Blog ini telah mengalami perubahan besar. Jika Anda tidak menemukan apa yang Anda cari di sini, maka silahkan Anda mencarinya di www.RumahCahaya.com

TDW University - Rencana Menjadi Kaya

16 April 2009


Seberapa cepatkah anda menjadi kaya?

Keterangan :

Jika anda mau membangun rumah maka sebagian orang akan memanggil arsitek dan arsitek itu bersama anda membuat rencana. Tetapi ketika orang yang sama memulai membangun kekayaan mereka atau merencanakan masa depan, mereka tidak pernah mendesain rencana finansial untuk hidup mereka. Mereka tidak mempunyai garis besar
rencana kerja untuk menjadi kaya. Bahkan banyak orang tidak mempunyai rencana,
mereka hanya menjalani hidup saja dan hanya bermimpi sewaktu-waktu mereka akan menjadi kaya. Banyak juga orang yang menggunakan satu-satunya jurus andalan, yaitu merencanakan
untuk bekerja keras dan mereka tidak pernah kaya. Karena apa yang mereka kerjakan
sekeras apapun memang tidak memungkinkan mereka untuk menjadi kaya.

Contoh, menjadi buruh pabrik atau kuli bangunan, walaupun sekeras apapun mereka bekerja
akan sulit sekali untuk menjadi kaya.

Ada juga orang yang mempunyai rencana yang lambat untuk menjadi kaya, rencana tersebut
yaitu bekerja keras dan menabung. Dengan mengikuti rencana tersebut maka jutaan orang
akan menghabiskan hidupnya dengan memandang keluar jendela dari kereta mereka yang lambat

atau dari mobil mereka yang terjebak dari kemacetan lalu lintas menyaksikan limosin, helikopter, pesawat jet perusahaan, rumah- rumah mewah.

Dan yang paling menyedihkan ada juga orang yang mempunyai rencana untuk menjadi miskin.
Begitu banyak orang mengucapkan kata-kata seperti ayah miskin Robert Kiyosaki
“Ketika saya pensiun, maka penghasilan saya akan berkurang”. Dengan kata lain mereka
merencanakan untuk bekerja keras seumur hidup hanya untuk menjadi miskin.

“Saya membutuhkan kecepatan.” Kata Tom Cruise dalam Film Top Gun.

Ide bekerja seumur hidup, menabung, dan menaruh uang dalam rekening pensiun merupakan
rencana yang sangat lambat. Rencana ini bagus dan masuk akal oleh 90% orang tetapi bukan
rencana bagi orang yang ingin pensiun muda dan pensiun kaya.

Berikut adalah beberapa ide tentang cara untuk membangun rencana yang lebih cepat:

1. Pilih strategi keluar anda terlebih dahulu . Kita harus mulai dari yang akhir, seperti
yang dikatakan oleh Steven R. Covey dalam bukunya Seven Habits. Jadi kita harus menentukan
dulu umur berapa kita ingin pensiun, berapa banyak uang yang kita miliki saat itu, atau
berapa banyak pasif income kita pada waktu kita pensiun. Kemudian dalam logika saya sendiri maka kita harus;

2. Cari bidang apa yang kita suka atau mungkin kita akan suka yang bisa menghasilkan seperti
yang kita tentukan sebelumnya. Apabila apa yang kita kerjakan sekarang tidak memungkinkan
kita mencapai impian tersebut, Let It Go!

3. Kita cari orang yang sudah berhasil mencapai impian kita untuk diajak kerja sama
atau belajar kepada orang tersebut.

4. Gunakan faktor kali atau leverage.

Maksudnya kita bisa menggunakan RICE (Resources, Ide, Contact, Expertise) dari orang lain.

Sudahkah anda membuat rencana anda untuk menjadi kaya, dan seberapa cepatkah rencana anda?

Semoga bermanfaat. Salam Dahsyat!

Untuk melengkapi rencana Anda menjadi Kaya silahkan download materi tambahan :

eBook GRATIS 24 Prinsip Miliarder yang mencerahkan oleh Tung Desem Waringin dan tiket
seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,- , silahkan klik disini : Tung Desem Waringin University



Artiukel Terkait:

Read more...

TDW University - Mengapa Yang Kaya Semakin Kaya?


Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus,
dan yang miskin bablas miskin.

Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya
bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan).

Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang
menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian
sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka
bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas,
sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.

Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang
menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang
lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih,
komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang
lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk
kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar,
mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan
seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.

Kenapa orang miskin bablas miskin ?

Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh :

Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar,
beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di
restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.

Pertanyaannya :

Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang
menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab,
Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?

Untuk melengkapi pembelajaran Anda silahkan Anda download eBook GRATIS 24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan oleh Tung Desem Waringin senilai Rp. 250.000,-
dan seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,-
GRATIS klik disini :

Tung Desem Waringin University


Artikel Terkait:


TDW University - Rencana Menjadi Kaya

TDW University - Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya

Read more...

TDW University - Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya


Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup
dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja.

Keterangan:

Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa
rata-rata eksekutif ibukota & Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan
gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka
harus mulai menjual asset atau berhutang.

Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang
10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki
uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai
penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki
yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa
besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih
besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang
masuk tanpa harus bekerja.

Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju,
tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson
bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya
adalah orang-orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya
1,2 juta USD/tahun.

Pertanyaan penting kali ini adalah:

1.) Bila besok anda berhenti kerja, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan
gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda?

2.) Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive
income lebih besar dari biaya hidup?

Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan
passive income lebih besar dari biaya hidup.

Cara membuat passive income:

- Royalti dari hak cipta
- Rumah yang disewakan/ dikostkan
- Saham-saham yang menghasilkan deviden
- Reksadana
- Usaha-usaha yang menghasilkan

Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang.

Dan untuk mendapatkan materi tambahan eBook GRATIS "24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan"
senilai Rp. 250.000,- dan seminar 3 Hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,-
oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan di : Tung Desem Waringin University



Artikel Terkait:

Read more...

Tips Memilih Pot untuk Tanaman Hias

21 Februari 2009



Tidak semua tanaman hias yang ditanam langsung pada tanah di lahan biasa, tetapi banyak juga tanaman-tanaman hias yang biasa ditanam di dalam pot, baik itu tanaman bunga, seperti tanaman buah-buahan yang bisa ditanam di dalam pot atau Tabulampot, dan lain-lain. Tetapi, tidak semua pot juga baik untuk tanaman hias, untuk itu kita bisa memilih pot yang mana yang paling sesuai untuk tanaman hias tersebut.

