal, tetapi di waktu-waktu yang akan datang... bisa jadi harapan kita tersebut akan terwujud, karena kita sekarang telah menikmati akses-akses internet gratis yang sudah mulai tersebar, walaupun baru melalui hotspot dengan WiFi-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel Terkait:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/akses-intenet-unlimited-termurah.html"&gt;Akses Internet Unlimited Termurah&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-1016123091814006502?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/1016123091814006502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/02/akses-internet-gratis-jangkauan-luas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/1016123091814006502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/1016123091814006502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/02/akses-internet-gratis-jangkauan-luas.html' title='Mungkinkah.. Akses Internet Gratis, Jangkauan Luas dan Berkecepatan Tinggi?'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SYxA8ntAhII/AAAAAAAAALo/f5M3bILqOoI/s72-c/internet+murah,+internet+gratis,+wifi,+wimax.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-6014230642203904358</id><published>2009-01-24T16:45:00.005+07:00</published><updated>2009-01-25T09:28:27.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Konsep Kebidanan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SXrrWUhkcEI/AAAAAAAAALg/wCBbUttZNfM/s1600-h/cover+buku+konsep+kebidanan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 221px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SXrrWUhkcEI/AAAAAAAAALg/wCBbUttZNfM/s320/cover+buku+konsep+kebidanan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294803080626597954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waah... kok blog ini berjudul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konsep Kebidanan&lt;/span&gt; ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya.. namanya juga blog obrolan ringan... apa saja bisa diobrolkan di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul Konsep Kebidanan ini adalah obrolan mengenai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;buku Konsep Kebidanan&lt;/span&gt; yang iklannya serta daftar isi serta cara pemesanan buku tersebut ada di &lt;a href="http://bidanku.blogspot.com"&gt;salah &lt;/a&gt;&lt;a href="http://bidanku.blogspot.com"&gt;satu blog istri saya.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain seorang bidan, ia yang sehari-harinya selalu sibuk dengan urusan kerja dan urusan kuliah, ia juga adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;seorang Internet marketer&lt;/span&gt; atau pebisnis online "walaupun masih pemula" yang belajar di &lt;a href="http://www.rumahcahaya.com/belajar_internet_marketing_yang_benar.htm"&gt;Asian Brain Internet Marketing Center&lt;/a&gt;, dan salah satu cara bisnis online-nya adalah dengan menjual buku Konsep Kebidanan tersebut di blog gratisannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok.. seorang internet marketer ngiklanin buku di blog, blog gratisan lagi, bukannya di Toko Online??.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa..caranya tersebut hanyalah  untuk menarik jumlah pengunjung lewat kata kunci/keyword dari judul serta daftar isi buku tersebut ke blog gratisannya tersebut, dan terbukti berhasil meningkatkan jumlah pengunjung yang signifikan, dan sekaligus mencari sedikit keuntungan lewat buku tersebut, serta terbukti berhasil pula mendatangkan cukup banyak pesanan dan penjualan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga belum membuat sebuah Toko Online, karena &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;fokusnya saat ini&lt;/span&gt; adalah di beberapa blog/website berbahasa Inggris untuk memperoleh penghasilan dari Pay Per Click Advertising (Google Adsense) dan dari Pay Per Lead Advertising.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O yaa..., obrolan kita lanjutkan lagi ke buku Konsep Kebidanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku konsep kebidanan lumayan banyak peminatnya juga, seperti mahasiswa akademi kebidanan, dosen akademi kebidanan, dan bidannya sendiri. Terkadang yang pesan bukan mereka sendiri lho... kadang yang pesan, ada yang mengaku kakak atau ada juga yang mengaku pacar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya di &lt;a href="http://bidanku.blogspot.com/"&gt;blog istri saya&lt;/a&gt; saja sebenarnya iklan buku ini dimuat, tetapi dimuat juga di blog  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan yang dipimpin oleh pengarang bukunya itu sendiri, dan merupakan tempat isteri saya melanjutkan kuliah juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik yang dijual di blog isteri saya maupun di blog pengarangnya, harga buku tersebut adalah sama, yaitu Rp. 27.ooo,- dan halaman buku tersebut dicetak di atas kertas yang lumayan berkualitas. Tetapi ada juga yang dijual di salah satu situs penjualan buku yang kantornya beralamat di Bandung, dengan harga yang lebih murah karena menggunakan kertas dengan kualitas yang rendah, walaupun saya yakin isinya sama saja. Ya.. tentunya pilihan diserahkan kepada para peminat buku tersebut, mau memilih buku yang mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waah.. kok jadi begini ya postingan-postingan saya sekarang di blog ini?? yaa.. soalnya bingung mau nulis apaan... udah aja sekalian iklan Buku Konsep Kebidanan... he..he... jangan marah yaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda juga salah satu peminat buku tersebut...???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau iya.., silahkan Anda cari daftar isi, cara pemesanan serta cara pembelian dan pengiriman buku tersebut &lt;a href="http://bidanku.blogspot.com/"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-6014230642203904358?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/6014230642203904358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/01/konsep-kebidanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/6014230642203904358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/6014230642203904358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/01/konsep-kebidanan.html' title='Konsep Kebidanan'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SXrrWUhkcEI/AAAAAAAAALg/wCBbUttZNfM/s72-c/cover+buku+konsep+kebidanan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-4020526352787015947</id><published>2009-01-03T14:51:00.008+07:00</published><updated>2009-01-18T09:57:02.901+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Kasih Ibu, Takkan Mungkin Terbalaskan...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SV8dypS925I/AAAAAAAAALA/GtbnGCgkgJQ/s1600-h/2561284.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 142px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SV8dypS925I/AAAAAAAAALA/GtbnGCgkgJQ/s320/2561284.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286977243472321426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;         &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Beberapa hari yang lalu, seperti biasanya hari-hari saya habiskan di depan komputer untuk menulis atau mempostingkan artikel di beberapa website atau blog saya. Sore harinya... (entah pukul berapa saat itu), saya rebahkan tubuh ini untuk berbaring istirahat sambil menonton televisi. Dan apa yang saya lihat di salah satu stasiun televisi tersebut, membuat air mata ini berlinang..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Entahlah, apakah saya ini cengeng atau bagaimana... yang jelas hati saya ini gampang tersentuh jika menyaksikan suatu tontonan atau pun pemandangan yang mungkin bagi sebagian orang biasa saja, walaupun saya yakin banyak juga yang tersentuh hatinya jika melihat apa yang saya saksikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saat itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Di sebuah stasiun televisi, saat itu saya menyaksikan sebuah acara yang berjudul “Orang Ketiga” (kalau tidak salah, dan saya tidak melihat dari permulaan acara, tetapi saya melihat beberapa menit sebelum acara tersebut berakhir). Yang saya lihat saat itu, kru televisi beserta seorang wanita yang disamarkan wajahnya (sebagai pemandu), sedang memata-matai seorang perempuan setengah baya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perempuan tersebut walaupun sudah berumur, tetapi masih kelihatan cantik di wajahnya, dengan rambut panjang dan ikal pula. Ia naik turun bis kota sambil membawa alat musik berupa sebuah gitar, ia mengamen dari bis kota yang satu ke bis kota yang lainnya. Setelah selesai dengan pemandangan tersebut, kru televisi dan wanita pemandu yang tadi memata-matainya di tempat yang lain, yaitu di sebuah tempat penampungan sampah. Dan di sana terlihat, wanita paruh baya tersebut sedang mencari dan memungut sebagian sampah yang masih bisa didaur ulang untuk dimasukkan ke sebuah keranjang sampah yang ia bawa. Setelah selesai dimata-matai, kru televisi tersebut pergi ke rumah wanita paruh baya tersebut untuk menemui salah seorang anak gadisnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Setelah ketemu dengan anaknya, maka segeralah kru televisi tadi menceritakan dan menunjukkan rekaman video hasil memata-matai wanita paruh baya tadi kepada anaknya tersebut, dan termasuk juga kakaknya yang umurnya tidak terlalu jauh berbeda dengannya. Si anak tersebut hampir tidak percaya dengan apa yang ia lihat karena selama ini yang ia ketahui ibunya adalah seorang guru, bukan seperti apa yang ia dengar dan ia saksikan dari kru dan dari hasil rekaman tersebut. Tapi apa yang mau dikata, karena itulah realita/kenyataan yang harus ia terima.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tidak berapa lama, wanita setengah baya tadi pulang ke rumahnya tersebut (dan memang yang terlihat adalah benar-benar beda dari apa yang saya lihat sebelumnya, kini ia berbusana layaknya seorang guru). Ia kaget karena menyaksikan adanya kru televisi beserta kamera ada di rumahnya. Mula-mula ia marah karena pekerjaannya selama ini yang ia sembunyikan kepada anak-anaknya telah terbongkar, tetapi dengan pelukan kedua anak gadisnya, serta permintaan maaf dari seorang anak gadisnya (karena salah satu anaknya tadi yang meminta kru untuk memata-matainya) akhirnya kemarahannya pun reda, dan berubahlah menjadi tangisan yang mengharukan dari mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ia berkata, bahwa ia berbohong tentang profesinya kepada anak-anaknya tersebut adalah demi anak-anaknya juga, supaya mereka tidak malu jika harus mengetahui pekerjaan ibunya yang sesungguhnya. Dan ternyata salah seorang anak gadisnya tadi yang meminta kru televisi untuk memata-matainya juga tidaklah bermaksud apa-apa, kecuali ia hanya ingin mengetahui pekerjaan ibunya yang selalu membuatnya penasaran, karena jika memang pekerjaan ibunya adalah seorang guru, kenapa katanya, jika pulangnya sering larut malam. Dan setelah kenyataan tersebut terbuka, mereka semua mau menerima kenyataan yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Yaa.. itulah yang menyebabkan kenapa air mata ini berlinang... karena saya melihat seorang ibu (mungin single parent, karena saya tidak melihat ada suaminya) begitu rela berjuang menghabiskan sebagian besar waktu dan tenaganya demi anak-anaknya. Setelah berjuang selama kurang lebih 9 bulan lamanya ia mengandung, melahirkan dengan perjuangan antara hidup dan mati, membesarkan anak-anaknya dengan bersusah payah dari kecil hingga dewasa, mendidik, medo’akan dan sebagainya, kini setelah anknya dewasa pun ia masih rela mengamen, memungut sampah untuk melihat anak-anaknya bisa hidup senang dan bahagia, ia tidak memikirkan kehidupannya sendiri, dan saya pun melihat anak-anaknya tersebut memang seperti anak-anak yang cukup dari segi ekonomi dan pendidikan, itu bisa saya lihat dari cara mereka berpakaian, bersikap dan berkata.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sungguh pengorbanan dan kasih sayang seorang ibu tidak pernah berhenti sampai kapanpun demi anak-anaknya, dan tidaklah mungkin terbalaskan sampai kapanpun oleh anak-anaknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Teramat disayangkan..., banyak juga ibu-ibu lain, dengan alasan kebutuhan ekonomi untuk menghidupi anak dan keluarga, mencari jalan penghidupan dengan jalan pintas dan cara yang salah, seperti prostitusi atau pelacuran, dimana hasil yang ia berikan dan juga dimakan oleh anak-anak dan keluarganya bukan sesuatu yang halal dan berkah, tetapi sesuatu yang haram dan bisa membuat masalah yang lebih besar untuk kehidupannya kelak, baik itu di dunia maupun akhiratnya. Na’udzubillaah...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-4020526352787015947?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/4020526352787015947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/01/kasih-ibu-takkan-mungkin-terbalaskan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/4020526352787015947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/4020526352787015947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2009/01/kasih-ibu-takkan-mungkin-terbalaskan.html' title='Kasih Ibu, Takkan Mungkin Terbalaskan...'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SV8dypS925I/AAAAAAAAALA/GtbnGCgkgJQ/s72-c/2561284.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-8305022589085917417</id><published>2008-12-25T10:15:00.005+07:00</published><updated>2008-12-25T11:48:05.738+07:00</updated><title type='text'>Hallo Indonesia-ku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SVMP_lOAapI/AAAAAAAAAK4/x-phpihtiG8/s1600-h/benderaku+merah+putih+Indonesia.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 176px; height: 118px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SVMP_lOAapI/AAAAAAAAAK4/x-phpihtiG8/s320/benderaku+merah+putih+Indonesia.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283584372832758418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya ketikkan jari jemari ini diatas keyboard komputer, sekedar ingin mengeluarkan isi hati mengenai negara kita yang harus tetap kita cintai dengan sepenuh hati walaupun... bagaimana keadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang ada orang yang tidak adil dan bijaksana dalam menilai Indonesia ini..., mereka merasa Indonesia adalah negeri yang sudah tidak patut dicinta lagi, karena terlalu banyak kejahatan moral, masalah ekonomi, korupsi, dan sebagainya. Padahal selayaknya, negeri kita tercinta ini tidaklah patut dipersalahkan, karena yang bersalah adalah orang yang melakukan hal-hal tersebut di atas, bukan negara Indonesianya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih memprihatinkan, karena kebencian mereka kepada Indonesia, atau karena kecintaan kepada negeri tercinta ini mungkin sudah berkurang atau bahkan sudah tidak ada, banyak orang-orang yang terlahir dan besar di Indonesia, serta mulai membangun prestasi di sini, yang meninggalkan Indonesia hanya karena iming-iming berupa materi. Mungkin kita bisa lihat, banyaknya ilmuwan atau pun olahragawan, dan sebagainya, yang semula membawa harum nama Indonesia di kancah Internasional, sekarang sudah balik menjadi musuh-musuh atau pesaing dari Indonesia dengan membawa harum negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita masih cinta Indonesia, sebenarnya nggak banyak yang Indonesia tuntut dari kita. Indonesia hanya menuntut kita para penduduknya memberikan apa yang mampu kita berikan. kalau kita tidak mampu memberikan hal yang besar dan luar biasa, berikan saja hal-hal kecil serta biasa, sepanjang hal tersebut bisa berdampak positip bagi Indonesia beserta para penghuni negeri lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita cinta Indonesia, "hentikan" kebiasaan-kebiasaan yang bisa membuat Indonesia semakin terpuruk. Hentikan kebiasaa-kebiasaan buruk yang sudah sedemikian membudaya sepert; korupsi, suap menyuap, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana penduduk Indonesia mau sejahtera jika korupsi masih terus kita saksikan setiap hari, yang bukan hanya terjadi di tingkat atas, korupsi tersebut terjadi hingga ke tingkat bawah. Bantuan dari pemerintah pusat untuk masyarakat, bantuan dari pemerintah untuk dinas-dinas kecamatan, gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan sebagainya, selalu saja dan telah merjadi kebiasaan, selalu dipotong dan dipotong hingga jumlah yang sampai tidak sesuai dengan yang seharusnya diterima, bahkan banyak juga dana yang bersifat bantuan yang tidak disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Indonesia bisa bangkit dan menjadi negara yang penuh berkah, jika kita saksikan suap menyuap telah begitu membudaya. Salah satu contoh yang selalu kita dengar dan saksikan adalah, jika seseorang ingin melamar kerja ke sebuah instansi/perusahaan baik negeri maupun swasta, banyak yang harus mengeluarkan biaya sebagai uang pelicin. Padahal, andaikan mereka diterima bekerja akibat adanya suap menyuap tersebut, gaji dari hasil pekerjaan yang mereka nikmati adalah bukan sesuatu yang halal. Ibaratnya, jika kita menanam sebuah pohon, sementara bibitnya hasil curian, lalu pohon tersebut berkembang biak serta berbuah, maka tetap saja buahnya tersebut tidak halal untuk dimakan. Bagaimana orang yang terlibat suap menyuap bisa membawa berkah dari hasil suap menyuapnya, sedangkan di badannya saja membawa sesuatu yang tidak halal, andaikan dia beribadah dan berdo'a, maka ibadah dan do'anya tersebut juga tidaklah akan diterima karena pada badannya terdapat sesuatu yang tidak halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita cinta Indonesia, maka jangan anggap korupsi, suap menyuap, dan sebagainya sebagai hal yang biasa, apalagi jika kita serta merta turut melakukannya, karena hal tersebut bisa semakin membudaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf.. di sini saya tidak menggurui, apalagi menghakimi, ini hanya merupakan isi hati saya yang masih terdapat cinta di dalamnya buat negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-8305022589085917417?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/8305022589085917417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/12/hallo-indonesia-ku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/8305022589085917417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/8305022589085917417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/12/hallo-indonesia-ku.html' title='Hallo Indonesia-ku'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SVMP_lOAapI/AAAAAAAAAK4/x-phpihtiG8/s72-c/benderaku+merah+putih+Indonesia.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-545637051606261731</id><published>2008-12-09T05:44:00.011+07:00</published><updated>2008-12-09T06:55:04.803+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Figur'/><title type='text'>A. Mustofa Bisri, Kiai, Penyair dan Pelukis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/ST2wyReB57I/AAAAAAAAAKs/gRrRjHr6gDs/s1600-h/Gus+Mus+%28KH.+Mustofa+Bisri%29.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 276px; height: 201px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/ST2wyReB57I/AAAAAAAAAKs/gRrRjHr6gDs/s320/Gus+Mus+%28KH.+Mustofa+Bisri%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277568716077393842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Meski &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kiai Haji Achmad Mustofa Bisri &lt;/span&gt;dikenal sangat mobil. Kesana-kemari tak kenal lelah, baik untuk ceramah, diskusi, rapat NU, silaturahmi atau baca puisi. Tapi di bulan Ramadhan, jangan harap bisa "mengeluarkan" Gus Mus (panggilan akrabnya) dari Pondok Pesantrennya di Rembang. &lt;/p&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Kenapa ?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebab tradisinya adalah: selama bulan Puasa, Gus Mus pilih kumpul dengan keluarga dan para santrinya. Dia juga membiasakan membaca takbir dan shalawat 170 kali sehabis Maghrib dan Isya. “Ini memang sudah rutin” katanya. “Bila Ramadhan, saya khususkan untuk tidak keluar. Semua undangan ditolak !” &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Sangat boleh jadi, masa-masa bulan suci itu, juga digunakan Gus Mus untuk melakukan dua ‘hobi’ lainnya : menulis puisi dan melukis. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Untuk kegemarannya menulis, memang ada yang mengatakan sebagai nyleneh. Padahal, menurutnya, “bersastra itu sudah menjadi tradisi para 'ulama sejak dulu !” “Sahabat-sahabat Nabi itu semua penyair, dan Nabi Muhammad SAW pun gemar mendengarkan mereka bersyair. Pernah Rasulullah kagum pada syair ciptaan Zuhair, sehingga beliau melepas pakaian dan menyerahkan kepadanya sebagai hadiah !” &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Jadi, kiai berpuisi itu tidak nyleneh ?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Sebenarnya bukan saya yang nyleneh, tapi mereka !” Mereka siapa ? Yang mengatakan dirinya nyleneh ! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Sebab, menurutnya, “sastra itu diajarkan di pesantren. Dan kiai-kiai itu, paling tidak tiap malam Jumat, membaca puisi. Burdah dan Barzanji itu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; puisi dan karya sastra yang agung ?!” “Al Qur’an sendiri merupakan mahakarya sastra yang paling agung !” &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Walhasil, meski KHA Mustofa Bisri adalah Rais Syuriah PBNU. Meski dia anggota Dewan Penasihat DPP PKB. Meski dia Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Thalibien di Rembang. Tapi kegiatan menulis puisi memang sudah menjadi darah dagingnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bersastra itu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; kegiatan manusia paling tinggi, melibatkan rasio dan perasaan !” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyatanya pula, Prof Dr Umar Kayam memahami sekali hal itu. “Dalam perjalanannya sebagai kiai, saya kira, ia (Gus Mus) menyerahkan diri secara total sembari berjalan sambil tafakur. Sedang dalam perjalanannya sebagai penyair, ia berjalan, mata dan hatinya menatap alam semesta dan puak manusia dengan ngungun, penuh pertanyaan dan ketakjuban” katanya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Hasilnya, antara lain kumpulan puisi bertajuk Tadarus. “Inilah perjalanan berpuisi yang unik !” lanjut Begawan Sastra &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; itu. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Selain menulis puisi, Mustofa Bisri juga punya kegemaran melukis. Karyanya sudah puluhan atau mungkin ratusan. Tapi kurang jelas, apakah karyanya itu juga dikoleksi para pandemen lukisan, dengan membeli seperti mereka membeli karya lulusan ISI, misalnya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;“Kekuatan ekspresi Mustofa Bisri terdapat pada garis grafis” kata pula Jim Supangkat, kurator kenamaan itu. “Kesannya ritmik menuju dzikir, beda dengan kaligrafi !” &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Ada Kejadian menarik ketika diselenggarakan Muktamar I PKB di Surabaya. KHA Mustofa Bisri termasuk yang diunggulkan jadi Ketua Umum. Pendukungnya juga banyak. Bahkan konon Gus Dur pun men-support. Tapi, ternyata, Mustofa Bisri sendiri menolak. Atau mengundurkan diri ! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Gus Mus justru ... mengadakan pameran lukisan bersama dua temannya, yang mereka beri judul Tiga Pencari Teduh. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Ternyata, dunia politik memang tidak cocok bagi Gus Mus. “Saya mendengar politik saja sudah gerah” katanya. “Apalagi masuk ke dalamnya !” &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Itulah salah satu motivasi dia menggelar pameran lukisan. Mencari keteduhan di tangan gemuruhnya politik ! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Begitu bapaknya, begitu pula ayahnya. Begitu kakeknya, begitu pula cucunya. Inilah yang terjadi pada Achmad Mustofa Bisri, atau Gus Mus. Kakeknya, H Zaenal Musthofa, dikenal sebagai penulis cukup produktif. Ayahnya, KH Bisri Musthofa, lebih produktif lagi. Juga lebih beragam kegiatannya. Baik di lingkungan politik, pemerintahan, maupun di bidang kebudayaan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Bisri Musthofa juga dikenal sebagai orator ulung! Dua putranya kemudian mengikuti jejaknya. KH Cholis Bisri ‘mewarisi’ bakat ayahnya dalam politik, dan kini menjadi Wakil Ketua MPR. Sementara adiknya, Achmad Mustofa Bisri, ‘mewarisi’ kepiawaiannya dalam menulis dan bersastra. Tapi keduanya tetap ‘jago’ dalam soal agama, seperti kakeknya maupun ayahnya. Mereka juga memimpin pondok pesantren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ACHMAD MUSTOFA BISRI dilahirkan di Rembang pada 10 Agustus 1944.  Selain mendapat gemblengan dari keluarga sendiri yang memang keluarga muslim yang sangat taat. Gus Mus memperoleh gemblengan di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri yang sohor itu. Kenangannya pada pesantren ini, antara lain terekam dalam puisinya berjudul Lirboyo, Kaifal Haal? &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;“Lirboyo, masihkah penghuni-penghunimu percaya pada percikan/ sawab-sawab mbah Manaf, mbah Marzuqi, dan mbah Mahrus rachimakumullah? / ataukah seperti dimana-mana itu tidak mempunyai arti apa-apa / kecuali bagi dikenang sesekali dalam upacara haul yang gegap gempita”&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Satu Kamar dengan Gus Dur di Al Azhar, Kairo, Mesir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Selain memperdalam ilmu di Lirboyo, Gus Mus juga suntuk di Pondok Pesantren Krapyak, Yogya. Puncaknya belajar di Universitas Al Azhar, Kairo.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; font-weight: bold; text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Al Azhar itulah, untuk pertama kali Gus Mus bertemu dan berkenalan dengan Gus Dur, yang kemudian menjadi Presiden keempat Republik &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Seperti pengakuannya sendiri, mereka kemudian tinggal di satu kamar. Gus Dur banyak membantu Gus Mus selama di perguruan tinggi tersebut. Bahkan sampai memperoleh beasiswa.&lt;br /&gt;Uniknya, atau ironisnya, Gus Dur sendiri kemudian tidak kerasan di Al Azhar. Dia DO. Lalu meneruskan studinya di Irak.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;PULANG ke tanah air awal 1970-an, Gus Mus langsung... dinikahkan dengan Siti Fatwa Gadis teman Gus Mus sendiri di masa kecil. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Jadi, agaknya, selama Gus Mus studi di Al Azhar, kedua orangtua mereka mematangkan rembuk untuk menjodohkan putera-puteri mereka! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;“Banyak kenangan di antara kami” kata Gus Mus pula. “Semasa kecil saya &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; sering menggodanya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan ini kemudian dianugerahi tujuh putra-putri. Sikap Gus Mus yang liberal didasari kasih sayang, agaknya sangat mengesankan putra-putrinya. Buktinya, Kautsar Uzmut, putri keduanya, memujanya. “Dia itu tipe Abah yang top!” katanya. “Saya sendiri memfigurkan pria seperti Abah yang nanti menjadi suami atau pendamping saya. Tapi terus terang, sangat sulit!” &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Merasa tidak cocok dengan dunia politik, Gus Mus yang menguasai bahasa Arab, Inggeris dan Prancis memang kemudian lebih banyak berkiprah sebagai ‘kutu buku’ dan ‘penulis buku’. Tentu, di samping jabatan ‘resmi’ sebagai Rais Syuriah PB NU, Anggota Dewan Penasihat DPP PKB, dan tentusaja Pimpinan Pondok Pesantren di Rembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski Gus Mus pernah jadi Anggota MPR mewakili PPP, tapi ‘kiprah politiknya’ sama sekali tidak menonjol. Sebab yang mencuat justru karya sastranya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;Di antara karyanya adalah: Ensiklopedi Ijmak, Proses Kebahagiaan, Pokok Pokok Agama, Kimaya Sa’adah, Nyamuk yang Perkasa dan Awas, Manusia. Serta kumpulan puisi OHOI, Tadarus, Pahlawan dan Tikus, Rubayat Angin dan Rumput, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat bertadarus puisi, Pak Kiai-penyair! (Minggu Pagi Online)&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Profil Pribadi&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), kini pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin, Rembang.  Mantan Rais PBNU ini dilahirkan di Rembang, 10 Agustus 1944. Nyantri di berbagai pesantren seperti Pesantren Lirboyo Kediri di bawah asuhan KH Marzuqi dan KH Mahrus Ali; Al Munawwar Krapyak Yogyakarta di bawah asuhan KH Ali Ma'shum dan KH Abdul Qadir; dan Universitas Al Azhar Cairo di samping di pesantren milik ayahnya sendiri, KH Bisri Mustofa, Raudlatuth Thalibin Rembang. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Menikah dengan St. Fatma, dikaruniai 6 (enam) orang anak perempuan : Ienas Tsuroiya, Kutsar Uzmut, Raudloh Quds, Rabiatul Bisriyah, Nada dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Almas&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; serta seorang anak laki-laki: Muhammad Bisri Mustofa.  Kini beliau telah memiliki 5 (lima) orang menantu: ........, Reza Shafi Habibi,  Ahmad Sampton, Wahyu Salvana, dan Fadel Irawan serta 7 (tujuh) orang cucu: Ektada Bennabi Muhammad; Ektada Bilhadi Muhammad; Muhammad Ravi Hamadah, Muhammad Raqie Haidarah Habibi; Muhammad Najie Ukasyah, Ahmad Naqie Usamah; dan Samih Wahyu Maulana.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Selain sebagai ulama dan Rais Syuriah PBNU, Gus Mus juga dikenal sebagai budayawan dan penulis produktif.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Menulis kolom, esai, cerpen, puisi di berbagai media massa, seperti:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Intisari; Ummat; Amanah;Ulumul Qur’an; Panji Masyarakat; Horison; Jawa Pos; Republika; Media Indonesia; Tempo; Forum; Kompas; Suara Merdeka; Kedaulatan Rakyat; Detak; Wawasan; Bali Pos; Dumas; Bernas…&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;Sejumlah karya yang telah diterbitkan: &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in; text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Ensiklopedi Ijmak (Terjemahan bersama KHM Ahmad Sahal      Mahfudz, Pustaka Firdaus, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;);      &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Proses Kebahagiaan (Sarana Sukses, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;); &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Awas Manusia dan Nyamuk Yang Perkasa (Gubahan Cerita      anak-anak, Gaya Favorit Press, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;);      &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Maha Kiai Hasyim Asy’ari (Terjemahan, Kurnia Kalam      Semesta, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jogjakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;);&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Syair Asmaul Husna (Bahasa Jawa, Cet. I Al-Huda,      Temanggung; Cet. II 2007, MataAir Publishing); &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Saleh Ritual Saleh Sosial, Esai-esai Moral (Mizan, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;); &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Pesan Islam Sehari-hari, Ritus Dzikir dan Gempita      Ummat (Cet. II 1999, Risalah Gusti, Surabaya); &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Al-Muna, Terjemahan Syair Asma’ul Husna (Al-Miftah, /      MataAir Publishing &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;);      &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Mutiara-mutiara Benjol (Cet. II 2004 MataAir      Publishing, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;);      &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Fikih Keseharian Gus Mus (Cet. I Juni 1997 Yayasan      Al-Ibriz bejerhasana dengan Penerbit Al-Miftah Surabaya; Cet. II April      2005, Cet. III Januari 2006, Khalista, Surabaya bekerjasama dengan      Komunitas Mata Air); &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Canda nabi &amp;amp; Tawa Sufi (Cet. I Juli 2002, cet. II      November 2002, Penerbit Hikmah, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;);      &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Melihat Diri Sendiri (Gama Media, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jogjakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;) &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Kompensasi (Cet. I 2007, MataAir Publishing, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;) &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Cerpen-cerpennya dimuat dalam berbagai harian seperti Kompas, Jawa Pos, Suara Merdeka, Media Indonesia dan buku kumpulan cerpennya, Lukisan Kaligrafi (Penerbit Buku Kompas, Jakarta) mendapat anugerah dari Majlis Sastra Asia Tenggara tahun 2005.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Disamping puisi-puisi yang diterbitkan dalam berbagai Antologi bersama rekan-rekan Penyair (seperti dalam “Horison Sastra Indonesia, Buku Puisi”; “Horison Edisi Khusus Puisi Internasional 2002”; “Takbir Para Penyair”; “Sajak-sajak Perjuangan dan Nyanyian Tanah Air”; Ketika Kata Ketika Warna”; “Antologi Puisi Jawa Tengah”; dll), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kumpulan-kumpulan puisi yang sudah terbit &lt;/span&gt;: &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in; text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Ohoi, Kumpulan Puisi Balsem (Cet. I Stensilan 1988;      Cet. II P3M &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt; 1990; Cet. III 1991,      Pustaka Firdaus, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;);      &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Tadarus (Cet. Pertama 1993 Prima Pustaka,      Jogjakarta); &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Pahlawan dan Tikus (Cet. I 1995, Pustaka Firdaus, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;); &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Rubaiyat Angin &amp;amp; Rumput (Diterbitkan atas kerja      sama Majalah Humor dan PT Matra Multi Media, Jakart, Tanpa Tahun); &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Wekwekwek (Cet. I 1996 Risalah Gusti, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;); &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Gelap Berlapis-lapis (Fatma Press, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, Tanpa tahun); &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Negeri Daging (Cet. I. September 2002, Bentang, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jogjakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;); &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Gandrung, Sajak-sajak Cinta (Cet.I Yayasan Al-Ibriz      2000, cet. II, 2007 MataAir Publishing, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;) &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Aku Manusia (MataAir Publishing, 2007, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;) &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Syi'iran Asmaul Husnaa (Cet. II MataAir Publishing,      2007,&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;)      &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Membuka Pintu Langit (Penerbit Buku Kompas, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; November      2007)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kegiatan Pameran:&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in; text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Pameran tunggal 99 Lukisan Amplop Desember 1997 di      Gedung Pameran Senirupa Depdikbud &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;      &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Pameran bersama Amang Rahman (Alm) dan D. Zawawi      Imron Juli 2000 di Surabaya &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Pameran Lukisan dan Pembacaan Puisi bersama Danarto,      Amang Rahman (Alm), D. Zawawi Imron, Sapardi Djoko Damono, Acep Zamzam Noor..      November 2000 di Jakarta &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Pameran Kaos Kaligrafi, Mei 2001 di Surabaya &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Pameran Kaos Kaligrafi, Agustus 2001 di Jakarta &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Pameran Lukisan bersama kawan-kawan pelukis antara      lain Joko Pekik, Danarto, Acep Zamzam Noor, D. Zawawi Imron, dll, Maret      2003&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;Pameran Kaligrafi Bersama. Jogya Galery, 2007&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber&lt;/span&gt;: &lt;a href="http://www.gusmus.net/"&gt;www.Gusmus.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-545637051606261731?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/545637051606261731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/12/mustofa-bisri-kiai-penyair-dan-pelukis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/545637051606261731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/545637051606261731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/12/mustofa-bisri-kiai-penyair-dan-pelukis.html' title='A. Mustofa Bisri, Kiai, Penyair dan Pelukis'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/ST2wyReB57I/AAAAAAAAAKs/gRrRjHr6gDs/s72-c/Gus+Mus+%28KH.+Mustofa+Bisri%29.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-2202090044629822211</id><published>2008-12-02T10:18:00.010+07:00</published><updated>2008-12-03T02:30:48.122+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Entrepreneur'/><title type='text'>Anne Ahira : Pendiri Asian Brain Internet Marketing Center</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STVVsnGTS0I/AAAAAAAAAHU/M3yw1_baBQc/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 151px; height: 122px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STVVsnGTS0I/AAAAAAAAAHU/M3yw1_baBQc/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275216763432422210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di sebelah kiri adalah foto &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anne Ahira&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mojang Bandung&lt;/span&gt; kelahiran November 1979 ini telah menjalankan bisnis online sejak tahun 2001 yang kini penghasilannya sangat signifikan di luar dugaan!&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kepiawaian Anne Ahira dalam menjalankan bisnis online telah diakui oleh banyak media masa di Indonesia.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bahkan tahun 2007, Pemerintah Republik &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; meminta Anne Ahira menjadi pembicara di APEC &lt;i style=""&gt;(Asia Pacific Economic Cooperation)&lt;/i&gt; untuk mewakili &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; dan menjelaskan tentang REVOLUSI eBisnis yang sedang dia jalankan di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;!&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada akhir tahun 2005, Anne Ahira mendirikan '&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kursus online&lt;/span&gt;' &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Internet Marketing&lt;/span&gt; khusus untuk orang &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Kini muridnya telah mencapai RIBUAN tersebar dari Sabang sampai Merauke, dan terus bertambah setiap hari.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STVlUKU5n-I/AAAAAAAAAHc/qliIdcO1DFo/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2816%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 151px; height: 39px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STVlUKU5n-I/AAAAAAAAAHc/qliIdcO1DFo/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2816%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275233935578210274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Berbicara tentang internet marketing saat ini, orang akan langsung tertuju kepada &lt;strong&gt;Anne Ahira&lt;/strong&gt;. Hira, begitu biasa dipanggil, telah menjadi pusat pembicaraan di dunia internet marketing. Tidak hanya di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, tetapi juga di berbagai negara di dunia. -- &lt;strong&gt;Majalah Modal&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STVqON1Q71I/AAAAAAAAAHk/PuqGnecNVUs/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2817%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 121px; height: 62px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STVqON1Q71I/AAAAAAAAAHk/PuqGnecNVUs/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2817%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275239330998185810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Siapapun yang mendengar kisah sukses Anne Ahira pasti akan terinspirasi karenanya. Ahira atau Hira, begitu ia suka dipanggil, adalah seorang dara kelahiran tahun 1979 asal Bandung yang berhasil menaklukkan dunia internet marketing -- &lt;strong&gt;Majalah Intra&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:33pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image003.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/intisari.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV9DmjZGbI/AAAAAAAAAHs/VhgrwRJ6634/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2818%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 151px; height: 45px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV9DmjZGbI/AAAAAAAAAHs/VhgrwRJ6634/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2818%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275260039376476594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dengan laptop miliknya, Ahira bisa berkomunikasi dengan pelanggannya di seluruh dunia dari mana saja -- &lt;strong&gt;Majalah Intisari&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1028" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:127.5pt;height:27.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image004.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/warta-ekonomi.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWGt8WtqVI/AAAAAAAAAJ8/jNNnC8cjhqY/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer...png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 171px; height: 38px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWGt8WtqVI/AAAAAAAAAJ8/jNNnC8cjhqY/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer...png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275270662388033874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nama Anne Ahira kian bergaung. Gadis yang bermukim di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ini telah menjadi &lt;strong&gt;pemasar (marketer) kelas dunia&lt;/strong&gt;. Penghasilan Ahira per bulan bisa menembus ribuan dolar AS. Sistem pemasarannya pun menjadi acuan sejumlah pemasar top dunia. Memukau. -- &lt;strong&gt;Warta Ekonomi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1029" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:90pt;height:43.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image005.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/swa.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWHQlWZ5YI/AAAAAAAAAKM/B_sJ1f4RGng/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2820%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 121px; height: 59px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWHQlWZ5YI/AAAAAAAAAKM/B_sJ1f4RGng/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2820%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275271257508144514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Meski kurang begitu dikenal di dalam negeri, nama Anne Ahira sudah sangat dikenal di kalangan Internet Marketer dunia. -- &lt;strong&gt;Majalah SWA&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1030" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:19.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image006.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/kompas.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWG9I9aS1I/AAAAAAAAAKE/oDGgpxK3Bwk/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2821%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 151px; height: 27px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWG9I9aS1I/AAAAAAAAAKE/oDGgpxK3Bwk/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2821%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275270923469605714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak orang tak menyangka bahwa dari sebuah sudut pinggiran &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:city&gt;, yang menjadi pusat industri tekstil &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, mencuat nama Anne Ahira (25) ke tingkat forum internasional -- &lt;strong&gt;KOMPAS, 20 Maret 2005&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1031" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:19.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image006.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/kompas.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWG9I9aS1I/AAAAAAAAAKE/oDGgpxK3Bwk/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2821%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 151px; height: 27px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWG9I9aS1I/AAAAAAAAAKE/oDGgpxK3Bwk/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2821%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275270923469605714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ahira tak pernah merahasiakan suksesnya dan siap berbagi dengan siapa saja. Dia sama sekali tak khawatir akan mendapat saingan, kenapa begitu? Karena internet marketing merupakan bisnis global. Target pasar sama sekali tidak terbatas jumlahnya dan jangakauannya di seluruh dunia. -- &lt;strong&gt;Kompas, 21 Juni 2004&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1032" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:127.5pt;height:23.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image007.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/entrepreneur.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWHvU6tKhI/AAAAAAAAAKc/HaMfDNYnf9k/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2822%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 171px; height: 32px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWHvU6tKhI/AAAAAAAAAKc/HaMfDNYnf9k/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2822%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275271785672944146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anne Ahira berhasil memperoleh penghasilan ribuan dollar per bulan dari Internet di usianya yang relatif muda. Penghasilah sebesar itu ia dapatkan dalam kurun waktu kurang dari 1,5 tahun menekuni dunia internet marketing secara otodidak. -- &lt;strong&gt;Majalah Entrepreneur Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1033" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:127.5pt;height:13.