Pot untuk tanaman hias yang ada di pasaran terbuat dari berbagai macam bahan, mulai dari tanah liat, plastik, besi, beton, dan sebagainya. Dari semua pot tadi, yang paling ideal untuk digunakan adalah pot yang terbuat dari bahan tanah liat, karena pot yang berbahan tanah liat memiliki pori-pori yang cukup baik dan bisa membantu membuang kelebihan air dalam pot, sehingga pot tidak menggenang, dimana genangan air ini bisa mengakibatkan timbulnya penyakit pada tanaman, misalnya akar tanaman yang membusuk, dan sebagainya.

Bila yang dipilih adalah pot yang terbuat dari bahan plastik, maka pilihlah pot yang mempunyai lubang di bagian bawahnya, dimana fungsi lubang tersebut adalah untuk mengalirkan air sewaktu penyiraman.

Penampilan pot juga perlu diperhatikan:

Sebuah pot akan kelihatan lebih cantik apabila pot tersebut diberi kaki penunjang/penopang. Bahan kaki penopang bisa berupa kayu ataupun besi. Yang paling penting, harus dipilih kaki pot yang sesuai dengan bentuk warna tanaman yang ada di dalam pot tersebut, sehingga keindahan tanaman di adalam pot akan semakin tampak.

Penempatan pot juga harus diperhatikan:

Penempatan pot, selain memperhatikan karakteristik tanaman, lihat juga ukurannya. Usahakan peletakannya seimbang. Jangan sampai peletakannya dilakukan secara asal, sehingga akan mengurangi keindahan tanaman. Perhatikan pot atau tanaman mana yang lebih tinggi, dan pota atau tanaman mana yang lebih rendah. Apakah peletakkannya disusun dari pot atau tanaman yang paling tinggi keyang paling rendah, atau peletakkan dilakukan secara simetris, yakni pot atau tanaman yang paling tinggi diletakkan di tengah-tengah, dan di sekelilingnya secara bertahap diletakkan pot atau tanaman yang lebih rendah di bawahnya berurut ke yang lebih rendah lagi.

Read more...

Download Gratis-Free Download Sony Ericsson K610, K618, K790, K800 Drivers & PC Suite

08 Februari 2009


Sebenarnya dalam kemasan (dus) handphone ber-merk Sony Ericsson biasanya telah dilengkapi dengan sebuah CD yang berisi driver handphone beserta PC Suitenya, seperti Sony Ericsson K610i milik saya yang telah dilengkapi CD tersebut dalam kemasan (dus) nya. Tetapi, banyak tamu-tamu di blog saya yang lain (RumahCahaya.com) yang tidak mempunyai CD bawaan tersebut, karena mungkin mereka membeli handphone dalam kondsisi 2nd dan tidak lengkap dengan CD-nya atau mungkin karena sebab yang lain, maka saya pun mencoba untuk mencarikan solusinya.

Seandainya koneksi internet di tempat saya bagus, bisa saja saya simpan Driver dan PC Suite yang saya miliki, seperti untuk Sony Ericsson K610i, K550i, W200i yang telah lengkap dengan driver handphone beserta PC suitenya ke server untuk didownload oleh Anda atau mereka yang membutuhkannya, tetapi karena koneksi internet saya hanya mengandalkan GPRS (karena belum masuk 3G/3,5G ke tempat tinggal saya) yang memungkinkan upload file ke server bisa sangat lama, maka terpaksa saya pun hanya memberikan alamat link ke alamat yang disediakan oleh pihak lain untuk mendownloadnya.

Untuk itu di sini saya membuat link ke Alamat download tersebut...

Untuk mendownload Sonny Ericsson K610, K610, K618, K790, K800 drivers (modem drivers dan sebagainya) silahkan kunjungi link berikut:

http://www.nxtg.net/files/sony-ericsson-k-series-drivers.zip

tetapi saya lihat link di atas hanya untuk driver handphone saja, sedangkan untuk PC Suitenya tidak disertakan. Maka untuk PC Suitenya silahkan kunjungi:

http://www.sonyericsson.com/cws/support/softwaredownloads/detailed/pcsuite/k610i?lc=en&cc=my

Dan kalau Anda tidak menemukan PC Suite yang tepat, maka silahkan cari di kotak pencarian di sana.

Catatan: Terkadang ada beberapa tipe handphone dari Sony Ericsson yang bisa berjalan dengan software driver atau PC Suite yang sama, tetapi ada juga yang tidak bisa.

Semoga berhasil dan bermanfaat...!!!

Read more...

Mungkinkah.. Akses Internet Gratis, Jangkauan Luas dan Berkecepatan Tinggi?

06 Februari 2009


Wah...kapan ya, di negara kita tercinta ini ada akses internet gratis, jangkauannya luas, dan berkecepatan tinggi lagi?

Tetapi bukan tidak mungkin kan?

Coba kita perhatikan, sekarang ini.. selain adanya layanan akses internet gratis melalui hotspot yang sudah banyak dan bisa kita nikmati di mall-mall atau cafe-cafe di perkotaan, ternyata PT telekomunikasi Indonesia (TELKOM) juga, kabarnya telah menyediakan sarana akses internet gratis melalui hotspot tersebut di tempat-tempat umum seperti di alun-alun yang ada di beberapa perkotaan.

Walaupun akses internet gratis tersebut baru bisa kita nikmati dari jarak yang tidak terlalu jauh/luas karena perangkat aksesnya baru menggunakan WiFi, tetapi bukan tidak mungkin akses internet gratis dengan jangkauan yang sangat luas pun akan bisa kita nikmati dalam beberapa waktu yang tidak akan lama lagi. Alasannya, karena sebenarnya telah perkembangan teknologi yang menyerupai WiFi, yang bernama WiMax.

WiMAX merupakan sistem komunikasi nirkabel digital, juga dikenal sebagai IEEE 802,16, yang dimaksudkan untuk wireless "metropolitan Area Network". WiMAX dapat memberikan akses broadband nirkabel (BWA) sampai 30 mil (50 km) untuk stasiun tetap, dan 3 - 10 mil (5 - 15 km) untuk mobile stasiun. Sebaliknya, WiFi/802.11 merupakan jaringan area lokal nirkabel standar terbatas, yang umumnya hanya memberikan akses sekitar 100 - 300 kaki (30 - 100m), walaupun dengan beberapa trik dan modifikasi tertentu, WiFi bisa diakses sampai jarak 3-5 kilometer-an. Hal ini membuat WiMax memiliki kehandalan dan kualitas pelayanan yang lebih baik dibandingkan WiFi.

WiMAX dapat digunakan untuk jaringan nirkabel seperti pada WiFi. WiMAX adalah generasi terbaru yang memungkinkan untuk menggunakan bandwidth yang lebih efisien, menghindari gangguan, dan ditujukan agar data harga lebih tinggi lagi jarak.

WiMax pun mempunyai beberapa keuntungan yang lain, baik bagi operator dan penyedia layanan jaringan maupun bagi para pengguna. Keuntungan ini siantaranya seperti layanan broadband di perumahan, layanan jaringan di daerah terpencil, dsb.

Di negara tercinta kita... Indonesia, WiMax belum banyak dikenal masyarakat, mengingat masih belum meluasnya implementasi teknologi tersebut. Namun di luar negeri, Wimax mulai dilirik sebagai pengganti kabel telepon untuk menyediakan layanan akses internet berkecepatan tinggi, khususnya di daerah-daerah yang luas dan jauh tersebar seperti di pedesaan atau perkotaan.

Nah... sekali lagi, bukan tidak mungkin kan... layanan akses internet gratis dengan jangkauan luas dan berkecepatan tinggi tersebut ada di Indonesia, sehingga kita bisa menikmatinya dari jarak yang cukup jauh?

Yaa... memang bisa jadi WiMax masih begitu asing di telinga kita, dan mungkin untuk saat sekarang harganya masih sangat mahal, tetapi di waktu-waktu yang akan datang... bisa jadi harapan kita tersebut akan terwujud, karena kita sekarang telah menikmati akses-akses internet gratis yang sudah mulai tersebar, walaupun baru melalui hotspot dengan WiFi-nya.


Artikel Terkait:


Read more...

Konsep Kebidanan

24 Januari 2009


Waah... kok blog ini berjudul Konsep Kebidanan ya?

Ya.. namanya juga blog obrolan ringan... apa saja bisa diobrolkan di sini.

Judul Konsep Kebidanan ini adalah obrolan mengenai buku Konsep Kebidanan yang iklannya serta daftar isi serta cara pemesanan buku tersebut ada di salah satu blog istri saya.

Selain seorang bidan, ia yang sehari-harinya selalu sibuk dengan urusan kerja dan urusan kuliah, ia juga adalah seorang Internet marketer atau pebisnis online "walaupun masih pemula" yang belajar di Asian Brain Internet Marketing Center, dan salah satu cara bisnis online-nya adalah dengan menjual buku Konsep Kebidanan tersebut di blog gratisannya.

Kok.. seorang internet marketer ngiklanin buku di blog, blog gratisan lagi, bukannya di Toko Online??.

Yaa..caranya tersebut hanyalah untuk menarik jumlah pengunjung lewat kata kunci/keyword dari judul serta daftar isi buku tersebut ke blog gratisannya tersebut, dan terbukti berhasil meningkatkan jumlah pengunjung yang signifikan, dan sekaligus mencari sedikit keuntungan lewat buku tersebut, serta terbukti berhasil pula mendatangkan cukup banyak pesanan dan penjualan.

Ia juga belum membuat sebuah Toko Online, karena fokusnya saat ini adalah di beberapa blog/website berbahasa Inggris untuk memperoleh penghasilan dari Pay Per Click Advertising (Google Adsense) dan dari Pay Per Lead Advertising.

O yaa..., obrolan kita lanjutkan lagi ke buku Konsep Kebidanan tersebut.

Buku konsep kebidanan lumayan banyak peminatnya juga, seperti mahasiswa akademi kebidanan, dosen akademi kebidanan, dan bidannya sendiri. Terkadang yang pesan bukan mereka sendiri lho... kadang yang pesan, ada yang mengaku kakak atau ada juga yang mengaku pacar mereka.

Bukan hanya di blog istri saya saja sebenarnya iklan buku ini dimuat, tetapi dimuat juga di blog Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan yang dipimpin oleh pengarang bukunya itu sendiri, dan merupakan tempat isteri saya melanjutkan kuliah juga.

Baik yang dijual di blog isteri saya maupun di blog pengarangnya, harga buku tersebut adalah sama, yaitu Rp. 27.ooo,- dan halaman buku tersebut dicetak di atas kertas yang lumayan berkualitas. Tetapi ada juga yang dijual di salah satu situs penjualan buku yang kantornya beralamat di Bandung, dengan harga yang lebih murah karena menggunakan kertas dengan kualitas yang rendah, walaupun saya yakin isinya sama saja. Ya.. tentunya pilihan diserahkan kepada para peminat buku tersebut, mau memilih buku yang mana.

Waah.. kok jadi begini ya postingan-postingan saya sekarang di blog ini?? yaa.. soalnya bingung mau nulis apaan... udah aja sekalian iklan Buku Konsep Kebidanan... he..he... jangan marah yaa...

Apakah Anda juga salah satu peminat buku tersebut...???

Kalau iya.., silahkan Anda cari daftar isi, cara pemesanan serta cara pembelian dan pengiriman buku tersebut DI SINI

Read more...

Kasih Ibu, Takkan Mungkin Terbalaskan...

03 Januari 2009


Beberapa hari yang lalu, seperti biasanya hari-hari saya habiskan di depan komputer untuk menulis atau mempostingkan artikel di beberapa website atau blog saya. Sore harinya... (entah pukul berapa saat itu), saya rebahkan tubuh ini untuk berbaring istirahat sambil menonton televisi. Dan apa yang saya lihat di salah satu stasiun televisi tersebut, membuat air mata ini berlinang..


Entahlah, apakah saya ini cengeng atau bagaimana... yang jelas hati saya ini gampang tersentuh jika menyaksikan suatu tontonan atau pun pemandangan yang mungkin bagi sebagian orang biasa saja, walaupun saya yakin banyak juga yang tersentuh hatinya jika melihat apa yang saya saksikan saat itu.