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image008.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/pikiran-rakyat.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWHeH8VytI/AAAAAAAAAKU/4xkKbL_K0BU/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer..png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 171px; height: 19px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWHeH8VytI/AAAAAAAAAKU/4xkKbL_K0BU/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer..png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275271490132363986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Keberhasilannya di Indonesia terhitung langka -- &lt;strong&gt;Koran Pikiran Rakyat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1034" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:24.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image009.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/citacinta.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV9oJ5W5rI/AAAAAAAAAH0/hDaVeX16sM8/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%281%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 151px; height: 34px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV9oJ5W5rI/AAAAAAAAAH0/hDaVeX16sM8/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%281%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275260667339138738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anne Ahira, dia telah menciptakan sistem internet marketing yang kini diikuti ribuan orang -- &lt;strong&gt;Tabloid Cita Cinta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1035" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:127.5pt;height:12.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image010.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/metro.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV92zNZfBI/AAAAAAAAAH8/mvaa5PLPyik/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%282%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 171px; height: 18px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV92zNZfBI/AAAAAAAAAH8/mvaa5PLPyik/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%282%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275260918947216402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kurang lebih 36 juta penduduk Indonesia hidup dalam status penganggur saat ini. Sebagian kehilangan kerja akibat krisis yang tak kunjung usai, lainnya lagi angkatan kerja yang belum tertampung. Di tengah membumbungnya penganggur itu, ada seorang putri Banjaran, Anne Ahira, yang menjadi jutawan dalam kurun waktu relatif singkat berkat Internet Marketing. -- &lt;strong&gt;Koran METRO&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1036" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:27pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image011.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/prodo.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV-DrsedsI/AAAAAAAAAIE/GWvHwj7IXN0/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%283%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 151px; height: 37px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV-DrsedsI/AAAAAAAAAIE/GWvHwj7IXN0/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%283%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275261140268381890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pamornya bergaung di dunia maya. Jaringan bisnisnya merambah di tingkat dunia. Penghasilannya mencapai ratusan juta per bulan. Namun ia memilih tinggal di pinggiran &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dan lebih suka disebut anak kampung. Anne Ahira, Stay local, Act Global -- &lt;strong&gt;Majalah PRODO&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1037" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:127.5pt;height:26.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image012.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/wirausaha-keuangan.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV-Pf5rTTI/AAAAAAAAAIM/935w_uPbzhE/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%284%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 171px; height: 36px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV-Pf5rTTI/AAAAAAAAAIM/935w_uPbzhE/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%284%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275261343260953906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di balik ekonomi negara yang masih terpuruk, pengangguran yang merajalela, serta perasaan gagap dan rendah diri sebagai sebuah bangsa, ternyata ada harapan untuk bangkit. Sebuah revolusi, dari kaki Gunung Malabar, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, Jawa Barat, kini sedang terjadi. Revolusi Bisnis Ahira -- &lt;strong&gt;Majalah Wirausaha &amp;amp; Keuangan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1048" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:75pt;height:27.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image013.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/trust.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV-ipvh0RI/AAAAAAAAAIU/6aB3WHn_7Go/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%285%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 101px; height: 38px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV-ipvh0RI/AAAAAAAAAIU/6aB3WHn_7Go/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%285%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275261672320258322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di Indonesia, mereka yang menekuni profesi ini masih tergolong langka. Salah satunya adalah Anne Ahira. -- &lt;strong&gt;Majalah Trust&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1049" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:90pt;height:24.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image014.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/potensi.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV-vuD5SCI/AAAAAAAAAIc/nKqP5nbJY9k/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%286%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 121px; height: 34px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV-vuD5SCI/AAAAAAAAAIc/nKqP5nbJY9k/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%286%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275261896817723426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anne Ahira, orang kampung yang berbisnis global -- &lt;strong&gt;Majalah Potensi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1050" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:150pt;height:32.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image015.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/vibiznews.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV-6sGS32I/AAAAAAAAAIk/glqDDajPllg/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%287%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 201px; height: 44px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV-6sGS32I/AAAAAAAAAIk/glqDDajPllg/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%287%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275262085269479266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Harapan Anne Ahira adalah membuat revolusi bisnis di Indonesia melalui internet marketing -- &lt;strong&gt;Vibiznews&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1046" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:225pt;height:149.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image017.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/press/menteri-koperasi.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV_aArA7EI/AAAAAAAAAIs/7GaYoVNPQ3g/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%288%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 301px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STV_aArA7EI/AAAAAAAAAIs/7GaYoVNPQ3g/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%288%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275262623368145986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;Malam penghargaan ISMBEA. Anne Ahira mendapatkan penghargaan '&lt;em&gt;Indonesian Small and Medium Business&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWAHxWYtuI/AAAAAAAAAI0/8xQRIUoGE14/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%289%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 201px; height: 303px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWAHxWYtuI/AAAAAAAAAI0/8xQRIUoGE14/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%289%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275263409529075426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;em&gt;Entrepreneur Award&lt;/em&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;' dari Menteri Koperasi Republik Indonesia &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:imagedata style="font-weight: bold;" src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CABI&amp;amp;UM%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image018.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/press/ahira-dewimotik.jpg"&gt;&lt;/u1:imagedata&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anne Ahira mendapatkan ucapan selamat dari Dewi Motik pada malam penghargaan ISMBEA dari Menteri Koperasi Republik Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CABI&amp;amp;UM%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image019.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/press/anne-ahira-apec.jpg"&gt;&lt;/u1:imagedata&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWAvGDfwII/AAAAAAAAAI8/LZxrdjRJZlE/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2810%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 301px; height: 208px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWAvGDfwII/AAAAAAAAAI8/LZxrdjRJZlE/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2810%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275264085101887618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt; font-weight: bold;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt; font-weight: bold;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;Menjadi salah satu pembicara di APEC atas permintaan Pemerintah Republik Indonesia &lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CABI&amp;amp;UM%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image020.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/press/delegasi-apec.jpg"&gt;&lt;/u1:imagedata&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWBguQHzlI/AAAAAAAAAJE/Ti8jlu2bRxk/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2811%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 301px; height: 227px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWBguQHzlI/AAAAAAAAAJE/Ti8jlu2bRxk/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2811%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275264937705852498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;Bersama para delegasi APEC yang dihadiri oleh 26 negara&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CABI&amp;amp;UM%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image021.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/press/inspiring-woman.jpg"&gt;&lt;/u1:imagedata&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWCClM7xhI/AAAAAAAAAJM/rMUYz4vQY3o/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2812%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 301px; height: 190px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWCClM7xhI/AAAAAAAAAJM/rMUYz4vQY3o/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2812%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275265519392114194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;Di acara "Inspiring Woman" - Metro TV&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CABI&amp;amp;UM%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image022.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/press/jendela-dunia.jpg"&gt;&lt;/u1:imagedata&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-weight: bold;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWCp9xIeYI/AAAAAAAAAJU/uK21AYqxnZo/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2813%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 301px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWCp9xIeYI/AAAAAAAAAJU/uK21AYqxnZo/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2813%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275266196001290626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;Di acara "Jendela Dunia" - Metro TV&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;u1:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CABI&amp;amp;UM%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image023.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/press/tanya-hughes.jpg"&gt;&lt;/u1:imagedata&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWDRl5PG1I/AAAAAAAAAJc/g5xi20zB2hk/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2814%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 301px; height: 201px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWDRl5PG1I/AAAAAAAAAJc/g5xi20zB2hk/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2814%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275266876787596114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;Di acara Talkshow "Tanya Hughes"&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 230.25pt;"&gt;&lt;u1:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CABI&amp;amp;UM%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image024.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/press/omfarhan2.jpg"&gt;&lt;/u1:imagedata&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWDyfcmq8I/AAAAAAAAAJk/VN7i63poSKI/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2815%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 201px; height: 308px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWDyfcmq8I/AAAAAAAAAJk/VN7i63poSKI/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.+%2815%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275267441992575938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 230.25pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 230.25pt;"&gt;Di acara Talkshow "Om Farhan" - AnTeve&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 230.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1038" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 149.25pt;"&gt;&lt;u1:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CABI&amp;amp;UM%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image025.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/press/omfarhan.jpg"&gt;&lt;/u1:imagedata&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWFxcC5LmI/AAAAAAAAAJs/1MgwB5Oalhs/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer..+%281%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 301px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWFxcC5LmI/AAAAAAAAAJs/1MgwB5Oalhs/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer..+%281%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275269622922817122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 230.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1038" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 149.25pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 230.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1038" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 149.25pt;"&gt;Di acara Talkshow "Om Farhan" - AnTeve&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 230.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1038" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 149.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1039" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 225pt;"&gt;&lt;u1:imagedata src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CABI&amp;amp;UM%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_image026.jpg" href="http://www.asianbrain.com/images/frontpage/press/kick-andy.jpg"&gt;&lt;/u1:imagedata&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWGWY2WqII/AAAAAAAAAJ0/Y6cnRKlMBN4/s1600-h/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer..+%282%29.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 201px; height: 301px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STWGWY2WqII/AAAAAAAAAJ0/Y6cnRKlMBN4/s320/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer..+%282%29.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275270257720076418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 230.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1038" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 149.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1039" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 225pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 230.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1038" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 149.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1039" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 225pt;"&gt;Di acara Talkshow "Kick Andy" - Metro TV&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://ab.rumahcahaya.com/"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Belajar Bersama Anne Ahira Hari Ini Juga. Saya yakin Anda Tidak Akan Menyesal!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1047" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 226.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 155.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 169.5pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 141.75pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 168pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 150pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 230.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1038" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 225pt; height: 149.25pt;"&gt;&lt;u1:shape id="_x0000_i1039" type="#_x0000_t75" alt="" style="width: 150pt; height: 225pt;"&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/u1:shape&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber:&lt;/span&gt; &lt;a href="http://ab.rumahcahaya.com/"&gt;AsianBrain&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-2202090044629822211?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/2202090044629822211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/12/anne-ahira-pendiri-asian-brain-internet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/2202090044629822211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/2202090044629822211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/12/anne-ahira-pendiri-asian-brain-internet.html' title='Anne Ahira : Pendiri Asian Brain Internet Marketing Center'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STVVsnGTS0I/AAAAAAAAAHU/M3yw1_baBQc/s72-c/anne+ahira,+otak+asia,+ceo+asian+brain+internet+marketer.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-7982567688902870341</id><published>2008-11-29T12:50:00.014+07:00</published><updated>2008-12-02T10:24:28.317+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Entrepreneur'/><title type='text'>Puspo Wardoyo: Pemilik Usaha Ayam Bakar Wong Solo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STDokkIBFbI/AAAAAAAAAHA/bMxbMI2yztI/s1600-h/3194.puspo-wardoyo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 174px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STDokkIBFbI/AAAAAAAAAHA/bMxbMI2yztI/s320/3194.puspo-wardoyo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273970878521087410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Disiplin dan kerja keras ditanamkan orang tua sejak kecil &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang tua kita (termasuk orang tua saya) selalu mempunyai cita-cita agar anak-anaknya kelak menjadi pegawai negeri, tentara, polisi, dokter atau insinyur yang nanti bisa bekerja di perusahaan-perusahaan besar. Kalau disurvey sekarang pun, saya yakin apabila para orang tua ditanya pasti mendambakan pekerjaan yang seperti di atas. Jarang sekali ataupun bahkan tidak ada yang mempunyai cita-cita jadi pengusaha. Memang tidak mutlak salah, pilihan orang tua kita itu, tetapi harusnya proporsi agar anaknya menjadi pengusaha makin lama harus semakin besar dan nantinya bisa dominan. Kalau hal ini terjadi saya yakin bangsa ini akan menjadi kuat secara ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Alm) orang tua saya dulu mempunyai profesi sebagai pedagang daging ayam di pasar ( pagi), sedangkan siang sampai malam membuka warung ayam untuk mahasiswa (kebetulan rumah dekat kampus UNS Solo). Dengan menjual berbagai menu siap saji seperti ayam goreng, ayam bakar, garang asem ayam dan masakan ayam lainnya warung orang tua sangat banyak pengunjungnya dan menjadi idola di kalangan mahasiswa dan juga masyarakat setempat, karena cita rasanya beda dengan yang lain dan harganya murah. Dari hasil jualan tersebut alhamdulillah kami 8 bersaudara dapat sekolah semua sampai tamat SMU dan 4 orang tamat perguruan tinggi termasuk saya. Suatu prestasi yang menurut saya patut diacungi jempol. Tetapi apa yang menjadi cita-cita orang tua kami, tidak lain agar anak-anaknya menjadi pegawai negeri. Dan salah satunya saya menjadi guru SMU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah realitas yang umum terdapat di masyarakat. Kalau dipikir mengapa kami tidak disuruh untuk membesarkan warung ayam menjadi bisnis Rumah Makan yang profesional ? Tetapi itulah sebuah jalan kehidupan saya. Dan kasus seperti ini saya yakin banyak sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyembelih sampai membersihkan ayam untuk dimasak, menjadi aktivitas sehari-hari mulai saya berumur 13 tahun. Pagi-pagi selesai shubuh saya sudah berkecimpung dengan ayam, setelah selesai semua baru bisa berangkat ke sekolah. Tidak itu saja, setelah pulang sekolah sampai larut malam,saya selalu terlibat membantu warung ayam orang tua. Dan hal itu terus saya lakukan sampai tamat kuliah. Kadang-kadang memang ada rasa iri melihat kawan-kawan yang mempunyai banyak waktu untuk bermain. Akhirnya apa yang dicontohkan orang tua mengenai kedispilinan dan kerja keras sangat bermanfaat dalam membentuk jiwa wirausaha saya dan hasilnya dapat saya rasakan. Saya memang tidak sendiri, tetapi seluruh anggota keluarga juga turut membantunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah selain untuk tempat tinggal juga dipakai untuk berjualan. Hal ini berakibat saya mempunyai banyak kawan dan kenalan. Karena banyak tamu yang makan dan menjadi pelanggan tetap kami. Pengalaman interaksi saya dengan pelanggan-pelanggan warung kami waktu itu juga sangat membantu di dalam membentuk jiwa saya ( public relation).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya menjadi guru bidang studi pendidikan seni di SMU Negeri I Blabak Muntilan. Apa yang menjadi cita-cita orang tua saya terkabulkan. Menjadi Guru SMU awalnya memang senang, dapat gaji tetap, bisa beli apa-apa yang saya butuhkan waktu itu, dan dihormati murid-murid merupakan suatu kebanggan tersendiri. Mengajar selama tiga tahun bukan menambah kecintaan saya pada dunia pendidikan (guru). Hati kecil mulai gelisah, kok rasanya mulai tidak cocok dengan panggilan jiwa saya, dan itu terus menghantui jiwa saya. Akhirnya dengan berbagai pertimbangan saya keluar dari pegawai negeri (PNS). Ada dua alasan mendasar mengapa saya keluar, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Saya memang kurang berbakat menjalani profesi sebagai guru, tidak bisa mengembangkan diri dan rasanya kurang merdeka, semua sudah ada aturan baku, saya tidak bisa menciptakan hal-hal baru, sehingga saya rasa kurang optimal bekerja. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Saya juga merasakan dari penghasilan (gaji) tidak dapat mencukupi biaya hidup keluarga dan sifatnya statis. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; Dan akhirnya saya kembali ke kota kelahiran saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; B. Hijrah membawa berkah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “ Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak, Barang siapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya , kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ketempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya disisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (An-Nisaa : 100) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah keluar dari PNS saya balik ke kampung halaman saya di Solo. Banyak saudara dan kawan bingung melihat saya pulang kampung dan membuka Ayam Goreng kaki lima di Kleco Solo, bahkan tidak sedikit yang berolok. Dengan kesabaran dan ketabahan, serta dibantu oleh 2 orang saya menekuni usaha ini. Sedikit demi sedikit usaha saya berkembang. Usaha saya ini termasuk perintis atau pionir kaki lima lesehan di kota Solo ( 1986). Dan sekarang sudah tak terhitung lagi warung lesehan seperti yang saya rintis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari datang kawan saya, seorang penjual bakso di Medan (saat itu pulang ke Solo) menyampaikan bahwa prospek bisnis rumah makan di Medan sangat bagus. Dengan enteng dia mengatakan bahwa Medan itu tidak jauh, lebih dekat dibandingkan Semarang, perjalanan hanya 3,5 jam saja, demikian dia memotivasi saya. Peluang ini akhirnya saya ambil dengan segala resiko. Karena perhitungan saya kalau saya di Solo terus, rasanya sulit untuk berkembang dengan pesat, mengingat Solo waktu itu kotanya kecil (kurang hetereogen), persaingan sangat ketat, karena. sudah banyak Rumah Makan Ayam Goreng/Bakar yang sudah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya usaha yang ada diteruskan oleh kawan saya dan sampai sekarang menjadi Rumah Makan yang cukup terkenal di Solo ( tetapi perkembangannya tidak pesat). Dengan berbekal uang seadanya saya berangkat ke Medan. Karena modal tidak cukup, maka saya berusaha mencari modal di Jakarta. Saya memang berprinsip tidak mau meminta-minta kepada siapapun untuk mendapatkan modal dalam rangka mengembangkan bakat saya ini. Kebetulan suatu hari saya membaca pengumuman di suatu surat kabar bahwa ada lowongan menjadi GURU di Perguruan Wahidin Bagan siapi-api. Walaupun harus menjadi guru lagi tetapi saya sudah mempunyai target bahwa saya bekerja mencari modal untuk membiayai bakat saya. Akhirnya saya mendaftar dan diterima setelah melalui serangkaian test. Kemudian saya mengajar di perguruan Wahidin selama 2 tahun yaitu tahun 1989 – 1991. Di tempat kerja inilah saya mendapatkan satu istri Rini Purwanti, SE (alumnus FE UGM), yang merupakan teman seprofesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil kerja selama dua tahun terkumpul uang sebesar Rp 2.400.000,-. Akhirnya kami putuskan untuk berangkat ke Medan. Dari uang tersebut sebagian kami gunakan untuk membeli sepeda motor, sebagian untuk kontrak rumah dan yang Rp 700.000,- ( tujuh ratus ribu rupiah ) kami gunakan untuk modal kerja jualan Ayam Bakar Kaki Lima, yaitu di Jl SMA 2 Padang Golf Polonia Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ayam bakar, Karena ini merupakan wasiat yang saya terima. Padahal sebelumnya saya jualan ayam goreng. Tiga hari sebelum ayah meninggal, ayah sempat berpesan kepada saya agar jualan ayam bakar, maka nanti insyaAllah sukses. Waktu itu kata-kata ayah saya, saya simpan saja. Kemudian baru saya ingat dan saya jalankan dan Alhamdulillah benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sudah ada pengalaman, awal-awal usaha saya tidak langsung menuai hasil. Saat itu Ayam Bakar belum ada di Medan, dan sayalah yang pertama. Saya hanya jualan nasi dan ayam bakar, tidak ada menu lainnya. Setiap harinya hanya bisa menjual 3 – 4 ekor/hari. Saya tidak mempunyai karyawan, semua saya lakukan sendiri. Istri juga tidak terlibat, mungkin waktu itu masih malu. Hal ini berjalan sampai hampir satu tahun.  Sedangkan istri melamar dosen di Politeknik USU Medan, Alhamdulillah diterima. Melihat perkembangan yang kurang bagus, istri sering membujuk saya meminta untuk berhenti jualan (karena malu), menganggap pekerjaan ini remeh. Bukan itu saja, bahkan mertua saya pernah pesan kepada istri saya, agar saya bertobat berdagang dan menjadi guru kembali. Kendala juga sering melanda di dalam operasional usaha saya, suatu saat makanan yang sudah saya masak di rumah, tumpah di jalan karena jalanan licin sehabis hujan, sehingga terpaksa pulang dan masak lagi. Juga sering seharian hujan tidak berhenti, sehingga tidak ada tamu yang datang. Itu semua adalah cerita-cerita pahit yang justeru membuat cambuk pada diri saya untuk besungguh-sungguh dan memotivasi saya untuk membuktikan bahwa saya bisa menunjukkan keberhasilan. Dengan kesabaran dan ketaqwaan saya terus jualan dan terus meyakinkan istri bahwa usaha ini insya’Allah akan maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelan tapi pasti usaha yang saya rintis ini sudah mulai tampak kemajuannya. Sadar akan perkembangan ini saya tidak mampu lagi menanganinnya sendiri, akhirnya saya rekrut 2 karyawan untuk membantu, kebanyakan adalah tetangga saya ( sekitar rumah kontrakan saya). Walaupun sudah punya karyawan pekerjaan-pekerjaan utama tetap saya kerjakan sendiri, terutama menyangkut masakan karena saya harus menjaga kualitas (quality controll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu saat, salah satu karyawati saya rumahnya akan disita oleh Rentenir, karena bapaknya tidak sanggup membayar. Dia menangis datang kepada saya untuk meminta bantuan untuk pinjam uang Rp 800.000,- . Selama dua tahun berjualan tabungan saya sebesar uang Rp 1.300.000,- di BRI. Setelah saya certikan kepada istri dan istri mengiyakan, mudah-mudahan ini perintah Allah, akhirnya saya kasihkan uang itu walaupun dengan berat hati rasanya. Dengan mohon ridha dari Allah, semoga ini menjadikan amal saya. Kadang kita harus berani berkorban untuk kemaslahatan. Merasa terima kasih, karyawati saya itu membawa seorang wartawan yang merupakan kawan suaminya. Akhirnya ditulislah sebuah profile “ Sarjana Buka Ayam Bakar Wong Solo .“ di koran Waspada Medan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, Obrolan dengan si wartawan ternyata menjadi profile koran ini. Itu terjadi pada suatu hari tahun 1992. Keesokan hari atau setelah profile tersebut, ratusan konsumen mendatangi warung saya. Seratus potong ayam ludes terjual hari itu dan terus meningkat hingga 200 potong pada hari-hari berikutnya. Omzet juga ikut membubung menjadi sekitar Rp 350 ribu/hari. Momen ini sekaligus menyadarkan saya akan dua hal, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; bahwa di dalam berjualan/berbisnis kita harus melakukan promosi dan publikasi serta membuat sensasi-sensasi sehinga nama kita bisa dikenal dimasyarakat &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Sisihkan sebagian uang kita atau keuntungan kita untuk orang lain yang membutuhkan. Saya selalu menyisihkan 10 % keuntungan untuk saya berikan kepada orang yang lebih susah daripada saya. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;C. Goleko Jeneng dulu, Jenang Belakangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; Itu adalah pepatah jawa, jeneng artinya Nama, sedangkan Jenang (pulut/ketan) artinya uang/keuntungan/hasil. Jadi kalau kita mau sukses janganlah tergesa-gesa untuk menikmati hasilnya tapi lebih pada bangunlah nama/brand/merk terlebih dahulu. Kalau Nama/brand/merk kita sudah kuat maka jenang/uang/hasil akan mengikuti kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis rumah makan merupakan bisnis jasa, disamping kualitas makanan (cita rasa harus enak), beda dengan lainnya (diferensiasi), ada hal-hal penting yang harus diperhatikan yaitu, pelayanan, dan Value (nilai). Nama/brand sangat terkait dengan value. Value bisa di tafsirkan sebagai gengsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya tamu-tamu saya malu menyebut mereka makan di Wong Solo, tetapi sekarang banyak tamu bangga kalau mereka makan di Wong Solo. Kasus ini benar-benar terjadi. Dan ini berkaitan dengan gengsi tadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membangun brand/nama ( image building) kita harus berani mengeluarkan biaya yang jumlahnya tidak kecil. Kasus seperti rumah makan yang konsumennya sifatnya masal (banyak) peran brand ini sangat besar, sehingga brand harus dibangun dan dijaga terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu membuat suasana rumah makan saya selalu tampak baru. Dengan pengecatan, renovasi di sana-sini, penambahan ornamen-ornamen sehingga tamu kalau datang akan senang. Orang lain kadang melihat hal ini adalah pemborosan, atau mutlak sebagai cost (biaya), tetapi saya melihat ini adalah investasi yang nantinya akan sangat mempengaruhi masa depan rumah makan saya. Ini salah satu cara saya menjaga gengsi tadi dan juga membangun image.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu berusaha bagaimana membuat tamu saya kerasan dan mau kembali lagi. Saya selalu menempatkan diri sebagai abdi/pelayan dihadapan tamu. Saya memperlakukan pelanggan-pelanggan saya seperti saudara, saya berusaha untuk mengetahui nama-nama mereka sehingga hubungan dengan pelanggan terasa akrab, saya selalu berusaha mengetahui nama-nama pelanggan dengan cara pura-pura ada yang mencari walaupun salah, untuk kesempatan tanya nama, selanjutnya saya selalu menegur dan menyapa dengan nama agar merasa bangga diantara teman-temannya. Saya juga selalu bertanya apa keluahan-keluhannya selama ini. Masukan-masukan pelanggan juga saya perhatikan untuk terus memperbaiki pelayanan. Banyak tamu saya yang datang disamping makan tentunya, juga untuk bersilaturahmi dengan saya. Bahkan lucunya setelah makan pelanggan saya mengucapkan terima kasih kepada saya. Bahkan kalau mereka lama ( 1 minggu) tidak datang mereka minta ma’af dan dengan berbagai alasan seperti keluar kota, sedang sibuk atau alasan lainnya. Dan 75 % lebih pelanggan-pelanggan saya masih setia datang di outlet Wong Solo dimanapun berada sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit-demi sedikit jumlah menu saya tambah sehingga lebih bervariasi sehingga tamu mempunyai banyak pilihan. Satu cacatan penting, sebelum menu ini saya tampilkan saya selalu melakukan uji coba berkali-kali sampai mendapatkan rasa yang benar-benar cocok, baru menu itu saya tampilkan, sehingga saya sangat hati-hati dalam hal ini. Untuk penampilan karyawan sedikit demi sedikit juga saya perbaiki, yang sebelumnya tidak pakai seragam, sekarang memakai seragam sehingga penampilan lebih bagus. Semua usaha-usaha di atas ujung-ujungnya adalah membangun image (citra).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping usaha-usaha yang sifatnya internal, saya juga melakukan promosi secara tidak langsung/terselubung lewat tulisan-tulisan saya di koran seperti profil-profil bisnis. Dengan tulisan ini menurut saya lebih bagus, artinya lebih masuk ke dalam pikiran konsumen dari pada saya harus menawarkan diri secara vulgar misal, “ Datanglah ke Rumah Makan Saya, Yang Enak, Murah, Kualitas Bagus”. Saya paling tidak suka iklan seperti itu. Karena sangat subyektif sehingga pembaca pun kadang-kadang malas, dan itu sudah sangat biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya iklan yang paling efektif adalah dari mulut ke mulut Tetapi bagaimana dari mulut ke mulut ini kita masalkan melalui press release. Tetapi istilah mulut ke mulut ini dalam era sekarang perlu direkayasa, Artinya kadang kita perlu membuat suatu profil atau bahkan konflik-konflik (positif) dalam bentuk tulisan-tulisan di koran atau di media cetak lainnya bahkan media elektronik. Untuk itu kadang kita undang wartawan untuk membantu keperluan ini. Kalau sudah sekali muncul dengan bagus, nanti media-media lain pasti akan turut meliputnya. sehingga Dengan cara ini Image juga dengan cepat terbangun, dan masih banyak lagi. Itu semua tentu butuh biaya yang tidak kecil, tapi kalau itu merupakan investasi jangka pajang, harus kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; D. Filosofi Hidup dan Bisnis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; Berbicara mengenai filosofi, saya sebenarnya mempunyai suatu pandangan yang sederhana tetapi maknanya sangat dalam bahwa hidup ya bisnis, bisnis ya ibadah, hidup ya ibadah, jadi ketiganya walaupun secara istilah berbeda tetapi bagi saya maknanya sama, tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “ Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih ?, ( yaitu) : Kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui. “ (QS; Ash Shaff : 10-11) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “ Dan Aku (Allah) tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku (ibadah)” (QS: Adz-dzaariyat : 56) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua ayat di atas jelas bahwa antara hidup, bisnis, ibadah itu merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci sukses Ayam Bakar Wong Solo tidak lepas dari hukum-hukum Allah dan Kami memahami bahwa hal terpenting dalam menjalankan roda perniagaannya adalah bagaimana suatu pekerjaan tersebut justru dapat menyelamatkan diri dari siksa api neraka. Sehingga insan Ayam Bakar Wong Solo memandang Bekerja Adalah beribadah. Di setiap outlet tersedia sarana peribadatan berupa Mushalla dan mewajibkan pendalaman Agama bagi para staff dan karyawan secara terus-menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tujuan sukses insan Ayam Bakar Wong Solo yaitu usaha profesional yang maju dan islami dalam rangka terhindarnya insan Ayam Bakar Wong Solo dari azab yang pedih dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat serta sukses dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping berbisnis tentu saya juga harus mengurus rumah tangga( istri dan anak-anak) karena saya adalah suami ( kepala keluarga). Kalau rumah tangga ini tidak kita manage, bisnis kita pasti akan kacau. Sadar akan hal ini, dari awal saya sudah sepakat dengan istri bahwa resiko karier saya adalah seperti ini, maka kita harus menjalaninya dengan ikhlas, dan masing-masing harus tahu betul dan konsisten untuk menjalankan hak dan kewajibannya secara proporsional. Dan Alhamdulillah semua berjalan lancar-lancar saja. Sekali lagi saya sampaikan bahwa peran keluarga sangat besar di dalam kesuksesan bisnis kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; E. Dipercaya Lembaga Keuangan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha yang saya geluti terus berkembang dan berkembang dan akhirnya, pertengahan tahun 1993, BNI menawarkan bantuan pinjaman tanpa agunan (bantuan pegel kop/pengusaha golongan lemah dan koperasi). Sebesar Rp 2 juta. Tanpa saya mengajukan permohonan pinjaman sebab memang tak butuh. Namun, saya setuju dan menggunakannya untuk memperluas warung sekaligus mengganti kompor minyaknya dengan kompor gas yang lebih modern. Penambahan fasilitas semakin membuat usaha terus berkembang dan akhirnya saya menjadi anak emas BNI, berbagai fasilitas ditawarkan dalam rangka pengembangan usaha saya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat prospek bisnis yang cukup bagus, pada tahun 1997, lembaga keuangan non bank, yaitu PT Sarana Sumut Ventura (PT SSUV), tertarik untuk membiayainya. Gayung bersambut, saya memang telah mempunyai niat untuk mengembangkan RM Ayam Bakar Wong Solo Go nasional. Bersama PT SSUV, RM Wong Solo mulai mengawali program Go Nasionalnya dengan membuka gerainya di Sumatera (Medan, Pekanbaru ), Jawa (Surabaya, Solo, Semarang, Ungaran, Yogyakarta, dan Malang). Sedangkan Bali bekerjasama dengan PT Sarana Bali Ventura ( PT SBV).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki tahun 2002 RM Wong Solo mulai memasuki Ibu kota Jakarta. “Kepung Jakarta” , menjadi tekad bulat untuk mengusai pasar ibu kota ( makanan tradisional). Beberapa investor perorangan mulai bergabung. Mereka mengadakan patungan dengan rekan/kawannya untuk membuka RM Wong Solo di Jakarta ( Kalimalang, Bintaro, Cibubur, Bogor, Fatmawati, Semanggi Pluit dan seterusnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat perkembangan outlet-outlet di Jakarta yang cukup menjanjikan, lembaga keuangan PT Permodalan Nasional Madani Venture Capital,Bank BNI Syariah, Bank Muamalat tertarik untuk membiayai pengembangan RM Wong Solo dalam rangka Go Nasional dan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari perkembangan itu, satu hal yang harus saya jaga adalah amanah orang yang percaya kepada saya. Saya selalu berusaha untuk membayar tepat waktu kemudian menggunakannya sesuai dengan rencana atau proposal. Usaha kita harus berprospek, Kalau prospek modal tidak perlu kita cari tetapi akan datang dengan sendirinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; F. Perkembangan Usaha &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini RM Wong Solo telah memiliki 27 outlet yang tersebar di kota-kota besar di Sumatera, Jawa, dan Bali. RM Wong Solo masih tetap memfokuskan usahanya di bidang restoran, belum ada niat untuk diversifikasi usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 2002 ini RM Wong Solo telah membuka gerainya di Kota Jakarta tepatnya pada tanggal 24 Januari 2002, tepatnya di Jl Meruya hilir 36 Kebon Jeruk Jakarta Barat. Alhamdulillah, kehadiran RM Wong Solo di ibu kota jakarta ini mendapat sambutan yang cukup bagus. Hal ini dapat dilihat mulai pembukaan sampai saat ini, banyak tamu rela antri menunggu tempat duduk yang kosong untuk menikmati menu-menu RM Wong Solo, terutama hari sabtu, minggu, dan hari-hari libur nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat perkembangan yang cukup bagus tersebut maka wong solo menambah outletnya yang ke dua di Jakarta yaitu, di Jl Kalimalang Kav DKI A-2 no 8/9 pondok kelapa Jakarta Timur pada tanggal 7 Maret 2002, Serta outletnya yang ke tiga di Jakarta yaitu di kawasan Bintaro Jaya sektor VII tanggal 11 Juli 2002, Jakarta Selatan, kemudian menyusul di Cibubur, Bandung, Pondok Gede, Kelapa Gading, Fatmawati, kafe Semanggi, Pluit, Rawamangun. Bogor, Kedoya, Casablanca, dan Cikarang. Ditargetkan tahun 2005 ini RM Wong Solo akan membuka 25 outlet di wilayah Jabotabek, RM Wong Solo menggunakan strategi “Kepung Jakarta “ artinya Wong Solo memasuki Jakarta dimulai dari daerah pinggiran Jakarta. Dengan strategi ini diharapkan Wong Solo akan “ menguasai ” Jakarta dari pinggiran. Target itu memang tidak terlalu berlebihan mengingat potensi jakarta yang sangat besar. Hal ini juga didukung oleh keberadaan Wong Solo yang telah memiliki jaringan yang luas dari Medan sampai Bali, adanya standarisasi bumbu dan rasa, serta sistem operasional yang sudah dibakukan. Sedangkan untuk luar Jawa dan Sumatera RM Wong Solo mengembangkan outletnya di Batam, Pontianak Balikpapan, Makasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RM Wong Solo juga terus bertekad mengembangkan gerainya baik di Luar negeri (Malaysia dan Singapura). Negara-negara tersebut dipilih karena alasan serumpun artinya selera makannya tidak jauh berbeda dengan bangsa kita. Khusus untuk Malaysia, RM Wong Solo sudah begitu dikenal, terutama yang ada di Medan dan Pekanbaru. Sudah banyak sekali wisatawan Malaysia yang yang datang di RM Wong Solo, bahkan boleh dibilang seminggu sekali wisatawan Malaysia datang. Bahkan ada cerita, “ketika rombongan Malaysia datang ke Surabaya, oleh Tour Guide-nya diajak makan ke suatu restoran. Mereka menolak dan minta makan di RM Wong Solo. Tour Guide-nya bingung apakah di Surabaya ada RM Wong Solo ? (waktu itu RM Wong Solo Surabaya baru saja dibuka). Akhirnya dicarilah RM Wong Solo dan ketemu.” Ketenaran RM Wong Solo di masyarakat Malaysia tidak bisa dipungkiri salah satunya adalah peran media elektronik terutama TV yaitu TV3 dan TV1. RM Wong Solo pernah dimuat di acara niaga tahun 1998 di TV 3 dengan durai ± 15 menit selama dua kali. Dan di tahun 2001 ini juga diliput oleh TV1 Malaysia dan disiarkan pada acara Salam Nusantara selama lebih kurang 15 menit juga. Banyak pengusaha dari negeri jiran itu untuk membeli Wong Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping mengembangkan outlet stand alone ( berdiri sendiri), ke depan Wong Solo juga mengembangkan usahanya di mallmall dan super market. Hal ini penting terhadap perkembangan ke depan mengingat orang cenderung untuk melakukan hal-hal yang bersifat efisien mengingat terbatasanya waktu, tenaga, dan biaya. Trend ke depan orang cenderung melakukan one stop shoping, dan mall menjadi pilihan utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber: &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.wongsolo.com/"&gt;http://www.wongsolo.com&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.wongsolo.com/"&gt;/&lt;/a&gt;  (Sekilas Perjalanan Hidup dan Usaha Puspo Wardoyo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-7982567688902870341?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/7982567688902870341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/11/puspo-wardoyo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/7982567688902870341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/7982567688902870341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/11/puspo-wardoyo.html' title='Puspo Wardoyo: Pemilik Usaha Ayam Bakar Wong Solo'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/STDokkIBFbI/AAAAAAAAAHA/bMxbMI2yztI/s72-c/3194.puspo-wardoyo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-1037214824334021323</id><published>2008-08-29T12:53:00.010+07:00</published><updated>2008-11-29T13:50:57.776+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Keistimewaan Bulan Ramadhan dan Do'a-do'a pilihan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Marhaban yaa Ramadhan... insya Allah kita berjumpa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt; Postingan kali ini saya akan mengcopy paste sebuah e-mail dari salah Ustadz saya di &lt;a href="http://pesantrenvirtual.com/"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Pesantren Virtual&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;. &lt;/span&gt;Dimana subjeknya adalah " &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keistimewaan Bulan Ramadhan dan Do'a-doa pilihan&lt;/span&gt; ". Saya yakin e-mail tersebut dikirim dalam rangka menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan yang akan segera tiba, dan saya ingin membagi isi e-mail tersebut kepada para pengunjung blog saya, yang mudah-mudahan menjadi tambahan ilmu sebagai bekal untuk beribadah di bulan Suci Ramadhan nanti. Dan inilah isi dari e-mail tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;&lt;span style="border-bottom: medium none; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; font-weight: bold;" class="yshortcuts" id="lw_1219989012_1"&gt;Keistimewaan Bulan Ramadhan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; dan Doa-doa Pilihan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan memiliki keutamaan dan keistimewaan yang besar. Semua amal soleh yang dilakukan pada bulan ini akan mendapat balasan lebih banyak dan lebih baik. Oleh karena itu kita sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal kebajikan dan meninggalkan kemaksiatan. Diantara keutamaan dan keistimewaan bulan Ramadhan tersebut, disebutkan dalam beberapa riwayat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ramadhan adalah bulan penuh berkah, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan pun dibelenggu. Pada bulan Ramadhan terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ&lt;br /&gt;الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ&lt;br /&gt;Telah datang Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu, saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Allah SWT membebaskan penghuni neraka pada setiap malam bulan Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إذَا كَانَ أوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِرَمَضَانَ صُفِّدَتْ الشَّيَاطِيْنُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا&lt;br /&gt;بَابٌ وَفُتِّحَتْ أبْوَابُ الجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِيْ مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أقْصِرْ&lt;br /&gt;وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ كُلُّ لَيْلَةٍ&lt;br /&gt;Jika awal Ramadhan tiba, maka setan-­setan dan jin dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka. Sedangkan pintu-pintu surga dibuka, dan tidak satu pintu pun yang ditutup. Lalu ada seruan (pada bulan Ramadhan); Wahai orang yang menginginkan kebaikan, datanglah. Wahai orang yang ingin kejahatan, tahanlah dirimu. Pada setiap malam Allah SWT memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka. (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Puasa bulan Ramadhan adalah sebagai penebus dosa hingga datangnya bulan Ramadhan berikutya. Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَلصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَاُن إلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاةٌ مَا بَيْنَهُنَّ إذَاجْتَنَبَ اْلكَبَائِرَ&lt;br /&gt;Jarak antara shalat lima waktu, shalat jum’at dengan jum’at berikutnya dan puasa Ramadhan dengan Ramadhan berikutnya merupakan penebus dosa-­dosa yang ada diantaranya, apabila tidak melakukan dosa besar. (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Puasa Ramadhan bisa menebus dosa-dosa yang telah lewat, dengan syarat puasanya ikhlas. Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ&lt;br /&gt;Barangsiapa berpuasa dibulan Ramadhan karena Iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Barangsiapa memberi buka orang yang puasa maka mendapat pahala sebanyak pahala orang puasa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ فَطَرَ صَائِمًا كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أجْرِ الصَّا ئِمِ لَا يَنْقُصَ مِنْ أجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ&lt;br /&gt;Barangsiapa memberi perbukaan (makanan atau minuman) kepada orang yang berpuasa, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut. (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sedekah yang paling baik adalah pada bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أيُّ الصَّدَقَةِ أفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فَيْ رَمَضَانَ&lt;br /&gt;Rasulullah SAW pemah ditanya; Sedekah apakah yang paling mulia? Beliau menjawab: “Yaitu sedekah dibulan Ramadhan.” (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Orang yang banyak beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan, maka dosa-­dosanya diampuni oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ&lt;br /&gt;Barangsiapa beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Doa orang yang berpuasa adalah mustajab Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٍ ؛دَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ&lt;br /&gt;Ada tiga macam doa yang mustajab, yaitu doa orang yang sedang puasa, doa musafir dan doa orang yang teraniaya. (HR Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Puasa dan ِAl-Qur’an yang dibaca pada malam Ramadhan akan memberi syafaat kepada orang yang mengerjakannya kelak dihari kiamat. Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَلصُّيَامُ وَاْلقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ يَقُوْلُ اَلصِّيَامُ أيْ رَبِّ مَنَعْتُهُُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتَ بِالنَّهَارِ&lt;br /&gt;فَشَفِّعْنِى فَيْهِ وَيَقُوْلُ اْلقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِالَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيْهِ قَالَ فَيُشَفِّعَانِ&lt;br /&gt;Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: “Ya Rabbi, aku mencegahnya dari makan dan minum di siang hari”, ِAl-Qur’ an juga berkata: “Aku mencegahnya dari tidur dimalam hari, maka kami mohon syafaat buat dia.” Beliau bersabda: “Maka keduanya dibolehkan memberi syafaat.”  (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Orang yang melaksanakan Umrah pada bulan Ramadhan maka mendapat pahala seperti melakukan Haji. Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَإِنَّ عُمْرَةَ فِيْ رَمَضَانَ حَجَّةٌ&lt;br /&gt;Sesungguhnya umrah dibulan Ramadhan sama dengan pahala haji. (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Doa-Doa Bulan Ramadhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan adalah bulan mulia, penuh berkah dan mustajab, maka kita sangat dianjurkan banyak berdoa. Diantara doa-doa penting dibaca pada bulan Ramadhan adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Doa Bulan Rajab dan Sya'ban Menyambut Ramadhan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَللَّهُمَّ باَرِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْناَ رَمَضَانَ&lt;br /&gt;"Ya Allah, berkahilah kami dibulan Rajab dan Sya'ban dan pertemukan kami dengan bulan Ramadhan." (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Doa Lailatul Qadr:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فاَعْفُ عَنَّا&lt;br /&gt;Ya Allah, Sesungguhnya Engkau Dzat Maha Pengampun lagi Maha Pemurah, senang pada ampunan, maka ampunilah kami, wahai Dzat yang Maha Pemurah. (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Doa Shalat Witir:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّْوْسِ&lt;br /&gt;Maha Suci Engkau penguasa yang memiliki kesucian. (HR Nasai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سُبُّوْحٌ قُدُّْوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ الْمَلائِكَةِ وَالرُّوْحِ&lt;br /&gt;Maha Suci Engkau Dzat yang memiliki kesucian, Tuhannya para Malaikat dan Ruh. (HR Daruquthni)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menjelang Berbuka Sebaiknya Membaca doa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أشْهَدُ أنْ لاَإلَهَ إلاَّ اللهُ أسْتَغْفِرُ اللهُ أسْألُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ&lt;br /&gt;Saya bersaksi tidak ada Tuhan Selain Allah, Saya mohon ampun kepada Allah, Saya mohon Ridha-Mu, &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1219989012_2"&gt;Surga&lt;/span&gt;­Mu dan selamatkanlah saya dari neraka." Mu dan selamatkanlah saya dari neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Doa Buka Puasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَاءُ وَابْتَلَّتْ العُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأجْرُ إنْ شَاءَ اللهُ&lt;br /&gt;Ya Allah, Aku berpuasa hanya untuk-­Mu dan dengan rizki-Mu aku berbuka. Hilanglah rasa haus, tenggorakan menjadi basah, semoga pahala ditetapkan, insya Allah." (HR Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jika Berbuka di Tempat Saudara dianjurkan mengucapkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أفْطَرَ عِنْدَكُمْ الصَّائِمُوْنَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمْ اْلأبْرَارَ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمْ الْمَلاَئْكَةُ&lt;br /&gt;Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang puasa. Orang-orang baik memakan makanan kalian, dan para malaikat mendoakan kalian." (HR Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; KH A Nuril Huda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketua PP Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat...!  &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt; &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-1037214824334021323?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/1037214824334021323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/08/keistimewaan-bulan-ramadhan-dan-doa-doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/1037214824334021323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/1037214824334021323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/08/keistimewaan-bulan-ramadhan-dan-doa-doa.html' title='Keistimewaan Bulan Ramadhan dan Do&apos;a-do&apos;a pilihan'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-1184725666326185773</id><published>2008-08-16T09:47:00.015+07:00</published><updated>2008-11-29T14:13:44.630+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneurship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>"Amanah" Salah Satu Modal Utama Untuk Meraih Sukses</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak sekali faktor untuk meraih sukses, baik untuk meraih sukses di dunia ini atau di akhirat kelak. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;Salah satu faktor untuk meraih sukses tersebut adalah adanya sifat Amanah atau dapat dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini saya tidak akan membahas pentingnya sifat amanah tersebut dalam ruang lingkup yang lebih luas, tetapi akan mengkhususkan pokok bahasan tersebut yang berkenaan dengan dunia entrepreneur atau wirausaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita perhatikan di kehidupan sekitar kita. Banyak orang yang mempunyai keinginan serta kemampuan untuk bisa membuka suatu usaha, tetapi tidak pernah ada cukup modal untuk mewujudkan keinginannya tersebut. Bukannya mereka tidak pernah berusaha untuk meminjam modal kesana kemari, tapi mereka sudah merasa buntu dan putus asa karena upayanya untuk meminjam modal terhalang dengan berbagai kendala. Ada yang harus mempunyai jaminan sertifikat tanah, rumah, kendaraan, surat-surat penting yang lain, dan sebagainya, sedangkan kebanyakan di antara mereka tidak memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kalau kita perhatikan lagi, banyak sekali orang-orang yang mempunyai cukup banyak uang(calon investor) mencari orang-orang yang mempunyai kemauan dan kemampuan untuk berusaha, supaya ia bisa mempercayakan uangnya tersebut untuk dikelola dalam suatu bidang usaha yang kemudian untungnya bisa mereka bagi berdasarkan kesepakatan dalam surat perjanjian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayang sepertinya mereka&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/106.gif" border="0" height="18" width="40" /&gt; tidak pernah ketemu ya...? padahal kan mereka saling mencari dan saling membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya.., itulah hal yang memang teramat disayangkan. Seandainya mereka saling bertemu serta membuat kesepakatan untuk bekerja sama dam suatu usaha, mungkin di Republik Indonesia tercinta ini tidak akan terlalu banyak pengangguran, serta kesejahteraan rakyatnya bisa lebih baik dan merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi salah satu masalah tidak adanya pertemuan dan kesepakatan tersebut tidak lain adalah &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;karena adanya ketakutan-ketakutan dari orang-orang yang mempunyai uang (calon investor) akan ketidak jujuran serta khianatnya orang-orang yang dipercaya untuk menjalankan usahanya. Sudah sering kan kita mendengar kejadian orang-orang yang telah dipercaya oleh orang yang mempunyai uang untuk menjalankan suatu usaha, tetapi bukannya berterimakasih telah dibantu dalam permodalan, malah uang yang didapat dipakai untuk berpoya-poya atau keuntungan yang diperoleh tidak diberikan kepada si pemilik uang/modal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya sifat amanah atau bisa dipercaya tertanam pada diri orang yang menjalankan usaha itu, maka semakin banyaklah orang-orang yang mempunyai modal/investor yang akan mempercayakan uangnya untuk mereka kelola sehingga mereka pun bisa meraih sukses bersama-sama. Tetapi karena terlalu banyak orang-orang yang biasa berkhianat dalam menjalankan usaha, maka seperti realita sekartang inilah yang terjadi, yaitu hilangnya kepercayaan. Padahal masih banyak juga orang-orang yang amanah, tetapi terkadang mereka juga kena imbasnya dan dicurigai sebagai orang-orang yang dikhawatirkan bisa berkhianat/tidak amanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;Mari kita berusaha untuk menjadi orang yang amanah... karena sifat khianat sama sekali tidaklah menguntungkan, yang akibat buruknya bisa terjadi di dunia ini seperti; hilangnya kepercayaan dari orang lain dan sebagainya. Belum lagi jika terlambat untuk meminta maaf serta bertobat, maka pedihnya balasan di akhirat kelak tidak dapat kita bayangkan. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/68.gif" border="0" height="18" width="22" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kejadian terhadap orang-orang yang tidak mempunyai sifat amanah atau pengkhianat telah kita dengar, dan di sini saya akan memberikan contoh nyata yang terjadi dalam kehidupan saya sendiri, yang entah benar akibat dari pengkhianatan tersebut atau memang merupakan "peristiwa kebetulan" yang terjadi berulang-ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah ada beberapa kejadian terhadap beberapa orang yang telah saya beri kepercayaan untuk menjalankan usaha, dll. tetapi mereka melanggar kepercayaan tersebut, dan "sekali lagi" apakah ini memang akibat perbuatan tersebut atau hanya kebetulan semata. Inilah kejadiannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ada orang yang semakin bermasalah dalam usahanya serta banyak hutang kepada pengusaha lain.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Yang rumah kontrakan beserta pakaian-pakaiannya tidak ada yang tersisa karena kebakaran.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ada yang bertabrakan di jalan raya dengan kendaraan roda empat sewaktu ia mengendarai sepeda motor, sehingga sepeda motor hasil pinjaman dari tetangganya rusak berat dan harus diganti, dan ia sendiri dirawat di rumah sakit serta memerlukan waktu berbulan-bulan untuk bisa bangkit dari tempat tidurnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ada lagi kejadian kebakaran; sampai rumah, surat-surat penting dan sebagian barang-barang berharganya habis dilalap api.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Terlepas dari apakah itu merupakan akibat dari perbuatan mereka atau hanya kebetulan, tetapi alangkah baiknya jika hal tersebut kita jadikan sebagai sebuah pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat....!&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt; &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-1184725666326185773?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/1184725666326185773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/08/amanah-salah-satu-modal-utama-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/1184725666326185773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/1184725666326185773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/08/amanah-salah-satu-modal-utama-untuk.html' title='&quot;Amanah&quot; Salah Satu Modal Utama Untuk Meraih Sukses'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-273637787559159255</id><published>2008-08-14T10:20:00.010+07:00</published><updated>2008-11-29T15:48:20.538+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Belajar serta Merasa Malu dengan SpongeBob.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SpongeBob SquarePants&lt;/span&gt;.  &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;Judul film kartun yang sudah tidak asing lagi bukan...??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang kita melihat film kartun tersebut di televisi secara tidak sengaja, misalnya di saat menemani adik atau anak kita yang sedang asyik menontonnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam film kartun tersebut, SpongeBob sebagai pemain kartun utamanya digambarkan sebagai tokoh yang sangat lucu dan seringkali berbuat jail. Tapi sebenarnya kalau kita perhatikan, ada banyak pelajaran berharga yang bisa kita ambil darinya (pintar juga ya.. sang skenario film kartun tsb?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SpongeBob adalah tokoh kartun yang polos, lugu, serta mempunyai sifat yang selalu berprasangka baik sama orang  lain (maksudnya: sama tokoh kartun lain), sekalipun orang lain tersebut selalu berbuat curang dan selalu mengerjainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Squitwort contohnya, ia adalah seorang teman dan tetangganya yang sangat egois. Seringkali untuk kepentingannya sendiri ia berani mengorbankan orang lain termasuk SpongeBob. Habis-habisan SpongeBob ia kerjai dan dengan berbagai macam cara pula, sampai kita sendiri yang menonton sering dibikin gemas dengan ulahnya tersebut. Tapi, apapun perbuatan Squitwort sama SpongeBob ini.., karena keluguan dan kepolosan serta sifat baik sangkanya, SpongeBob tidak pernah merasa ada yang ngerjain atau merasa dicurangi, malah selalu berusaha untuk memberikan pertolongan terbaiknya pada tetangganya tersebut... yaa itulah SpongeBob.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia, SpongeBob...  juga seorang yang senang bergaul dan berteman dengan siapa saja. Kadang jika ada salah seorang temannya meninggalkan dirinya atau sudah tidak mau berteman lagi dengannya, maka ia akan merasa begitu sedih dan benar-benar merasa kehilangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah.. mungkin masih banyak pelajaran yang bisa kita ambil darinya yang tidak bisa dituliskan di sini. Yaa.. pelajaran bagi kita &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;manusia&lt;/span&gt; yang benar-benar berada di kehidupan yang nyata, yang  terkadang saya merasa malu dan juga &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/2.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt; merasa sedih jika memikirkan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita lihat diri kita, lingkungan kita, masyarakat di negara kita, termasuk para pemimpin. Apakah sikap dan kepribadian kita sebagai manusia, selama ini bisa lebih baik dari SpongeBob  yang hanya seorang tokoh kartun? atau... jangan-jangan justru sikap kita jauh lebih buruk darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ataukah mungkin sikap dan kepribadian kita lebih cenderung dekat, atau malahan persis dengan tokoh kartun yang bernama Squitwort. Kita Egois, selalu berburuk sangka, selalu merasa pintar, tidak merasa sedih dengan kehilangan teman, yang terkadang... teman-teman kita dikorbankan demi kepentingan-kepentingan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf..., saya bukan menggurui...! Tetapi hanya ingin memetik serta mengambil pelajaran dari seorang tokoh film kartun kesukaan adik-adik dan anak-anak kita yaitu SpongeBob, terlepas dari kejailan-kejailan serta kekurangan-kekurangannya sebagai tokoh film kartun ciptaan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Semoga bermanfaat...!   &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-273637787559159255?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/273637787559159255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/08/belajar-dan-merasa-malu-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/273637787559159255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/273637787559159255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/08/belajar-dan-merasa-malu-dengan.html' title='Belajar serta Merasa Malu dengan SpongeBob.'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-248310090074180578</id><published>2008-08-07T12:30:00.010+07:00</published><updated>2008-11-29T15:58:31.239+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Belajar Bersabar dan Bersyukur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu ketika saya berada di halaman rumah orang tua saya di wilayah Bandung Timur, di pinggiran jalan yang menghubungkan antara dua kota kecil yang bernama Cicalengka dan Majalaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kejadian yang istimewa saat itu, hanyalah sebuah kenangan dan pengalaman yang cukup membekas di hati jika saya mengingat saat-saat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang lelaki yang berjalan kaki dari sebuah pelosok desa atau kampung untuk menjajakan seikat barang dagangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkilo-kilo meter jarak tempuh yang dilewatinya, dan rupanya belum ada seorang pun yang membeli dagangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan..., bukanlah barang dagangan yang mahal harganya, yang darinya ia bisa memperoleh banyak keuntungan. Tetapi hanyalah kumpulan dari bilahan-bilahan batang bambu untuk pagar rumah penduduk yang ia jual, serta jarang pula orang yang membutuhkannya. Dan tidak ada yang ia cari, kecuali untuk sekedar meraih sedikit untung yang bisa ia bawa pulang untuk menyambung kebutuhan hidupnya beserta keluarganya jika barang dagangannya tersebut laku terjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga bukanlah seorang lelaki yang masih muda serta kekar badannya, tetapi hanyalah seorang lelaki tua. Ya.., hanyalah seorang lelaki tua yang di kehidupan tuanya tersebut nasibnya tidaklah seberuntung orang-orang lain di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah.. dengan anak-anaknya, mungkin nasibnya juga tidaklah jauh berbeda, sehingga belum bisa memberikan kehidupan yang layak bagi orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian tersebut bukanlah sekali, tapi berkali-kali saya atau kita melihat hal dan kejadian yang serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih beruntung keadaan kita jika di bandingkan dengan keadaan mereka. Berjuta-juta orang seperti mereka, bahkan tidak sedikit yang lebih parah lagi keadaannya dari mereka, yang jangankan memikirkan untuk bisa chatting ataupun browsing, untuk makan sekali dalam sehari saja mereka sudah susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sepantasnya bila kita belajar untuk bersyukur... karena kehidupan kita bisa lebih baik daripada kehidupan mereka, walaupun mungkin kita sendiri juga cukup kewalahan menyiasati kehidupan di zaman sekarang yang segala sesuatu serba mahal..., yang dengannya juga kita mesti belajar untuk bersabar....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Semoga bermanfaat...! &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-248310090074180578?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/248310090074180578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/08/belajar-bersabar-dan-bersyukur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/248310090074180578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/248310090074180578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/08/belajar-bersabar-dan-bersyukur.html' title='Belajar Bersabar dan Bersyukur'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-4445776773033000124</id><published>2008-08-02T12:52:00.006+07:00</published><updated>2008-11-29T15:44:39.893+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneurship'/><title type='text'>Berwiraswasta. Kenapa Gengsi?