Di sebuah stasiun televisi, saat itu saya menyaksikan sebuah acara yang berjudul “Orang Ketiga” (kalau tidak salah, dan saya tidak melihat dari permulaan acara, tetapi saya melihat beberapa menit sebelum acara tersebut berakhir). Yang saya lihat saat itu, kru televisi beserta seorang wanita yang disamarkan wajahnya (sebagai pemandu), sedang memata-matai seorang perempuan setengah baya.


Perempuan tersebut walaupun sudah berumur, tetapi masih kelihatan cantik di wajahnya, dengan rambut panjang dan ikal pula. Ia naik turun bis kota sambil membawa alat musik berupa sebuah gitar, ia mengamen dari bis kota yang satu ke bis kota yang lainnya. Setelah selesai dengan pemandangan tersebut, kru televisi dan wanita pemandu yang tadi memata-matainya di tempat yang lain, yaitu di sebuah tempat penampungan sampah. Dan di sana terlihat, wanita paruh baya tersebut sedang mencari dan memungut sebagian sampah yang masih bisa didaur ulang untuk dimasukkan ke sebuah keranjang sampah yang ia bawa. Setelah selesai dimata-matai, kru televisi tersebut pergi ke rumah wanita paruh baya tersebut untuk menemui salah seorang anak gadisnya.


Setelah ketemu dengan anaknya, maka segeralah kru televisi tadi menceritakan dan menunjukkan rekaman video hasil memata-matai wanita paruh baya tadi kepada anaknya tersebut, dan termasuk juga kakaknya yang umurnya tidak terlalu jauh berbeda dengannya. Si anak tersebut hampir tidak percaya dengan apa yang ia lihat karena selama ini yang ia ketahui ibunya adalah seorang guru, bukan seperti apa yang ia dengar dan ia saksikan dari kru dan dari hasil rekaman tersebut. Tapi apa yang mau dikata, karena itulah realita/kenyataan yang harus ia terima.


Tidak berapa lama, wanita setengah baya tadi pulang ke rumahnya tersebut (dan memang yang terlihat adalah benar-benar beda dari apa yang saya lihat sebelumnya, kini ia berbusana layaknya seorang guru). Ia kaget karena menyaksikan adanya kru televisi beserta kamera ada di rumahnya. Mula-mula ia marah karena pekerjaannya selama ini yang ia sembunyikan kepada anak-anaknya telah terbongkar, tetapi dengan pelukan kedua anak gadisnya, serta permintaan maaf dari seorang anak gadisnya (karena salah satu anaknya tadi yang meminta kru untuk memata-matainya) akhirnya kemarahannya pun reda, dan berubahlah menjadi tangisan yang mengharukan dari mereka.


Ia berkata, bahwa ia berbohong tentang profesinya kepada anak-anaknya tersebut adalah demi anak-anaknya juga, supaya mereka tidak malu jika harus mengetahui pekerjaan ibunya yang sesungguhnya. Dan ternyata salah seorang anak gadisnya tadi yang meminta kru televisi untuk memata-matainya juga tidaklah bermaksud apa-apa, kecuali ia hanya ingin mengetahui pekerjaan ibunya yang selalu membuatnya penasaran, karena jika memang pekerjaan ibunya adalah seorang guru, kenapa katanya, jika pulangnya sering larut malam. Dan setelah kenyataan tersebut terbuka, mereka semua mau menerima kenyataan yang ada.


Yaa.. itulah yang menyebabkan kenapa air mata ini berlinang... karena saya melihat seorang ibu (mungin single parent, karena saya tidak melihat ada suaminya) begitu rela berjuang menghabiskan sebagian besar waktu dan tenaganya demi anak-anaknya. Setelah berjuang selama kurang lebih 9 bulan lamanya ia mengandung, melahirkan dengan perjuangan antara hidup dan mati, membesarkan anak-anaknya dengan bersusah payah dari kecil hingga dewasa, mendidik, medo’akan dan sebagainya, kini setelah anknya dewasa pun ia masih rela mengamen, memungut sampah untuk melihat anak-anaknya bisa hidup senang dan bahagia, ia tidak memikirkan kehidupannya sendiri, dan saya pun melihat anak-anaknya tersebut memang seperti anak-anak yang cukup dari segi ekonomi dan pendidikan, itu bisa saya lihat dari cara mereka berpakaian, bersikap dan berkata.


Sungguh pengorbanan dan kasih sayang seorang ibu tidak pernah berhenti sampai kapanpun demi anak-anaknya, dan tidaklah mungkin terbalaskan sampai kapanpun oleh anak-anaknya.


Teramat disayangkan..., banyak juga ibu-ibu lain, dengan alasan kebutuhan ekonomi untuk menghidupi anak dan keluarga, mencari jalan penghidupan dengan jalan pintas dan cara yang salah, seperti prostitusi atau pelacuran, dimana hasil yang ia berikan dan juga dimakan oleh anak-anak dan keluarganya bukan sesuatu yang halal dan berkah, tetapi sesuatu yang haram dan bisa membuat masalah yang lebih besar untuk kehidupannya kelak, baik itu di dunia maupun akhiratnya. Na’udzubillaah...

Read more...

Hallo Indonesia-ku

25 Desember 2008


Saya ketikkan jari jemari ini diatas keyboard komputer, sekedar ingin mengeluarkan isi hati mengenai negara kita yang harus tetap kita cintai dengan sepenuh hati walaupun... bagaimana keadaannya.

Terkadang ada orang yang tidak adil dan bijaksana dalam menilai Indonesia ini..., mereka merasa Indonesia adalah negeri yang sudah tidak patut dicinta lagi, karena terlalu banyak kejahatan moral, masalah ekonomi, korupsi, dan sebagainya. Padahal selayaknya, negeri kita tercinta ini tidaklah patut dipersalahkan, karena yang bersalah adalah orang yang melakukan hal-hal tersebut di atas, bukan negara Indonesianya sendiri.

Yang lebih memprihatinkan, karena kebencian mereka kepada Indonesia, atau karena kecintaan kepada negeri tercinta ini mungkin sudah berkurang atau bahkan sudah tidak ada, banyak orang-orang yang terlahir dan besar di Indonesia, serta mulai membangun prestasi di sini, yang meninggalkan Indonesia hanya karena iming-iming berupa materi. Mungkin kita bisa lihat, banyaknya ilmuwan atau pun olahragawan, dan sebagainya, yang semula membawa harum nama Indonesia di kancah Internasional, sekarang sudah balik menjadi musuh-musuh atau pesaing dari Indonesia dengan membawa harum negara lain.

Kalau kita masih cinta Indonesia, sebenarnya nggak banyak yang Indonesia tuntut dari kita. Indonesia hanya menuntut kita para penduduknya memberikan apa yang mampu kita berikan. kalau kita tidak mampu memberikan hal yang besar dan luar biasa, berikan saja hal-hal kecil serta biasa, sepanjang hal tersebut bisa berdampak positip bagi Indonesia beserta para penghuni negeri lainnya.

Kalau kita cinta Indonesia, "hentikan" kebiasaan-kebiasaan yang bisa membuat Indonesia semakin terpuruk. Hentikan kebiasaa-kebiasaan buruk yang sudah sedemikian membudaya sepert; korupsi, suap menyuap, dan sebagainya.

Bagaimana penduduk Indonesia mau sejahtera jika korupsi masih terus kita saksikan setiap hari, yang bukan hanya terjadi di tingkat atas, korupsi tersebut terjadi hingga ke tingkat bawah. Bantuan dari pemerintah pusat untuk masyarakat, bantuan dari pemerintah untuk dinas-dinas kecamatan, gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan sebagainya, selalu saja dan telah merjadi kebiasaan, selalu dipotong dan dipotong hingga jumlah yang sampai tidak sesuai dengan yang seharusnya diterima, bahkan banyak juga dana yang bersifat bantuan yang tidak disampaikan.

Bagaimana Indonesia bisa bangkit dan menjadi negara yang penuh berkah, jika kita saksikan suap menyuap telah begitu membudaya. Salah satu contoh yang selalu kita dengar dan saksikan adalah, jika seseorang ingin melamar kerja ke sebuah instansi/perusahaan baik negeri maupun swasta, banyak yang harus mengeluarkan biaya sebagai uang pelicin. Padahal, andaikan mereka diterima bekerja akibat adanya suap menyuap tersebut, gaji dari hasil pekerjaan yang mereka nikmati adalah bukan sesuatu yang halal. Ibaratnya, jika kita menanam sebuah pohon, sementara bibitnya hasil curian, lalu pohon tersebut berkembang biak serta berbuah, maka tetap saja buahnya tersebut tidak halal untuk dimakan. Bagaimana orang yang terlibat suap menyuap bisa membawa berkah dari hasil suap menyuapnya, sedangkan di badannya saja membawa sesuatu yang tidak halal, andaikan dia beribadah dan berdo'a, maka ibadah dan do'anya tersebut juga tidaklah akan diterima karena pada badannya terdapat sesuatu yang tidak halal.

Kalau kita cinta Indonesia, maka jangan anggap korupsi, suap menyuap, dan sebagainya sebagai hal yang biasa, apalagi jika kita serta merta turut melakukannya, karena hal tersebut bisa semakin membudaya.

Maaf.. di sini saya tidak menggurui, apalagi menghakimi, ini hanya merupakan isi hati saya yang masih terdapat cinta di dalamnya buat negeri ini.

Semoga bermanfaat...!!!

Read more...

A. Mustofa Bisri, Kiai, Penyair dan Pelukis

09 Desember 2008


Meski Kiai Haji Achmad Mustofa Bisri dikenal sangat mobil. Kesana-kemari tak kenal lelah, baik untuk ceramah, diskusi, rapat NU, silaturahmi atau baca puisi. Tapi di bulan Ramadhan, jangan harap bisa "mengeluarkan" Gus Mus (panggilan akrabnya) dari Pondok Pesantrennya di Rembang.

Kenapa ? Sebab tradisinya adalah: selama bulan Puasa, Gus Mus pilih kumpul dengan keluarga dan para santrinya. Dia juga membiasakan membaca takbir dan shalawat 170 kali sehabis Maghrib dan Isya. “Ini memang sudah rutin” katanya. “Bila Ramadhan, saya khususkan untuk tidak keluar. Semua undangan ditolak !”

Sangat boleh jadi, masa-masa bulan suci itu, juga digunakan Gus Mus untuk melakukan dua ‘hobi’ lainnya : menulis puisi dan melukis.

Untuk kegemarannya menulis, memang ada yang mengatakan sebagai nyleneh. Padahal, menurutnya, “bersastra itu sudah menjadi tradisi para 'ulama sejak dulu !” “Sahabat-sahabat Nabi itu semua penyair, dan Nabi Muhammad SAW pun gemar mendengarkan mereka bersyair. Pernah Rasulullah kagum pada syair ciptaan Zuhair, sehingga beliau melepas pakaian dan menyerahkan kepadanya sebagai hadiah !”

Jadi, kiai berpuisi itu tidak nyleneh ? “Sebenarnya bukan saya yang nyleneh, tapi mereka !” Mereka siapa ? Yang mengatakan dirinya nyleneh !

Sebab, menurutnya, “sastra itu diajarkan di pesantren. Dan kiai-kiai itu, paling tidak tiap malam Jumat, membaca puisi. Burdah dan Barzanji itu kan puisi dan karya sastra yang agung ?!” “Al Qur’an sendiri merupakan mahakarya sastra yang paling agung !”

Walhasil, meski KHA Mustofa Bisri adalah Rais Syuriah PBNU. Meski dia anggota Dewan Penasihat DPP PKB. Meski dia Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Thalibien di Rembang. Tapi kegiatan menulis puisi memang sudah menjadi darah dagingnya

“Bersastra itu kan kegiatan manusia paling tinggi, melibatkan rasio dan perasaan !” katanya.

Nyatanya pula, Prof Dr Umar Kayam memahami sekali hal itu. “Dalam perjalanannya sebagai kiai, saya kira, ia (Gus Mus) menyerahkan diri secara total sembari berjalan sambil tafakur. Sedang dalam perjalanannya sebagai penyair, ia berjalan, mata dan hatinya menatap alam semesta dan puak manusia dengan ngungun, penuh pertanyaan dan ketakjuban” katanya.