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="width: 18px; height: 18px;" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pernah di suatu saat, saya mencoba melamar ke sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang jasa. Saya sebenarnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hanya beberapa kali saja untuk mencoba melamar kerja pada beberapa perusahaan, karena hati ini tidak begitu tertarik untuk bekerja di perusahaan milik orang lain. Bukan karena gengsi, tapi karena keterikatan dengan peraturan perusahaan, seperti jam kerja dan lain-lain yang membuat saya mempunyai pikiran dan perasaan seperti itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Memang semestinya saat itu saya gembira, karena dari test lapangan yang saya lakukan, saya termasuk di antara salah satu orang yang lulus test, dan saya pun secara resmi diterima bekerja di sana, serta tinggal mengikuti training yang akan dilaksanakan di hari berikutnya. Tapi..., begitu pulang setelah lulus dari test tersebut, sambil naik angkutan kota saya langsung mengucapkan “selamat tinggal” kepada perusahaan dan karyawan yang telah men “test” saya, walaupun hanya dalam hati. Dan uang saku yang ditawarkan untuk ongkos transport pun tidak saya ambil karena sudah ada niatan untuk mengucap “selamat tinggal” tersebut, walaupun ada rasa haru karena harus berpisah dengan para karyawan tadi, walaupun sebenarnya kami belum lama saling mengenal. &lt;/span&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/2.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Menjadi pekerja&lt;/span&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; adalah hal yang sangat mulia jika... niat, cara, serta tujuan dari pekerjaan tersebut juga mulia. Saya pun tidak meremehkan seorang pekerja, tidak menganggap seorang pekerja lebih rendah dari seorang pengusaha/seorang yang berwiraswasta, apalagi istri saya pun seorang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.bidanku.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pekerja kesehatan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang bekerja di instansi miliknya pemerintah, dan saya pun ikut menikmati hasil kerjanya tersebut. Tapi untuk saya sendiri, mungkin jalan hidup saya tidak atau mungkin belum saatnya menjadi “pekerja” itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tapi yang namanya manusia, tentu banyak yang sependapat dan banyak juga yang sebaliknya. Termasuk ada salah seorang pelamar kerja waktu itu.. yang melecehkan seseorang yang berwiraswasta. Ia bilang “ Se-enak-enaknya seseorang yang hidup berwiraswasta, tetep saja pandangan masyarakat kebanyakan menganggapnya rendah jika dibandingkan dengan seorang pekerja, saya gengsi... apalagi masyarakat bilang, aahh...wiraswasta. Jadi menurut saya mendingan jadi seorang pekerja”, katanya. Saya tidak heran, karena memang di zaman sekarang masih saja banyak orang menganggap rendah seseorang hanya karena embel-embel “wiraswasta”nya itu. Tapi memang itulah relita kehidupan bagi sebagian masyarakat kita di negara Republik Indonesia tercinta ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jika saja sang pelamar kerja yang tadi disebut di atas mengetahui tentang apa yang akan saya utarakan berikut, mungkin akan &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/9.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;malu sendiri akibat dari ucapannya tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kenapa..? Karena disaat ia melamar kerja pada perusahaan milik swasta tersebut, sebenarnya ia sedang melamar pada perusahaan miliknya seseorang yang ber”wiraswasta”. Iya..kan..? Para perintis, pendiri, dan pemilik perusahaan, pada umumnya adalah orang-orang yang berwirausaha, baik itu perusahaan kecil maupun besar, dan mereka adalah orang-orang yang berhasil dalam usahanya, yang di saat-saat tertentu membuka lowongan kerja bagi orang lain untuk dijadikan sebagai tenaga kerja di perusahaannya. Terkecuali jika perusahaan itu didirikan oleh negara atau pemerintah mungkin akan lain ceritanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jadi untuk seseorang yang berwiraswasta..., jangan malu dengan identitas Anda. Mungkin sekarang Anda punya usaha dan Anda sendiri sebagai tenaga kerjanya. Tapi jika usaha Anda semakin berkembang dan berhasil, bukan sesuatu yang mustahil jika Anda mempunyai sebuah atau beberapa tempat usaha/perusahaan...&lt;/span&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/69.gif" border="0" height="18" width="26" /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; dimana belum tentu Anda sendiri yang bekerja untuknya, tapi Anda hanya mengelola atau cukup menjadi investor baginya. Dan... Anda pun akan membutuhkan orang lain untuk menjadi tenaga kerja di perusahaan anda, yaitu seorang atau beberapa orang “ PEKERJA “&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/3.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Semoga bermanfaat...!&lt;/span&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-4445776773033000124?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/4445776773033000124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/08/berwiraswasta-kenapa-gengsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/4445776773033000124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/4445776773033000124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/08/berwiraswasta-kenapa-gengsi.html' title='Berwiraswasta. Kenapa Gengsi?'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-6710655900810829475</id><published>2008-07-31T10:34:00.026+07:00</published><updated>2009-02-21T15:55:39.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneurship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Mencari Penghasilan Lewat Internet</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;Di sebuah forum tanya jawab seringkali ada orang yang bertanya tentang mencari penghasilan di internet. Ada pelajar, mahasiswa, seorang yang baru lulus menyelesaikan sekolah atau kuliah, orang yang belum dapat kerja, bahkan tidak sedikit orang yang sudah bekerja pun menanyakan hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seperti inilah pertanyaan yang sempat saya peroleh dan saya jawab di sebuah forum T &amp;amp; J tersebut:&lt;/span&gt;&lt;a&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Apa benar penawaran" yg ada di Internet seperti&lt;br /&gt;http://www.titiktitik.com&lt;br /&gt;http://www.zxzxzx.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong bantuannya, saya lg membutuhkan duit secepatnya. Soalnya dua contoh yg saya sebutkan diatas harus mengeluarkan modal sebesar 200rb. Takutnya tidak benar kan malah rugi. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Tmn2 mt saran dan pendapat donk. Saya cowok masih pelajar SMA kira-kira pekerjaan atau bisnis apa yang bisa cocok buat saya untuk nambah uang saku? Sy mau mencoba bisnis internet. thx be4... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Gimana sich caranya cari duit di internet? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ada yang sudah gabung di salah satu internet marketing forum nggak? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="content"&gt;Aku rencananya ingin menggeluti internet marketing, untuk forum yang bagus dimana ya?? please, Thanks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Bisnis apa ya..... di internet yg sekarang lg laku keras??? mkasih. "&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;" tolong dong dong penjelasannya, Apakah yang dimaksud membangun bisnis via internet ??? yang katanya bisa menghsilkan uang sampai puluhun juta rupiah bahkan sampai ratusan juta? kalau memang ada tolong diberitahu dong cara-cara memulainya mulai dari awal sampai tahap yang akhir?? tolong ya.... :thanks for all "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Aku taunya tentang affiliate lewat makalah-makalah yang ada di internet. Akupun tertarik. Jadi disini selain keinginan belajar juga aku mau tau juga positif negatifnya apakah ada? Thanks ya atas jawabannya..., "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya... itu hanya sebagian pertanyaan yang saya peroleh. Saya yakin pertanyaan-pertanyaan seperti itu sangat banyak dan bukan hanya di satu forum, tetapi di berbagai banyak forum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/22.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;a&gt;&lt;code&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" border="0" height="18" width="20" /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa kesan dan pesan yang bisa kita tangkap dari pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ada orang yang belum mengetahui, tetapi mungkin sering melihat, membaca atau mendengar tentang bisnis di internet, dan ingin mengetahui kebenaran bisnis di internet.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ada orang yang belum mengetahui atau mungkin juga sudah mengetahui, tetapi tidak yakin benar atau tidaknya bisnis di internet, takut terkena penipuan, dsb.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ada orang yang sedikit mengenal dan mengetahui bisnis di internet, tapi masih kebingungan mengenai tata cara dan langkah-langkah apa yang harus diambil untuk memulai berbisnis di internet.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ada yang sudah mengetahui, tetapi masih bingung mengenai bisnis apa yang prospeknya sangat bagus di internet.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;Menurut pendapat saya....,  memang merupakan hal yang wajar dan manusiawi orang-orang bertanya-tanya tentang sesuatu yang mereka belum mengenal atau mengetahuinya. Saya juga sebelumnya ya.. seperti itulah... tidak mengetahui dan juga ragu-ragu mengenai apa itu bisnis di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;alangkah baiknya jika kepenasaran mereka atau keinginan mereka untuk mengetahui dan mengenal lebih jauh tentang bisnis di internet, mereka cari tahu jawabannya sampai mereka menemukannya dan mengenalnya sehingga benar-benar mengetahuinya dan bahkan mempraktekkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini saya akan berbagi sedikit pengenalan tentang bisnis internet atau bisnis online, sebagai langkah awal bagi mereka yang ingin mengetahui lebih jauh tentang bisnis tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://rumahcahaya.com/mengenal-bisnis-online/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Baca Selengkapnya...&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-6710655900810829475?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/6710655900810829475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/mencari-penghasilan-lewat-internet.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/6710655900810829475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/6710655900810829475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/mencari-penghasilan-lewat-internet.html' title='Mencari Penghasilan Lewat Internet'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-3846780390138182332</id><published>2008-07-29T20:56:00.020+07:00</published><updated>2008-11-29T15:47:15.103+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneurship'/><title type='text'>Antara Pekerja dan Pengusaha</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" border="0" height="18" width="20" /&gt;Pekerja dan pengusaha, entah apa arti sebenarnya, tapi demikianlah umumnya orang-orang biasa memanggil mereka, yaitu panggilan atau sebutan bagi orang-orang yang mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik kebutuhan hidup untuk dirinya, keluarganya, ataupun orang lain dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun secara khusus lagi, &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;pekerja biasa dikategorikan: orang yang bekerja di dalam suatu instansi baik itu instansi milik pemerintah maupun instansi milik swasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan istilah pengusaha, yang secara khusus biasa dikategorikan sebagai sebutan kepada orang-orang yang bekerja secara mandiri, baik untuk usaha jasa maupun usaha perdagangan, dsb. Dan untuk pengusaha ini ada sebutan lain lagi yang umum juga diberikan, yaitu wiraswastawan, entrepreneur, ataupun wira-usahawan.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang...bisa jadi ia adalah seorang pekerja, atau bisa jadi ia seorang pengusaha, atau bisa juga kedua-duanya, pekerja ya..., pengusaha juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih perbedaan yang mendasar di antara keduanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin pendapat saya ini ada yang setuju atau mungkin ada juga yang tidak setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berpendapat, perbedaan di antara keduanya adalah terletak pada pola pikir mereka, antara pola pikir pekerja dan pola pikir pengusaha keduanya jauh berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih belum jelas ya...? &lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Baiklah, untuk memperjelas hal tersebut, saya akan memberikan contoh dengan sebuah cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini bagi sebagian orang (terutama wiraswastawan) adalah sebuah cerita yang telah demikian terkenal, sehingga bisa memotivasi seseorang untuk mengambil langkah tertentu dalam mencapai sebuah kesuksesan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah ceritanya: &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah kaki gunung, terdapatlah sebuah desa yang subur makmur dan begitu banyak penduduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari anak kecil hingga yang sudah dewasa, bahkan sampai kakek-kakek dan nenek-nenek pun tidak ada yang menampakan kesedihan maupun kesusahan di raut wajahnya, tapi selalu menampakkan keceriaan dan &lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;kegembiraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil panen dari kebun ataupun sawah selalu berlimpah, dan penghasilan yang mereka dapatkan dari penjualan hasil panen tersebut juga selalu menggembirakan mereka, karena mereka telah mengetahui cara-cara dan saat-saat yang tepat untuk bercocok tanam dan mengetahui juga kapan harga jual yang tepat untuk hasil panen mereka agar memperoleh untung yang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya, " gemah ripah loh jinawi toto tentram kertoraharjo " ..Eh...bener tidak ya...saya menulis istilah tersebut?, sok tahu sih ya...he...he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu saat, Allah pun menguji mereka dengan ujian yang sebaliknya yaitu kekeringan..., kekeringan akibat terjadinya kemarau panjang.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/2.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/2.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya peristiwa tersebut, sebagai seorang pemimpin yang baik dan bertanggung jawab terhadap warganya, Pak Kades pun segera mengambil tindakan. Beliau mengambil inisiatif untuk mengumpulkan air dari sebuah sumber air yang berada di atas gunung ke sebuah tangki air di samping kantor desanya untuk dijual kepada warga desa yang membutuhkannya, dan hasil dari penjualan tersebut beliau berikan lagi sebagai upah kepada orang-orang yang bekerja untuk memindahkan air dengan cara dipikul dan dari atas gunung ke desanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tiap-tiap pikul air, upah yang diberikan cukup lumayan, dan hal itu tentu saja memberikan sebuah peluang kerja dan penghasilan kepada sebagian penduduk, terutama bagi para pemuda yang cukup mempunyai tenaga untuk pekerjaan tersebut. Dan bagi warga desa yang lain, mengeluarkan uang untuk membeli tiap-tiap jerigen air bukanlah hal yang berat pula, karena simpanan mereka dari hasil panen selama ini bisa mereka gunakan untuk keperluan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berbondong-bondonglah sebagian orang untuk pergi ke gunung dan mengambil air di sana untuk di bawa ke penampungan air di desa mereka, lumayan... dalam sehari ada yang sampai 5 sampai 6 kali pulang pergi membawa pikulan air, dan upahnya lebih dari cukup untuk biaya hidup mereka sehari-hari di sana. Dan tak terkecuali Asep, seorang pemuda yang berperawakan besar dan kekar pula..., dalam sehari pikulan air yang ia peroleh bisa melebihi teman-temannya yang lain.., ia bisa sampai 8 pikulan dalam sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan seorang teman Asep yang bernama Ujang. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" border="0" height="18" width="20" /&gt;Ia punya pemikiran yang berbeda dengan kebanyakan penduduk, termasuk dengan Asep teman dekatnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika yang lain sudah banyak mengumpulkan upah.., Ujang tidak demikian, ia belum dapat apa-apa. Di saat yang lain memenuhi pikulan mereka dengan jerigen-jerigern air, Ujang malah sibuk berdiam diri dan berpikir di sepanjang jalan antara desanya dan gunung.. malahan banyak sekali yang menertawakannya, termasuk Asep temannya pun bertanya-tanya tentang kelakuan "aneh" si Ujang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat yang lain membelanjakan hasil kerjanya memikul air dengan membeli pakaian-pakaian bagus di kota, dan di saat yang lain pergi mencari hiburan di malam hari, Ujang malah sibuk mengumpulkan dan memasang pipa-pipa air..satu demi satu pipa tersebut ia pasang.. dari mulai sumber air di gunung terus dan terus...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/69.gif" border="0" height="18" width="26" /&gt;Hingga pada suatu hari sampailah sambungan pipa tersebut ke desanya, dan mulailah ia mengalirkan air tersebut dari gunung...dan air pun tibalah di depan rumahnya. &lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ia pun tersenyum... ia tidak harus repot dan berat memikul air dari atas gunung yang jaraknya berkilo-kilo meter ke desanya, ia hanya berpikir tentang bagaimana cara memindahkan air dari gunung ke desanya, dan kerja keras yang ia keluarkan hanyalah pada saat memasang dan menyambung pipa air yang jauhnya berkilo-kilo meter.. dengan mengorbankan sebagian hasil tabungannya untuk keperluan membeli pipa-pia air tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Akhirnya.., selain ia dan keluarganya dapat dengan mudah menikmati air hasil dari jerih payahnya, ia pun menikmati hasil lain...yaitu dengan menjual air tersebut ke penampungan air desa, serta penghasilan yang ia dapatkan tentu jauh lebih besar dibandingkan dengan warga lain yang memindahkan air dari gunung dengan cara dipikul tiap hari, termasuk dengan temannya, yaitu Asep. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/64.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/5.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya warga desa lain yang sebelumnya menertawakan dan bertanya-tanya akan tindakan "aneh"nya, sekarang mulai termanggut-manggut, dan sekarang mulang geleng-geleng kepala pertanda kagum, dan mereka memuji akan semua tindakan yang Asep lakukan. Dan mereka pun berkata " Oohh.. ternyata si Ujang ini benar-benar cerdas, ternyata hasil dan kesenangan yang ia peroleh sekarang jauh melebihi kita, padahal ia tidak cape-cape memikul air tiap hari dari atas gunung seperti kita ini...enak bener dia.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja Ujang pun hanya tersenyum&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; serta tidak lupa bersyukur atas anugerah yang telah Allah berikan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tamat -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Ini hanyalah sebuah cerita. Bilamana ada nama orang atau peristiwa yang persis di dalamnya, maka hal itu adalah hanya kebetulan belaka, dan tidak ada unsur)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Panjang ya...ceritanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dari cerita tersebut bisa dikatakan... Sebagian warga desa termasuk Asep teman Ujang adalah merupakan tipe "pekerja" sedangkan Ujang sendiri adalah tipe "pengusaha".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pengusaha yang tidak langsung berhasil dalam usahanya, tapi jatuh bangun dalam usaha adalah sudah menjadi bagian dari hidupnya, yang mau tidak mau ia harus menikmati keadaan tersebut kalau ia mau berhasil, dan tentu berbeda dengan para pekerja yang bisa langsung memetik hasil dari pekerjaannya. Tapi di kemudian hari, si pengusahalah yang biasanya memperoleh keberhasilan yang benar-benar lebih dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mau yang mana..? pekerja, pengusaha/wiraswasta..? atau kedua-duanya..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat...! &lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-3846780390138182332?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/3846780390138182332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/antara-pekerja-dan-pengusaha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/3846780390138182332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/3846780390138182332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/antara-pekerja-dan-pengusaha.html' title='Antara Pekerja dan Pengusaha'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-2242296479289613537</id><published>2008-07-26T10:59:00.028+07:00</published><updated>2009-02-07T10:47:34.689+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Mengatasi Masalah koneksi Pada Telkomsel Flash Unlimited</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" border="0" height="18" width="20" /&gt;Kenapa ya Telkomsel Flash &lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/akses-intenet-unlimited-termurah.html"&gt;unlimited&lt;/a&gt; saya bermasalah? Padahal pada saat koneksi/dial lancar-lancar saja, tapi pas buka halaman URL atau situs, cuma terbuka sebentar, malah sering tidak terbuka sama sekali. Lalu bagaimana cara mengatasinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin itulah yang sering menjadi persoalan serta pertanyaan bagi para pengguna internet yang menggunakan jasa dan layanan Telkomsel Flash &lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/akses-intenet-unlimited-termurah.html"&gt;Unlimited&lt;/a&gt; sebagai media untuk mengaksesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa pertanyaan itu sering diajukan, baik ke forum-forum yang membahas masalah akses internet atau langsung ditanyakan kepada Costumer Service dari penyedia layanan tersebut (Telkomsel) ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;Sebabnya adalah karena memang masalah koneksi tersebut sering dialami para pengguna layanan internet dari Telkomsel Flash Unlimited termasuk saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi cara mengatasinya bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Nah.. sebelum saya tuliskan bagaimana cara mengatasinya, maka saya akan cerita terlebih dahulu mengenai pengalaman saya dan &lt;a style="color: rgb(255, 255, 0);" href="http://www.bidanku.blogspot.com/"&gt;isteri&lt;/a&gt; menggunakan Telkomsel Flash Unlimited.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 11 Juni 2008, Telkomsel Flash kami mulai aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada tanggal 16 bulan Juli 2008, koneksinya " selalu lancar " tidak pernah ada gangguan, walaupun saya hanya bisa mengakses dengan kecepatan GPRS, karena di daerah tempat saya tinggal belum masuk 3G (UMTS) atau 3,5G (HSDPA) dan dengan sinyal yang tidak terlalu bagus pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok harinya tanggal 17 Juli 2008 pagi hari setelah Shubuh sampai beberapa jam kemudian, masalah pun mulai timbul. Kami tidak bisa dial/koneksi internet dari PC, maupun note book/laptop yang biasa kami gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saat itu saya ada keperluan ke pusat kota, maka di tengah perjalanan di sebuah daerah yang sudah sangat jauh dari tempat tinggal kami, saya mencoba mengaksesnya lewat handphone, tetapi masalah tetap saja sama seperti sebelumnya, padahal biasanya handphone tersebut juga kadang dijadikan untuk mengaksesnya dan handphone tersebut juga digunakan sebagai modem untuk koneksi internet dari PC atau note book.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera saya hubungi operator di nomor telepon bebas pulsanya 111. Dan setelah terhubung dengan layanan pelanggan/Customer Service (CS), saya adukan keluhan tersebut, dan ia bilang kira-kira seperti ini " APN yang Bapak pakai selama ini adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;internet&lt;/span&gt;, sekarang coba Bapak ganti APN-nya dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;telkomsel&lt;/span&gt;, karena telkomsel Flash Unlimited selain dengan internet, APN-nya juga bisa menggunakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;telkomsel " &lt;/span&gt;katanya.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;Setelah tiba di tempat tujuan, maka saya ubah APN &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;internet&lt;/span&gt; tadi dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;telkomsel&lt;/span&gt;, lalu saya coba akses internet dari handphone.. dan benar saja, ternyata akses internet bisa berhasil &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/69.gif" border="0" height="18" width="26" /&gt;dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sepulangnya ke rumah, saya dan &lt;a style="color: rgb(255, 255, 0);" href="http://www.bidanku.blogspot.com/"&gt;isteri&lt;/a&gt; coba di komputer maupun di note book... baik dial/koneksi, ataupun membuka URL atau halaman situs dapat berjalan dengan baik pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi besok harinya, masalah baru muncul lagi.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/18.gif" border="0" height="18" width="34" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koneksi/dial, baik itu dilakukan dari PC, note book atau  handphone selalu berhasil/sukses. Tapi untuk membuka URL atau halaman situs hanya bisa sebentar, malah sering tidak bisa dibuka sama sekali. Atau kadang hanya bisa membuka sebagian halaman URL, tidak bisa membuka alamat-alamat atau halaman-halaman URL yang lainnya. Malah yang lebih aneh lagi adalah, ada sebuah alamat URL/situs yang biasanya sangat lambat untuk dibuka, pada saat itu bisa dibuka dengan cepat, dan halaman URL yang biasanya cepat terbuka, malahan tidak terbuka sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya telepon lagi ke CS telkomsel, katanya " Coba saja Bapak kembalikan lagi APN-nya ke&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; internet&lt;/span&gt; lagi " Saya bilang " telah saya coba bolak-balik mengganti, tapi masalah tetap sama " dan akhirnya ia katakan " masalah yang pertama kemarin adalah kerena begitu banyaknya pelanggan baru, sehingga beban quota bandwitch terlalu besar, tapi sudah kami atasi dengan menambahnya " katanya. " Dan untuk keluhan masalah yang Bapak hadapi sekarang, teknisi kami akan mengecek dan memperbaikinya, Bapak tunggu saja sampai 4 hari kerja, dan jika masalah tetap sama, maka silakan Bapak hubungi kami lagi" tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bisa dibayangkan, bagaimana jengkelnya kami saat itu.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/17.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt; Padahal kami baru saja menikmati akses yang tidak terlalu mahal serta unlimited, dan kami pun mempunyai pekerjaan baru di internet, yaitu mulai belajar menjadi internet marketer, dimana recehan-recehan kecil dari adsense pun mulai kami kumpulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah 4 hari kerja lewat pun masalah tetap ada, tapi saya tidak menelponnya lagi karena mungkin percuma saja,&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/18.gif" border="0" height="18" width="34" /&gt; kecuali jika fasilitas layanannya memang benar-benar ditambah. Atau kalau bisa, beban pada BTS  untuk keperluan internet dan untuk keperluan telepon/sms dipisah, supaya beban pemakaian tidak saling berebut (pandangan saya sebagai orang awam atas masalah tersebut, entah benar atau tidak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula saya tidak menelpon lagi, karena setelah saya mempelajari tentang alamat IP Address di forum-forum, saya pun sementara bisa mengatasi masalah pada akses internet tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya adalah sebagai berikut:&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya mengetahui dari forum-forum, bahwa untuk Telkomsel Flash IP Adrress yang dipergunakan adalah IP Address dinamik, artinya jika kita mencoba memutuskan koneksi dari koneksi sebelumnya, lalu mendial/mengkoneksikan lagi ke internet, maka IP Addressnya akan berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah saya pantau dari pelacak IP Address, ternyata memang benar IP Address berubah-ubah tiap mengulangi dial/koneksi. Tapi... setelah saya perhatikan, itu terjadi hanya jika APN-nya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;internet&lt;/span&gt;, sedangkan jika APN yang digunakan adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;telkomsel, &lt;/span&gt;maka IP addess perubahannya sangat jarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya pun berfikir, &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" border="0" height="18" width="20" /&gt;kalau tenyata Telkomsel Flash saya bermasalah dengan APN &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;internet&lt;/span&gt;, maka saya akan mencoba memutuskan dial/koneksi tersebut, dan akan coba dial/koneksikan lagi dengan menggunakan APN &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;telkomsel&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;internet &lt;/span&gt;lagi. Tapi bila masalah masih sama, berarti yang APN &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;telkomsel&lt;/span&gt; yang harus ditinggalkan dulu karena IP Addressnya jarang berubah, dan harus mengulang-ulang menggunakan APN &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;internet&lt;/span&gt; karena IP Addressnya selalu berubah-ubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari buah fikiran tersebut, akhirnya jika masalah datang, saya mencoba cara di atas dan akhirnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;selalu berhasil&lt;/span&gt;. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/69.gif" border="0" height="18" width="26" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila di atas saya mengatakan pernah membolak-balik APN dan tidak berhasil, itu mungkin karena saya tidak terus mencobanya, padahal kalau terus mencoba, saya bisa berhasil.. Tidak lama kok... kadang begitu disconnect dan di connect/dial lagi masalah hilang. Dan jika masih ada, di coba cara tersebut 2 kali hingga lebih, dan biasanya menurut pengalaman saya selalu berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang berlangganan Telkomsel Flash juga, apakah punya masalah seperti saya dan teman-teman kita yang lain atau lancar-lancar saja...? Apakah cara ini sudah berhasil bagi yang punya masalah serupa? Atau jika belum mencoba, silakan coba cara tersebut di atas...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat...! &lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: tulisan di atas belum tentu 100 % kebenarannya, karena itu hanya dari pengalaman saya sebagai pengguna. Sedangkan masalah teknis adalah bukan keahlian saya.. dan tulisan di atas bisa jadi banyak juga kekeliruannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(ikut saya ke &lt;a href="http://rumahcahaya.com/"&gt;Rumah Cahaya&lt;/a&gt; yuuk...!!!)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-2242296479289613537?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/2242296479289613537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/mengatasi-masalah-koneksi-pada.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/2242296479289613537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/2242296479289613537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/mengatasi-masalah-koneksi-pada.html' title='Mengatasi Masalah koneksi Pada Telkomsel Flash Unlimited'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-4137678739860814768</id><published>2008-07-23T16:04:00.017+07:00</published><updated>2008-11-29T15:53:05.137+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Perjalanan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak terasa, waktu berlalu detik demi detik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru kemarin hari Jum'at..., dan sekarang sudah mau hari Jum'at lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru kemarin berlebaran.. dan sekarang tinggal menunggu beberapa minggu lagi menjelang bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yaa Allaah..., ingin rasanya menangis sejadi-jadinya.. jika hamba ingat akan perjalanan hidup hamba ini..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa banyak waktu yang telah disia-siakan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa banyak juga nikmat yang telah diberi, dan jarang sekali untuk disyukuri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika orang lain bisa berbakti kepada-Mu dengan ilmu, harta, tenaga, serta dengan segenap kemampuannya.., tapi hamba..? apa yang telah hamba persembahkan untuk-Mu...? tidak ada.. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal hamba mengetahui bahwa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;" wa maa khalaqtul jinna wal insa illaa liya'buduun.. " &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.  "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;" afahasibtum annamaa khalaqnaakum abatsaa wa annakum ilainaa laa turja'uun "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakanamu secara  main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hamba juga mengetahui,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;" Khairunnaas anfauhum linnaas "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sebaik-baik manusia adalah yang bisa menjadi manfaat bagi manusia lainnya "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Tapi apa yang telah hamba lakukan sehingga hamba bisa menjadi manfaat hamba bagi manusia lain...? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Apa yang telah hamba lakukan sehingga hamba bisa menjadi manfaat bagi makhluk-Mu yang lain..? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Rasanya tidak pernah ada sedikit pun hamba melakukan sesuatu yang bisa brmanfaat bagi manusia dan bagi makhluk-makhluk Engkau yang lain... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Jangankan untuk yang lain.., untuk mengurusi diri sendiri saja hamba tidak bisa.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Memang, yang mampu memberi kemampuan hamba untuk itu hanyalah Engkau semata..,&lt;br /&gt;tapi hamba pun punya kewajiban untuk berikhtiar..., dan apa ikhtiar hamba..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Yaa Allaah.. di sisa hidup hamba yang tidak pernah tahu berapa lama lagi hidup ini akan berakhir.., hamba mohon kepada-Mu.. berilah hamba-Mu yang lemah ini kemampuan dan kekuatan untuk bisa bertaubat kepada-Mu, berbakti dan mengabdi kepada-Mu, dengan pengabdian yang sebenar-benarnya. Dan berikan pula hamba kemampuan untuk memberikan manfaat sebanyak-banyaknya kepada sesama manusia serta kepada makhluk-makhluk-Mu yang lain..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Berikan hamba kemampuan untuk selalu istiqamah berjalan di atas jalan Ridha-Mu, yaitu jalannya para Nabi, para Shiddiqin, para Syuhada, dan para Shalihin.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan hamba juga mohon, jika saat kematian hamba telah tiba..., maka matikan hamba dalam khusnul khatimah, matikan hamba dalam keadaan bersih dari dosa seperti di saat kelahiran hamba... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Begitu pula untuk mereka orang-orang yang hamba cintai, yaitu ibu bapak, orang tua hamba lainnya, anak-anak dan isteri hamba, saudara-saudara, guru-guru, serta untuk seluruh yang hamba cintai.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sehingga di saat kematian tiba, Rahmat dari-Mu yang kami harap bisa kami dapatkan.., dan kenikmatan terbesar bisa kami rasakan.., yaitu kenikmatan memandang Wajah-Mu.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aamiin... yaa.. Rabbal 'aalamiin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mohon do'a juga dari para pengunjung blog saya yang sangat sederhana dan alakadarnya ini.. dan hamba ucapkan terima kasih atas do'anya..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Jazakumullahu khairan katsiraa'.."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-4137678739860814768?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/4137678739860814768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/perjalanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/4137678739860814768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/4137678739860814768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/perjalanan.html' title='Perjalanan'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-2381844833419370070</id><published>2008-07-22T12:15:00.010+07:00</published><updated>2008-11-29T15:55:22.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Ada Apa dengan Blogger?</title><content type='html'>&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;Salah satu strategi dari "sebagian" para pemilik blog (blogger)  atau pun pemilik situs (webmaster) adalah dengan &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/106.gif" border="0" height="18" width="40" /&gt;berkunjung ke situsnya orang lain, dan lebih dikenal dengan istilah blog walking.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/18.gif" border="0" height="18" width="34" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan mereka, selain menambah kenalan, serta persahabatan dengan para blogger atau webmaster, mereka juga berharap dengan kunjungannya tersebut, pemilik blog atau situs yang telah dikunjunginya, berbalik berkunjung ke blog atau situsnya. Dengan begitu mereka pun berharap, blog atau situsnya tersebut lebih dikenal dan bisa menaikkan page rank dari blog atau situs mereka tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otomatis, dengan banyaknya kunjungan yang saling menguntungkan ini, posisi blog atau situs mereka di "mata" Search Engine pun lebih bersahabat (SEO Friendly). Dan bagi para internet marketer biasanya lebih menguntungkan lagi, karena produk, jasa, atau iklan di blog atau situsnya bisa lebih berpenghasilan.&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/64.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/5.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/69.gif" border="0" height="18" width="26" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beragam cara yang bisa dilakukan para blogger atau pemilik situs tersebut sewaktu mengundang para tamunya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" tukeran link yuuk..? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" saling bertukar link yuuk..? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" saling berkunjung blog yuuk..! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" mampir ke rumah maya saya ya...?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sekali-kali berkunjung dong ke blog saya dan tolong kasih komentar di postingan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" link doong alamat blog/web saya..! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mungkin kata-kata yang bisa atau biasa mereka gunakan untuk mengundang calon tamunya. Ada yang berhasil dikunjungi balik, ada juga yang tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan yang balik berkunjung biasanya berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Salam kenal..terimakasih telah mengunjungi blog saya, kita saling share ya..? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" terimakasih..telah singgah ke blog saya.., ini kunjungan balik dari saya.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" border="0" height="18" width="20" /&gt;Entahlah... apakah itu hanya strategi para blogger atau webmaster pemula, atau mungkin sebagian blogger atau webmaster yang sudah cukup terkenal pun melakukan hal yang sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang suka dengan cara-cara tersebut, tetapi ada pula yang tidak suka, malah mencemooh para pelaku tersebut, dengan alasan ia pernah "sakit hati" karena tidak pernah ada kunjungan balik dari pemilik blog atau situs yang dikunjunginya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa.. itulah relita kehidupan, ada yang suka dan tidak suka.&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/14.gif" border="0" height="18" width="34" /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/17.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau saya sendiri berpendapat, " selama itu masuk dalam kategori AMBAK "Apa Manfaatnya Bagiku" dan selama memang.. lebih banyak memberikan manfaat..daripada madharatnya, yaa.. tentu boleh.. dan sah-sah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan lupa untuk selalu meng-update postingan atau artikel-artikel blog atau situs kita, supaya blog atau situs kita bisa lebih banyak mendatangkan pengunjung dan lebih bersahabat dengan sang robot search engine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa juga strategi-strategi lainnya yang telah kita dapat dari guru-guru kita di dunia internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda..? Setuju atau tidak dengan pendapat saya..? &lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-2381844833419370070?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/2381844833419370070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/ada-apa-dengan-blogger.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/2381844833419370070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/2381844833419370070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/ada-apa-dengan-blogger.html' title='Ada Apa dengan Blogger?'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-7894573489658917505</id><published>2008-07-20T15:01:00.022+07:00</published><updated>2009-04-16T15:16:50.666+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Akses Internet Unlimited Termurah?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hmm.... ketertarikan dengan dunia &lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/mencari-penghasilan-lewat-internet.html"&gt;internet marketing&lt;/a&gt; telah membuat saya berfikir untuk bisa mengakses internet sebebas mungkin dan semurah mungkin.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses internet dari warnet pernah dicoba, tapi selain kurang nyaman untuk mengurusi pekerjaan online.., juga seakan dikejar-kejar oleh waktu dan biaya untuk akses yang harus dikeluarkan.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" border="0" height="18" width="20" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya keputusan pun diambil.. "harus bisa akses internet unlimited dari rumah".&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/22.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai macam provider dan kartu telah dicoba. Dari &lt;a href="http://cepinugraha.blogspot.com/2008/09/free-download-for-cell-phones.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GSM&lt;/span&gt; hingga &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CDMA&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, t.erus menerus bergantian... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/106.gif" border="0" height="18" width="40" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap ada info termurah pun diburu, sampai-sampai akses internet gratis pun didapat dan benar-benar dinikmati, walaupun akhirnya ditinggalkan, karena walaupun gratis kita akses internet dari luar negeri, tapi sinyalnya dapat nebeng ilegal dari operator selular yang belum tentu rela sebagian bandwitchnya "dibajak"....apalagi paling dipake buat hiburan doang, karena untuk dipake mencari nafkah takut tidak berkah....&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/68.gif" border="0" height="18" width="22" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah banyak pengorbanan... modem external khusus, hp GSM, hp CDMA...belum lagi mencari-cari kabel data juga bagi hp-hp yang tidak ada kabel data bawaannya..&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/2.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-family:Arial;font-size:9;"  &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="sad" style="'width:13.5pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABI&amp;amp;UM~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="file:///E:\blog\buat-kamu2-yang-pengen-postingan-nya_files\2.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya.. akses internet yang cukup murah dan unlimited pun di dapat..yaitu dari Telkomsel Flash unlimited paket basic dengan menggunakan kartu hallo sebagai chip-nya, dengan biaya Rp. 125.000,-/bulan + PPN 10%, dan bebas berlangganan.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/69.gif" border="0" height="18" width="26" /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/69.gif" border="0" height="18" width="26" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya... sebenarnya masih ada informasi-informasi yang lebih murah lagi semacam dari First Media yang mengeluarkan paket murah akses internetnya dengan nama Fastnet, yang katanya cukup Rp. 100.000-an/bulan sudah termasuk PPN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi cape juga ya... ??&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/18.gif" border="0" height="18" width="34" /&gt;Apalagi Fastnet harus memakai jaringan TV kabel yang belum masuk ke tempat kediaman kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aahh... untuk sementara, pakai Telkomsel Flash saja.. asalkan pelayanannya tetap memuaskan seperti selama ini. dan kalau bisa harganya pun turun lagi...???? kayaknya tetap setia dech..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener setia...? gak mau berpindah ke lain hati..eh, ke lain provider?&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/5.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm... gak tahu ya.. namanya juga manusia.. he...he...&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, saya di sini bukan promosi untuk salah satu provider... tapi mungkin saja petualangan untuk mencari-cari akses internet unlimited pun akan tetap saya lanjutkan...,  selama ada yang menawarkan harga termurah dengan layanan yang memuaskan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setujuu....?&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;EH...UPDATE nich...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;INDOSAT sekarang telah mengeluarkan paket internet unlimited termurah Yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Indosat Broadband Isat Eco&lt;/span&gt; "Pasca Bayar" biaya Rp. 100 ribu/bulan + PPN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Indosat M2 BrooM&lt;/span&gt; "pra-bayar" dengan biaya Rp. 100 ribu/bulan. Bisa di isi ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Informasi selengkapnya silahkan kunjungi: &lt;a href="http://www.indosat.com/"&gt;www.Indosat.com&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://indosatm2.com/"&gt;Indosatm2.