Hasilnya, antara lain kumpulan puisi bertajuk Tadarus. “Inilah perjalanan berpuisi yang unik !” lanjut Begawan Sastra Indonesia itu.

Selain menulis puisi, Mustofa Bisri juga punya kegemaran melukis. Karyanya sudah puluhan atau mungkin ratusan. Tapi kurang jelas, apakah karyanya itu juga dikoleksi para pandemen lukisan, dengan membeli seperti mereka membeli karya lulusan ISI, misalnya.

“Kekuatan ekspresi Mustofa Bisri terdapat pada garis grafis” kata pula Jim Supangkat, kurator kenamaan itu. “Kesannya ritmik menuju dzikir, beda dengan kaligrafi !”

Ada Kejadian menarik ketika diselenggarakan Muktamar I PKB di Surabaya. KHA Mustofa Bisri termasuk yang diunggulkan jadi Ketua Umum. Pendukungnya juga banyak. Bahkan konon Gus Dur pun men-support. Tapi, ternyata, Mustofa Bisri sendiri menolak. Atau mengundurkan diri !

Gus Mus justru ... mengadakan pameran lukisan bersama dua temannya, yang mereka beri judul Tiga Pencari Teduh.

Ternyata, dunia politik memang tidak cocok bagi Gus Mus. “Saya mendengar politik saja sudah gerah” katanya. “Apalagi masuk ke dalamnya !”

Itulah salah satu motivasi dia menggelar pameran lukisan. Mencari keteduhan di tangan gemuruhnya politik !

Begitu bapaknya, begitu pula ayahnya. Begitu kakeknya, begitu pula cucunya. Inilah yang terjadi pada Achmad Mustofa Bisri, atau Gus Mus. Kakeknya, H Zaenal Musthofa, dikenal sebagai penulis cukup produktif. Ayahnya, KH Bisri Musthofa, lebih produktif lagi. Juga lebih beragam kegiatannya. Baik di lingkungan politik, pemerintahan, maupun di bidang kebudayaan.

Bisri Musthofa juga dikenal sebagai orator ulung! Dua putranya kemudian mengikuti jejaknya. KH Cholis Bisri ‘mewarisi’ bakat ayahnya dalam politik, dan kini menjadi Wakil Ketua MPR. Sementara adiknya, Achmad Mustofa Bisri, ‘mewarisi’ kepiawaiannya dalam menulis dan bersastra. Tapi keduanya tetap ‘jago’ dalam soal agama, seperti kakeknya maupun ayahnya. Mereka juga memimpin pondok pesantren.

ACHMAD MUSTOFA BISRI dilahirkan di Rembang pada 10 Agustus 1944. Selain mendapat gemblengan dari keluarga sendiri yang memang keluarga muslim yang sangat taat. Gus Mus memperoleh gemblengan di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri yang sohor itu. Kenangannya pada pesantren ini, antara lain terekam dalam puisinya berjudul Lirboyo, Kaifal Haal?

“Lirboyo, masihkah penghuni-penghunimu percaya pada percikan/ sawab-sawab mbah Manaf, mbah Marzuqi, dan mbah Mahrus rachimakumullah? / ataukah seperti dimana-mana itu tidak mempunyai arti apa-apa / kecuali bagi dikenang sesekali dalam upacara haul yang gegap gempita”


Satu Kamar dengan Gus Dur di Al Azhar, Kairo, Mesir

Selain memperdalam ilmu di Lirboyo, Gus Mus juga suntuk di Pondok Pesantren Krapyak, Yogya. Puncaknya belajar di Universitas Al Azhar, Kairo.

Di Al Azhar itulah, untuk pertama kali Gus Mus bertemu dan berkenalan dengan Gus Dur, yang kemudian menjadi Presiden keempat Republik Indonesia.

Seperti pengakuannya sendiri, mereka kemudian tinggal di satu kamar. Gus Dur banyak membantu Gus Mus selama di perguruan tinggi tersebut. Bahkan sampai memperoleh beasiswa.
Uniknya, atau ironisnya, Gus Dur sendiri kemudian tidak kerasan di Al Azhar. Dia DO. Lalu meneruskan studinya di Irak.

PULANG ke tanah air awal 1970-an, Gus Mus langsung... dinikahkan dengan Siti Fatwa Gadis teman Gus Mus sendiri di masa kecil.

Jadi, agaknya, selama Gus Mus studi di Al Azhar, kedua orangtua mereka mematangkan rembuk untuk menjodohkan putera-puteri mereka!

“Banyak kenangan di antara kami” kata Gus Mus pula. “Semasa kecil saya kan sering menggodanya!”

Pasangan ini kemudian dianugerahi tujuh putra-putri. Sikap Gus Mus yang liberal didasari kasih sayang, agaknya sangat mengesankan putra-putrinya. Buktinya, Kautsar Uzmut, putri keduanya, memujanya. “Dia itu tipe Abah yang top!” katanya. “Saya sendiri memfigurkan pria seperti Abah yang nanti menjadi suami atau pendamping saya. Tapi terus terang, sangat sulit!”

Merasa tidak cocok dengan dunia politik, Gus Mus yang menguasai bahasa Arab, Inggeris dan Prancis memang kemudian lebih banyak berkiprah sebagai ‘kutu buku’ dan ‘penulis buku’. Tentu, di samping jabatan ‘resmi’ sebagai Rais Syuriah PB NU, Anggota Dewan Penasihat DPP PKB, dan tentusaja Pimpinan Pondok Pesantren di Rembang.

Meski Gus Mus pernah jadi Anggota MPR mewakili PPP, tapi ‘kiprah politiknya’ sama sekali tidak menonjol. Sebab yang mencuat justru karya sastranya.

Di antara karyanya adalah: Ensiklopedi Ijmak, Proses Kebahagiaan, Pokok Pokok Agama, Kimaya Sa’adah, Nyamuk yang Perkasa dan Awas, Manusia. Serta kumpulan puisi OHOI, Tadarus, Pahlawan dan Tikus, Rubayat Angin dan Rumput, dan lainnya.

Selamat bertadarus puisi, Pak Kiai-penyair! (Minggu Pagi Online)


Profil Pribadi

Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), kini pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin, Rembang. Mantan Rais PBNU ini dilahirkan di Rembang, 10 Agustus 1944. Nyantri di berbagai pesantren seperti Pesantren Lirboyo Kediri di bawah asuhan KH Marzuqi dan KH Mahrus Ali; Al Munawwar Krapyak Yogyakarta di bawah asuhan KH Ali Ma'shum dan KH Abdul Qadir; dan Universitas Al Azhar Cairo di samping di pesantren milik ayahnya sendiri, KH Bisri Mustofa, Raudlatuth Thalibin Rembang.

Menikah dengan St. Fatma, dikaruniai 6 (enam) orang anak perempuan : Ienas Tsuroiya, Kutsar Uzmut, Raudloh Quds, Rabiatul Bisriyah, Nada dan Almas serta seorang anak laki-laki: Muhammad Bisri Mustofa. Kini beliau telah memiliki 5 (lima) orang menantu: ........, Reza Shafi Habibi, Ahmad Sampton, Wahyu Salvana, dan Fadel Irawan serta 7 (tujuh) orang cucu: Ektada Bennabi Muhammad; Ektada Bilhadi Muhammad; Muhammad Ravi Hamadah, Muhammad Raqie Haidarah Habibi; Muhammad Najie Ukasyah, Ahmad Naqie Usamah; dan Samih Wahyu Maulana.

Selain sebagai ulama dan Rais Syuriah PBNU, Gus Mus juga dikenal sebagai budayawan dan penulis produktif.


Menulis kolom, esai, cerpen, puisi di berbagai media massa, seperti:

Intisari; Ummat; Amanah;Ulumul Qur’an; Panji Masyarakat; Horison; Jawa Pos; Republika; Media Indonesia; Tempo; Forum; Kompas; Suara Merdeka; Kedaulatan Rakyat; Detak; Wawasan; Bali Pos; Dumas; Bernas…


Sejumlah karya yang telah diterbitkan:

  • Ensiklopedi Ijmak (Terjemahan bersama KHM Ahmad Sahal Mahfudz, Pustaka Firdaus, Jakarta);
  • Proses Kebahagiaan (Sarana Sukses, Surabaya);
  • Awas Manusia dan Nyamuk Yang Perkasa (Gubahan Cerita anak-anak, Gaya Favorit Press, Jakarta);
  • Maha Kiai Hasyim Asy’ari (Terjemahan, Kurnia Kalam Semesta, Jogjakarta);
  • Syair Asmaul Husna (Bahasa Jawa, Cet. I Al-Huda, Temanggung; Cet. II 2007, MataAir Publishing);
  • Saleh Ritual Saleh Sosial, Esai-esai Moral (Mizan, Bandung);
  • Pesan Islam Sehari-hari, Ritus Dzikir dan Gempita Ummat (Cet. II 1999, Risalah Gusti, Surabaya);
  • Al-Muna, Terjemahan Syair Asma’ul Husna (Al-Miftah, / MataAir Publishing Surabaya);
  • Mutiara-mutiara Benjol (Cet. II 2004 MataAir Publishing, Surabaya);
  • Fikih Keseharian Gus Mus (Cet. I Juni 1997 Yayasan Al-Ibriz bejerhasana dengan Penerbit Al-Miftah Surabaya; Cet. II April 2005, Cet. III Januari 2006, Khalista, Surabaya bekerjasama dengan Komunitas Mata Air);
  • Canda nabi & Tawa Sufi (Cet. I Juli 2002, cet. II November 2002, Penerbit Hikmah, Bandung);
  • Melihat Diri Sendiri (Gama Media, Jogjakarta)
  • Kompensasi (Cet. I 2007, MataAir Publishing, Surabaya)

Cerpen-cerpennya dimuat dalam berbagai harian seperti Kompas, Jawa Pos, Suara Merdeka, Media Indonesia dan buku kumpulan cerpennya, Lukisan Kaligrafi (Penerbit Buku Kompas, Jakarta) mendapat anugerah dari Majlis Sastra Asia Tenggara tahun 2005.


Disamping puisi-puisi yang diterbitkan dalam berbagai Antologi bersama rekan-rekan Penyair (seperti dalam “Horison Sastra Indonesia, Buku Puisi”; “Horison Edisi Khusus Puisi Internasional 2002”; “Takbir Para Penyair”; “Sajak-sajak Perjuangan dan Nyanyian Tanah Air”; Ketika Kata Ketika Warna”; “Antologi Puisi Jawa Tengah”; dll), kumpulan-kumpulan puisi yang sudah terbit :

  • Ohoi, Kumpulan Puisi Balsem (Cet. I Stensilan 1988; Cet. II P3M Jakarta 1990; Cet. III 1991, Pustaka Firdaus, Jakarta);
  • Tadarus (Cet. Pertama 1993 Prima Pustaka, Jogjakarta);
  • Pahlawan dan Tikus (Cet. I 1995, Pustaka Firdaus, Jakarta);
  • Rubaiyat Angin & Rumput (Diterbitkan atas kerja sama Majalah Humor dan PT Matra Multi Media, Jakart, Tanpa Tahun);
  • Wekwekwek (Cet. I 1996 Risalah Gusti, Surabaya);
  • Gelap Berlapis-lapis (Fatma Press, Jakarta, Tanpa tahun);
  • Negeri Daging (Cet. I. September 2002, Bentang, Jogjakarta);
  • Gandrung, Sajak-sajak Cinta (Cet.I Yayasan Al-Ibriz 2000, cet. II, 2007 MataAir Publishing, Surabaya)
  • Aku Manusia (MataAir Publishing, 2007, Surabaya)
  • Syi'iran Asmaul Husnaa (Cet. II MataAir Publishing, 2007,Surabaya)
  • Membuka Pintu Langit (Penerbit Buku Kompas, Jakarta November 2007)


Kegiatan Pameran:

  • Pameran tunggal 99 Lukisan Amplop Desember 1997 di Gedung Pameran Senirupa Depdikbud Jakarta
  • Pameran bersama Amang Rahman (Alm) dan D. Zawawi Imron Juli 2000 di Surabaya
  • Pameran Lukisan dan Pembacaan Puisi bersama Danarto, Amang Rahman (Alm), D. Zawawi Imron, Sapardi Djoko Damono, Acep Zamzam Noor.. November 2000 di Jakarta
  • Pameran Kaos Kaligrafi, Mei 2001 di Surabaya
  • Pameran Kaos Kaligrafi, Agustus 2001 di Jakarta
  • Pameran Lukisan bersama kawan-kawan pelukis antara lain Joko Pekik, Danarto, Acep Zamzam Noor, D. Zawawi Imron, dll, Maret 2003
  • Pameran Kaligrafi Bersama. Jogya Galery, 2007


Sumber: www.Gusmus.net

Read more...