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UPDATE lagi...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Telah hadir pula &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;XL Unlimited&lt;/span&gt; prabayar Rp. 100 ribu/bulan. Bisa diisi ulang.&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span&gt;Artikel Terkait:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2009/02/akses-internet-gratis-jangkauan-luas.html"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mungkinkah.. Akses Internet Gratis, Jangkauan Luas, dan Berkecepatan Tingg&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2009/02/download-gratis-free-download-sony.html"&gt;Download Gratis Sony Ericsson K610, K618, K790, K800 Modem Drivers &amp;amp; PC Suite&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://cepinugraha.blogspot.com/2008/09/free-download-for-cell-phones.html"&gt;Download Software untuk Nokia&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-7894573489658917505?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/7894573489658917505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/akses-intenet-unlimited-termurah.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/7894573489658917505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/7894573489658917505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/akses-intenet-unlimited-termurah.html' title='Akses Internet Unlimited Termurah?'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-2376673738129380073</id><published>2008-07-10T12:38:00.011+07:00</published><updated>2008-11-29T15:52:43.118+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneurship'/><title type='text'>Memelihara Konsumen</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernahkah Anda masuk ke sebuah toko, dan waktu Anda keluar dari toko tersebut, Anda merasa kesal terhadap cara dan sikap pemilik atau pelayan toko tersebut, sehingga dengan wajah cemberut, Anda pun menggerutu di dalam hati, "Ah.. kapok saya belanja lagi di toko ini, sudah datang dipelototi dari atas hingga bawah kayak memolototi pengemis, mana harga mahal, kasar lagi, ....... hrtrwgjfgmnklkpuifbbxgxg........"&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" border="0" height="18" width="20" /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/14.gif" border="0" height="18" width="34" /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/12.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/17.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin sebaliknya, Anda masuk ke sebuah toko, Anda betah berada di toko tersebut, dan begitu keluar, Anda pun tersenyum dan bergumam di dalam hati, " Hmm.. kapan-kapan jika saya perlu sesuatu, saya akan datang lagi ah ke toko ini.., selain harganya murah, pelayanannya juga memuaskan "&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/69.gif" border="0" height="18" width="26" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya yakin, bukan sekali atau dua kali Anda mengalami pengalaman seperti tersebut di atas, tapi berulang dan berulang kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa hal tersebut bisa sampai terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena watak dari pelayan atau pemilik toko tersebut sudah seperti itu dari sananya, atau mungkin lagi dalam kondisi marah, sedih, kesal terhadap seseorang, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok,.. itu adalah pengalaman kita sebagai konsumen. Bagaimana kalau kita yang menjadi pemilik toko tersebut? Tentu saja kita harus belajar dari pengalaman tersebut di atas, karena kalau tidak, jangan harap konsumen kita akan menjadi pelanggan dari toko yang kita miliki tersebut.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaulah posisi kita sebagai yang memberikan pelayanan; apakah sebagai pedagang, penjual jasa, sopir, atau staf kantor sekalipun. Bagaimanapun kondisi kita, apakah lagi kesal, marah, banyak masalah di rumah tangga atau masalah apapun, yang namanya konsumen tetap harus kita anggap sebagai "raja", walaupun mungkin si konsumen itu sikapnya kurang baik terhadap kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa? &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;Karena sepulangnya konsumen dari tempat dimana kita memberikan pelayanan, maka mereka akan membawa image atau citra dari tempat kita tersebut.. ya..seperti di atas itulah contohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, peliharalah konsumen dengan tempat yang rapih, bersih, memadai, serta dengan sambutan, senyuman, pelayanan, penghargaan, penghormatan, serta keramah-tamahan, dan sebagainya. Jangan lupa juga dengan kualitas barang atau jasa yang kita jual, harus-benar benar kita jaga. Sehingga konsumen akan betah lama-lama untuk berada di tempat usaha atau kantor kita, dan jika dia memerlukan sesuatu, kebetulan yang dia perlukan itu ada di tempat kita, maka dia akan selalu kembali sebagai pelanggan atau konsumen tetap bagi kita.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memelihara konsumen... adalah kewajiban, dan efek positipnya otomatis akan kembali pada kita juga sebagai pemilik usaha atau penyedia layanan. Citra yang kita miliki akan semakin bagus dari hari ke hari, konsumen dan pelanggan akan semakin bertambah banyak, dan usaha yang kita kelola pun akan bertambah maju dan berhasil.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/64.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh..terkadang konsumen lebih memilih datang ke tempat yang memberikan harga lebih mahal dari yang lain, tapi pelayanan lebih memuaskan.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/64.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/58.gif" border="0" height="18" width="30" /&gt;Belajarlah kepada perusahaan besar semacam Amazon, dan sebagainya. Yang mana jika terjadi kerusakan barang akibat kesalahan pihak pabrik, toko, atau kerusakan di perjalanan sewaktu barang dipaketkan, mereka akan benar-benar meminta maaf dan segera mengganti barang-barang yang rusak yang dipesan konsumen dengan barang baru yang lebih baik. Dan bila perlu mereka mengganti rugi akibat yang ditimbulkan dari kerusakan tersebut, atau mengganti rugi akibat dari kelambatan karena rusaknya barang tersebut. Mereka benar-benar menjaga dan memelihara konsumennya, mereka benar-benar menjaga dan memelihara keberlangsungan usahanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah anda memelihara konsumen?&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Permohonan maaf dari saya kepada orang-orang yang mungkin kecewa dengan cara dan pelayanan saya yang mungkin kurang baik, dan mohon dido'akan semoga setiap pelayanan yang saya lakukan bisa benar-benar berkenan di hati para pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih saya ucapkan kepada pihak-pihak yang telah memberikan pelayanan kepada saya sebagai konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih pada pihak GRAPARI Telkomsel,  walaupun sewaktu pendaftaran Kartu Hallo yang saya  gunakan untuk akses internet unlimited sekarang cukup  banyak syarat-syaratnya,  tapi keramah-tamahan dari akang-akang yang tampan dan teteh-teteh yang cantik sewaktu saya dan isteri datang ke GRAPARI, membuat saya betah untuk terus berlangganan.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt; Tapi entahlah.. kalau ada pihak lain yang memberikan harga lebih murah serta pelayanan yang lebih memuaskan, mungkin saya dan isteri akan beralih... he..he..he... (seriusss nihhh..)&lt;/div&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-2376673738129380073?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/2376673738129380073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/memelihara-konsumen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/2376673738129380073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/2376673738129380073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/07/memelihara-konsumen.html' title='Memelihara Konsumen'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-7591449024658278795</id><published>2008-06-29T17:56:00.013+07:00</published><updated>2008-11-29T15:52:00.573+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Entrepreneur'/><title type='text'>Anne Ahira. Tak kenal maka tak sayang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anne Ahira, mungkin bagi sebagian orang yang telah terbiasa berselancar  di dunia maya, namanya sudah tak asing lagi. Tapi walaupun namanya sudah sering dijumpai, belum tentu orang tersebut mengenal siapakah sebenarnya Anne Ahira. Fakta yang sering saya jumpai di internet, banyak orang-orang yang memang benar-benar menyukainya, memujinya, sampai-sampai julukan si "Otak Asia" diberikan padanya. Tapi tidak sedikit pula orang yang membenci, menghina, serta melecehkannya secara habis-habisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, hal seperti di atas memang  sudah biasa dalam kehidupan manusia, ada yang suka dan ada yang benci. Tapi untuk menyukai dan membenci seseorang tentunya harus berdasarkan alasan yang kuat, bukan sekedar zhan atau sangkaan saja, karena yang timbul malah bisa menjadi fitnah yang tentunya tidak menyenangkan. Tapi untunglah Anne Ahira, seorang yang masih muda tetapi mempunyai kesiapan mental dan kematangan berpikir yang luar biasa, beliau tidak menjadikan hal tersebut sebagai sesuatu yang sangat mengganggu dirinya, malah mungkin sikap tenangnya membuat hati orang-orang yang hasud/iri terhadap dirinya tersebut semakin "panas membara dan semakin gelisah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya di sini bukan membela mati-matian Anne Ahira, atau bukan karena beliau adalah guru bagi saya, tapi sekedar meluruskan persepsi orang-orang yang belum mengenalnya, atau baru mengenal sekilas tapi sudah berprasangka yang lain-lain kepadanya, dan saya di sini menggambarkan Anne Ahira apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anne ahira. Sebelum saya mengenal beliau, namanya telah lama saya dengar, dan saya pernah menyangka ia adalah seseorang yang berkewarganegaraan Jepang karena nama Ahiranya kedengaran agak berbau Jepang, padahal belum tentu di negeri Sakura itu ada orang yang namanya Ahira ya..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir tahun 2007-an saya lagi menonton sebuah acara TV, kebetulan di acara TV tersebut diadakan layanan chatting ataupun iklan melalui sms. Justru di chattingan bukan di iklannya,  saya membaca sms yang menawarkan peluang usaha yang bisa dikerjakan di rumah, dan katanya bersama Anne Ahira. Orang yang sms tersebut juga meninggalkan sebuah alamat situs yang bisa dikunjungi untuk peluang usaha tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.., saya tentunya penasaran, apalagi nama Anne ahira rasanya sudah tidak asing bagi saya, dan yang tergambar waktu itu ia adalah seorang pengusaha biasa dan juga seorang motivator, karena saya memang belum benar-benar mengenalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan saat itu istri saya rajin mengumpulkan informasi-informasi menarik dari internet. Sepulang kerja dari Posyandu desa atau dari Puskesmas (karena kebetulan seorang bidan PNS) biasanya ia mampir ke warnet terdekat dari tempatnya bekerja, karena waktu itu kami belum memasang instalasi internet di rumah sendiri seperti sekarang. Hal tersebut tentunya saya manfaatkan untuk mengirim sms kepada istri, supaya membuka alamat situs yang saya dapat dari cahattingan di televisi tadi. Sampai di warnet, alamat situs tersebut dibuka oleh istri saya, dan sepulangnya ke rumah ia bercerita tentang  peluang usaha di internet yang dibimbing oleh Anne Ahira melalui pembelajaran tentang &lt;a href="http://ab.rumahcahaya.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Internet Marketing&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang modul nya bisa diakses lewat internet. Saya dan isteri berfikir memang menarik juga, tapi apakah betul atau memang hanya sebuah penipuan, atau mungkin Multi Level Marketing? Tapi kami berfikir.. jika kami mencoba peluang tersebut dan ternyata benar-benar sebuah peluang usaha tentu itu sebuah keuntungan, tapi jika bukan peluang usaha..??? Ya, sudahlah kami ambil keputusan waktu itu untuk coba-coba, dan berharap semoga keputusan kami benar dan baik bagi kami. Bukankah ada pepatah&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; " salah karena mencoba berbuat sesuatu kebaikan itu lebih baik, daripada tidak salah karena tidak mencoba berbuat suatu yang baik ".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun melalui istri saya, mulailah mendaftar menjadi "muridnya" Anne Ahira. Di bulan pertama, modul-modul pembelajaran yang kami peroleh ternyata sudah mulai membuka wawasan kami mengenai apa itu internet dan peluang apa yang bisa diperoleh di internet, dan kami semakin tertarik. Tapi disamping itu kami pun belum benar-benar percaya sepenuhnya kepada Anne ahira, apalagi di internet kami membaca  tulisan orang lain yang menjelek-jelekkan namanya dan katanya kecewa dengannya. Tapi di sela-sela keraguan tersebut, kami mencoba lagi untuk belajar di bulan berikutnya, dengan pertimbangan, seandainya di bulan kedua kami tidak memperoleh kemajuan, maka kami akan berhenti. Dan ternyata sampai sekarang di bulan ke 7 (tujuh) kami masih bergabung menjadi murid beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena ada ungkapan lain juga&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; "Tak Kenal, maka tak sayang"&lt;/span&gt;. Karena semakin lama kami belajar bersamanya dan semakin mengenalnya, kami semakin menyukainya. Wawasan kami mengenai Internet dan dunia marketingnya dari waktu ke waktu semakin terbuka lebar. Ya kehendak &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ALLAH&lt;/span&gt;-lah yang membuat kami demikian, melalui perantaraan-perantaraan makhluk-Nya termasuk Anne Ahira di antaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Guru, itu sebutan kami baginya. Ia mengajar, dan membimbing kami dari waktu ke waktu. bukan cuma mengajar dan membimbing,  tapi kami diharuskan mempraktekkan ilmu yang kami dapat di saat kami baru memperolehnya. Jadi prinsipnya setelah menerima pelajaran, kami harus langsung praktek, praktek, praktek, praktek, dan praktek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sekali lagi saya ungkapakan mengenai Anne ahira apa adanya. Bukan MLM, walau ia menyebut murid-muridnya atau yang ikut pembelajaran darinya dengan sebutan member. Bukan MLM, walau ia menjual produk pembelajarannya dan membagi sebagian keuntungannya kepada murid-muridnya yang ikut menjual produk pembelajaran internet marketingnya. Karena walaupun ia menjual produk berupa pembelajaran internet marketing, itu bagi kami murid-muridnya hanya merupakan usaha sampingan saja, karena kami sebagai murid-muridnya mendapatkan berbagai peluang yang jauh lebih besar di internet, yang tentunya kami dapatkan caranya di modul-modul pembelajarannya, seperti misalnya bagaimana dapat penghasilan dari iklan di  google adsense, affiliate marketing, yaitu kerjasama dengan perusahaan lain di internet dengan cara memasang iklan perusahaan tersebut si situs kami dan kami bisa dapat penghasilan darinya. Atau apakah dari menjual produk-produk kami sendiri, dan sebagainya, pokoknya sangat banyak dari itu peluang yang kami peroleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah Ya.. ALLAH, terimakasih Anne Ahira, Ibu guruku, ibu guru kami. Melalui ibu guru, ALLAH bukakan jalan bagi kami. kami bisa mengenal lebih jauh apa itu internet, internet marketing, bisa membikin desain web sendiri, bisa memperoleh peluang-peluang besar beserta cara memperoleh peluang tersebut untuk bisa menghasilkan uang di internet, dan sebagainya. Yang semoga dengannya kami dapat menjadikannya bekal untuk beribadah, dan dengannya kami bisa bersyukur kepada-NYA. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Khairunnaas.. anfauhum lin Naas.. (Sebaik-baik manusia ialah mereka yang bisa memberikan manfaat kepada manusia lainnya)"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-7591449024658278795?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/7591449024658278795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/06/anne-ahira-tak-kenal-maka-tak-sayang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/7591449024658278795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/7591449024658278795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/06/anne-ahira-tak-kenal-maka-tak-sayang.html' title='Anne Ahira. Tak kenal maka tak sayang'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-5432683629120539205</id><published>2008-06-27T16:59:00.011+07:00</published><updated>2008-11-29T15:52:10.503+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Tips Singkat Desain Grafis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tips singkat ini adalah cara cepat untuk bisa membuat suatu hasil dari desain grafis. Tapi walaupun disampaikan dengan sangat sederhana, mudah-mudahan bisa membuka jalan, dan menjadi titian anak tangga pertama bagi seseorang untuk melangkah menjadi seorang desainer grafis yang profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena latar belakang saya berhubungan erat dengan &lt;a href="http://kangcepi.blogspot.com/2008/06/percetakan-sebuah-peluang-usaha.html"&gt;percetakkan&lt;/a&gt;, maka bahasannya akan mengarah ke sana, tapi jika seseorang telah mengerti dan memahami, serta bisa mempraktekkan, maka untuk mempelajari desain-desain lain seperti desain tekstil dan sebagainya akan lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Peralatan yang diperlukan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperangkat komputer. Dianjurkan, minimal dengan Processor Intel Pentium 3 dan memory 256 MB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows XP sebagai Operating Systemnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Software pendukung, Corel Draw Graphic Suite  7,8,......12, Corel x3 dsb. yang telah terinstal. Pokoknya harus kompatibel dengan kemampuan komputernya, supaya ringan di waktu mengerjakan suatu desain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang berjudul mengenai cara desain dengan Corel draw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langkah-langkah Desain:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Siapkan contoh jadi suatu desain, dari yang sederhana saja dulu, misalnya kartu nama, undangan yang desainnya sederhana, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka aplikasi Corel Draw Anda &gt;&gt; Pilih halaman baru &gt;&gt; lihat contoh desain jadi &gt;&gt; kalau di contoh kartu nama atau undangan ada gambar kotak, cari toolbar yang ada gambar kotaknya (Rectangle Tool), kalau ada gambar lingkaran atau tulisan, cari toolbar yang ada gambar lingkaran (Ellipse Tool) dan tulisan (Text Tool) juga, dan seterusnya, pokoknya diotak-atik saja tuh toolbar-toolbar dan aneka menu di Corel Draw &gt;&gt; tetapi jika tidak bisa menemukan sendiri, cari sebentar di buku panduan yang telah disiapkan lalu kembali lagi ke komputer ngotak-ngatik lagi, pokoknya belajar sambil praktek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar desain menggunakan Corel Draw dengan cara seperti tersebut di atas,  begitu ada pesanan barang-barang cetakan dari konsumen, walaupun belum tahu cara bikin desainnya, saya tidak menyerahkan pembuatan desainnya kepada orang lain yang sudah ahli dalam mendesain, tapi saya pelajari desainnya sambil langsung praktek seperti tips tersebut di atas, dan ternyata hasilnya lebih cepat difahami dan dikuasai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desainer grafis juga berpeluang untuk bisa berpenghasilan besar dan bisa usaha mandiri lho.. Mau Tau..? &lt;a href="http://rumahcahaya.com/jasa-setting-komputer/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Baca Selengkapnya..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-5432683629120539205?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/5432683629120539205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/06/blog-post_1252.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/5432683629120539205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/5432683629120539205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/06/blog-post_1252.html' title='Tips Singkat Desain Grafis'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6530039367462181427.post-6893382490560391959</id><published>2008-06-01T22:49:00.005+07:00</published><updated>2008-08-18T21:39:34.642+07:00</updated><title type='text'>Privacy Policy</title><content type='html'>&lt;b&gt;Privacy Policy for www.kangcepi.blogspot.com&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at netpreneur01@yahoo.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At www.kangcepi.blogspot.com, the privacy of our visitors is of extreme importance to us. This privacy policy document outlines the types of personal information is received and collected by www.kangcepi.blogspot.com and how it is used.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Log Files&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Like many other Web sites, www.kangcepi.blogspot.com makes use of log files. The information inside the log files includes internet protocol ( IP ) addresses, type of browser, Internet Service Provider ( ISP ), date/time stamp, referring/exit pages, and number of clicks to analyze trends, administer the site, track user’s movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cookies and Web Beacons&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;www.kangcepi.blogspot.com does use cookies to store information about visitors preferences, record user-specific information on which pages the user access or visit, customize Web page content based on visitors browser type or other information that the visitor sends via their browser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include Google Adsense,           .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These third-party ad servers or ad networks use technology to the advertisements and links that appear on www.kangcepi.blogspot.com send directly to your browsers. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies ( such as cookies, JavaScript, or Web Beacons ) may also be used by the third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertisements and / or to personalize the advertising content that you see.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.kangcepi.blogspot.com has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. www.kangcepi.blogspot.com's privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers' respective websites.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6530039367462181427-6893382490560391959?l=kangcepi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kangcepi.blogspot.com/feeds/6893382490560391959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/06/privacy-policy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/6893382490560391959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6530039367462181427/posts/default/6893382490560391959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kangcepi.blogspot.com/2008/06/privacy-policy.html' title='Privacy Policy'/><author><name>Cepi Nugraha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16106283088454154119</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_w2qTA78rJo4/SNMAKF-_I_I/AAAAAAAAAGU/XCL1OVzkIDo/S220/Entrepreneur.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