Anne Ahira : Pendiri Asian Brain Internet Marketing Center

02 Desember 2008



Di sebelah kiri adalah foto Anne Ahira. Mojang Bandung kelahiran November 1979 ini telah menjalankan bisnis online sejak tahun 2001 yang kini penghasilannya sangat signifikan di luar dugaan!

Kepiawaian Anne Ahira dalam menjalankan bisnis online telah diakui oleh banyak media masa di Indonesia.

Bahkan tahun 2007, Pemerintah Republik Indonesia meminta Anne Ahira menjadi pembicara di APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) untuk mewakili Indonesia dan menjelaskan tentang REVOLUSI eBisnis yang sedang dia jalankan di Indonesia!

Pada akhir tahun 2005, Anne Ahira mendirikan 'kursus online' Internet Marketing khusus untuk orang Indonesia. Kini muridnya telah mencapai RIBUAN tersebar dari Sabang sampai Merauke, dan terus bertambah setiap hari.



Berbicara tentang internet marketing saat ini, orang akan langsung tertuju kepada Anne Ahira. Hira, begitu biasa dipanggil, telah menjadi pusat pembicaraan di dunia internet marketing. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara di dunia. -- Majalah Modal



Siapapun yang mendengar kisah sukses Anne Ahira pasti akan terinspirasi karenanya. Ahira atau Hira, begitu ia suka dipanggil, adalah seorang dara kelahiran tahun 1979 asal Bandung yang berhasil menaklukkan dunia internet marketing -- Majalah Intra



Dengan laptop miliknya, Ahira bisa berkomunikasi dengan pelanggannya di seluruh dunia dari mana saja -- Majalah Intisari



Nama Anne Ahira kian bergaung. Gadis yang bermukim di Bandung ini telah menjadi pemasar (marketer) kelas dunia. Penghasilan Ahira per bulan bisa menembus ribuan dolar AS. Sistem pemasarannya pun menjadi acuan sejumlah pemasar top dunia. Memukau. -- Warta Ekonomi



Meski kurang begitu dikenal di dalam negeri, nama Anne Ahira sudah sangat dikenal di kalangan Internet Marketer dunia. -- Majalah SWA



Banyak orang tak menyangka bahwa dari sebuah sudut pinggiran kota Bandung, yang menjadi pusat industri tekstil Bandung, mencuat nama Anne Ahira (25) ke tingkat forum internasional -- KOMPAS, 20 Maret 2005



Ahira tak pernah merahasiakan suksesnya dan siap berbagi dengan siapa saja. Dia sama sekali tak khawatir akan mendapat saingan, kenapa begitu? Karena internet marketing merupakan bisnis global. Target pasar sama sekali tidak terbatas jumlahnya dan jangakauannya di seluruh dunia. -- Kompas, 21 Juni 2004



Anne Ahira berhasil memperoleh penghasilan ribuan dollar per bulan dari Internet di usianya yang relatif muda. Penghasilah sebesar itu ia dapatkan dalam kurun waktu kurang dari 1,5 tahun menekuni dunia internet marketing secara otodidak. -- Majalah Entrepreneur Indonesia



Keberhasilannya di Indonesia terhitung langka -- Koran Pikiran Rakyat


Anne Ahira, dia telah menciptakan sistem internet marketing yang kini diikuti ribuan orang -- Tabloid Cita Cinta


Kurang lebih 36 juta penduduk Indonesia hidup dalam status penganggur saat ini. Sebagian kehilangan kerja akibat krisis yang tak kunjung usai, lainnya lagi angkatan kerja yang belum tertampung. Di tengah membumbungnya penganggur itu, ada seorang putri Banjaran, Anne Ahira, yang menjadi jutawan dalam kurun waktu relatif singkat berkat Internet Marketing. -- Koran METRO



Pamornya bergaung di dunia maya. Jaringan bisnisnya merambah di tingkat dunia. Penghasilannya mencapai ratusan juta per bulan. Namun ia memilih tinggal di pinggiran kota Bandung dan lebih suka disebut anak kampung. Anne Ahira, Stay local, Act Global -- Majalah PRODO



Di balik ekonomi negara yang masih terpuruk, pengangguran yang merajalela, serta perasaan gagap dan rendah diri sebagai sebuah bangsa, ternyata ada harapan untuk bangkit. Sebuah revolusi, dari kaki Gunung Malabar, Bandung, Jawa Barat, kini sedang terjadi. Revolusi Bisnis Ahira -- Majalah Wirausaha & Keuangan



Di Indonesia, mereka yang menekuni profesi ini masih tergolong langka. Salah satunya adalah Anne Ahira. -- Majalah Trust



Anne Ahira, orang kampung yang berbisnis global -- Majalah Potensi



Harapan Anne Ahira adalah membuat revolusi bisnis di Indonesia melalui internet marketing -- Vibiznews



Malam penghargaan ISMBEA. Anne Ahira mendapatkan penghargaan 'Indonesian Small and Medium Business


Entrepreneur Award' dari Menteri Koperasi Republik Indonesia Anne Ahira mendapatkan ucapan selamat dari Dewi Motik pada malam penghargaan ISMBEA dari Menteri Koperasi Republik Indonesia



Menjadi salah satu pembicara di APEC atas permintaan Pemerintah Republik Indonesia



Bersama para delegasi APEC yang dihadiri oleh 26 negara



Di acara "Inspiring Woman" - Metro TV



Di acara "Jendela Dunia" - Metro TV



Di acara Talkshow "Tanya Hughes"



Di acara Talkshow "Om Farhan" - AnTeve



Di acara Talkshow "Om Farhan" - AnTeve



Di acara Talkshow "Kick Andy" - Metro TV




Belajar Bersama Anne Ahira Hari Ini Juga. Saya yakin Anda Tidak Akan Menyesal!


Sumber: AsianBrain

Read more...

About This Blog

About This Blog

  © Blogger template Columnus by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP